SEPUTAR KALTIM
Pastikan Sesuai Prosedur, Kejati Kaltim Kawal IKN sejak Pembebasan Lahan
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim mengklaim mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sejak proses pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur pendukung. Ini dilakukan untuk mendukung sekaligus memastikan semua berjalan sesuai prosedur.
“Pengawalan terhadap pembangunan infrastruktur pendukung IKN yang telah kami lakukan. Antara lain pembebasan lahan untuk Bandungan Sepaku-Semoi, termasuk pembebasan lahan jalan tol Balikpapan-Samarinda,” ujar Wakil Kepala Kejati Kaltim Amiek Mulandari saat menjadi narasumber dalam Seminar Tata Kelola Pembangunan IKN.
Pengawalan dilakukan untuk mencegah sekaligus memastikan tidak adanya mafia tanah. Hal ini seiring adanya isu mafia tanah di kawasan IKN, terutama di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan sekitarnya.
Amiek mengingatkan semua pemangku kepentingan dan pihak terkait lainnya untuk selalu menaati regulasi yang ada dalam pekerjaan di IKN. Karena pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap proses pembangunan IKN.
“Hingga kini kami selalu melakukan pendampingan. Ada yang sudah selesai dan ada yang masih proses, termasuk Waduk Marang Kayu di Kutai Kartanegara yang masih proses. Kami menjaga supaya semua pekerjaan berjalan sesuai pada rel,” beber Amiek.
Kejaksaan, sambung Amiek, selain sebagai institusi penegak hukum dalam kasus tindak pidana, juga punya instrumen perdata dan sebagai tata usaha negara. Sehingga pihaknya turut mengawal proyek strategis nasional, termasuk pembangunan IKN.
Kejati juga menyatakan dukungan atas tata kelola pelaksanaan pembangunan di IKN. Lantaran dengan pelaksanaan yang bersih, biaya bisa lebih murah dan lebih banyak investor yang tertarik berinvestasi.
“Kejaksaan tinggi dapat bertindak di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama negara atau pemerintah. Misalnya dalam proses tender dan pelaksanaan pembangunan ada yang menyimpang baik secara kualitas maupun kuantitas, tentu hal ini berpotensi mengarah pada tindak pidana korupsi,” tegasnya. (redaksi)
-
SAMARINDA5 hari agoJelang Tahun Ajaran Baru, Pemprov Kaltim Percepat Pembenahan SMAN 10 Samarinda
-
BALIKPAPAN4 hari agoLatihan Militer Program KDMP Berujung Duka, Dua Peserta Meninggal Dunia, Satunya di Balikpapan
-
BALIKPAPAN4 hari agoGubernur Rudy Mas’ud Resmikan Pusat Jantung Modern di Balikpapan, Dilengkapi Cath Lab Pertama di Kaltim
-
HIBURAN4 hari agoDari Nobar Film Suamiku Lukaku; Cara Emak-emak Bersuara Lawan KDRT
-
OLAHRAGA5 hari agoArai Agaska Petik Banyak Pelajaran di World Sportbike 2026, Siap Bangkit di Tiga Seri Terakhir
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoUMKM Kaltim Punya Peluang Mendunia, Galeri UMKM Balikpapan Jadi Pusat Promosi Produk Lokal
-
GAYA HIDUP5 hari agoTerduga Pelaku EO Event Lari di Samarinda Serahkan Diri ke Polresta, Polisi Dalami Dugaan Penipuan Peserta
-
NUSANTARA2 hari agoGuru SMK Kunjungi Pabrik Yamaha, Siap Sinergi Lahirkan Talenta SMK Kelas Dunia

