EKONOMI DAN PARIWISATA
Sukses Gelar Kejurnas, Dispora Kaltim Wacanakan Rekor MURI 3.000 Layang-Layang
Dispora Kaltim wacanakan pemecahan rekor MURI 3.000 layang-layang usai sukses gelar Kejurnas di Samarinda. Ajang ini diikuti 96 peserta lintas provinsi sebagai seleksi menuju FORNAS.
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Layang-Layang yang digelar Persatuan Layang-Layang Seluruh Indonesia (Pelangi) Kalimantan Timur resmi berakhir di eks Bandara Temindung, Samarinda, Minggu 8 Februari 2026. Ajang ini menjadi momentum bagi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim untuk menargetkan pemecahan rekor MURI di masa mendatang.
Plt Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal, yang hadir menutup acara menyampaikan rencana besar tersebut usai melihat antusiasme peserta.
“Ke depan, kami berencana mengadakan pemecahan Rekor MURI dengan menaikkan sekitar 3.000 layang-layang secara serentak,” ujar Faisal.
Diikuti Peserta Lintas Provinsi
Ketua Pelangi Kaltim, Alwi H, melaporkan bahwa kejurnas kali ini diikuti oleh 96 peserta. Kompetisi tidak hanya diminati penggiat layang-layang lokal dari Balikpapan, Bontang, Sangatta, Berau, Penajam, dan Paser, tetapi juga menarik minat peserta dari Kalimantan Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.
Dalam turnamen ini, panitia menerapkan sistem gugur. Layangan yang sobek atau menyentuh tanah dinyatakan kalah, sementara pemenang ditentukan lewat adu teknik (freestyle) menggunakan benang katun atau nilon pada ketinggian 50 meter.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp20 juta. Juara pertama berhak atas uang tunai Rp9 juta, juara kedua Rp5,3 juta, dan juara ketiga Rp3 juta. Panitia juga menyediakan hadiah bagi juara harapan dan peringkat 12 besar.
Seleksi FORNAS dan Misi Sosial
Alwi menegaskan, kejurnas ini berfungsi sebagai ajang seleksi atlet yang akan mewakili Kaltim pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS). Lebih dari sekadar prestasi, ia menyoroti dampak sosial olahraga ini bagi generasi muda.
“Kami ingin menggaet anak-anak sekolah agar bermain layangan bisa menjadi cara efektif mengurangi ketergantungan pada gadget. Ini olahraga sehat yang dilakukan di luar ruangan,” jelas Alwi.
Ia berharap dukungan pemerintah provinsi terus mengalir agar pembinaan atlet layang-layang di Kaltim semakin solid dan berprestasi di kancah nasional. (ens)
-
BALIKPAPAN5 hari agoLatihan Militer Program KDMP Berujung Duka, Dua Peserta Meninggal Dunia, Satunya di Balikpapan
-
BALIKPAPAN5 hari agoGubernur Rudy Mas’ud Resmikan Pusat Jantung Modern di Balikpapan, Dilengkapi Cath Lab Pertama di Kaltim
-
HIBURAN5 hari agoDari Nobar Film Suamiku Lukaku; Cara Emak-emak Bersuara Lawan KDRT
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoUMKM Kaltim Punya Peluang Mendunia, Galeri UMKM Balikpapan Jadi Pusat Promosi Produk Lokal
-
NUSANTARA3 hari agoGuru SMK Kunjungi Pabrik Yamaha, Siap Sinergi Lahirkan Talenta SMK Kelas Dunia
-
PARIWARA4 hari agoWe Are AEROX Society 2026 Jadi Puncak Perayaan Satu Dekade AEROX di Indonesia
-
BALIKPAPAN20 jam agoLibur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara SAMS Sepinggan hingga 15 Ribu Orang per Hari
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoSPMB 2026 Kaltim Dievaluasi, Gangguan Hari Pertama Jadi Bahan Perbaikan

