OLAHRAGA
Bola Gembira Warnai Samarinda, Euforia Piala Dunia 2026 Mulai Terasa di Kaltim
Semangat menyambut Piala Dunia FIFA 2026 mulai terasa hingga ke Samarinda. Pagi itu, Minggu (3/5/2026), kawasan Gelora Kadrie Oening dipenuhi ratusan warga yang datang bukan sekadar berolahraga, tapi juga merayakan kebersamaan dalam balutan sepak bola.
Melalui kegiatan bertajuk Bola Gembira, TVRI menghadirkan suasana yang hidup dan penuh energi. Musik, tawa, dan gerak senam berpadu sejak pagi, menciptakan ruang interaksi yang hangat di tengah masyarakat. Anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam rangkaian kegiatan yang tak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi soal sepak bola.
Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, Muhammad Faisal, yang hadir di lokasi, tampak menikmati suasana. Baginya, kegiatan seperti ini lebih dari sekadar hiburan.
“Saya apresiasi kegiatan ini karena mampu meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga. Semoga warga Samarinda sehat, bugar, dan semuanya bisa happy,” ujarnya santai.
Dari Lapangan ke Layar, Piala Dunia Semakin Dekat
Di sela kegiatan, Faisal juga mengingatkan bahwa pesta sepak bola dunia yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 bisa dinikmati masyarakat tanpa biaya.
“Banyak yang belum tahu bahwa Piala Dunia disiarkan gratis oleh TVRI. Jadi tidak perlu berbayar untuk menyaksikan keseruannya,” katanya.
Informasi ini menjadi kabar baik, terutama bagi masyarakat yang selama ini terkendala akses siaran berbayar. Dengan jangkauan luas TVRI, atmosfer Piala Dunia diyakini bisa dirasakan lebih merata hingga ke pelosok.
Menariknya, dalam obrolan santai, Faisal juga mengungkap sisi personalnya sebagai penikmat sepak bola. Ia mengaku menjagokan Argentina, namun tak menutup mata bahwa Spanyol menjadi salah satu tim kuat yang patut diperhitungkan. Di balik itu, ia menyimpan harapan besar—suatu hari nanti, Timnas Indonesia bisa tampil di panggung dunia.
Membangun Kebersamaan Lewat Sepak Bola
Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Kaltim, Febri, menegaskan bahwa Bola Gembira bukan sekadar agenda promosi, melainkan bagian dari upaya mendekatkan TVRI dengan masyarakat.
“Melalui momentum Piala Dunia 2026, kami ingin memastikan seluruh masyarakat bisa menikmati siaran pertandingan secara gratis dan berkualitas. Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan kecintaan terhadap olahraga,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengalaman menyambut Piala Dunia tak harus selalu lewat layar kaca. Interaksi langsung seperti ini justru memperkuat rasa kebersamaan dan membuat euforia terasa lebih nyata.
Antusiasme warga yang tinggi menjadi bukti bahwa sepak bola punya daya tarik yang menyatukan. Dari lapangan terbuka di Samarinda, semangat itu menyebar—membawa harapan akan gaya hidup sehat sekaligus mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat. (cp/am)
-
BALIKPAPAN4 hari agoProyek Sekolah Terpadu Islamic Center Balikpapan Ditunda
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKlarifikasi Pemprov Kaltim Soal Kursi Pijat Rp125 Juta, Ini Fakta Sebenarnya
-
SEPUTAR KALTIM5 jam agoSuara dari Jalanan di Depan Gedung Dewan, Mahasiswa Kaltim Desak Hak Angket Segera Diputuskan
-
SEPUTAR KALTIM3 jam agoSeleksi Paskibraka Kaltim 2026 Dimulai, Ketat dan Tanpa Titipan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoMay Day 2026 di Kaltim Berlangsung Dialogis, Buruh Sampaikan Aspirasi Langsung ke Pemprov
-
OLAHRAGA10 jam agoYamaha Tancap Gas di Mandalika, Awali Kejurnas 2026 dengan Dominasi Podium
-
SEPUTAR KALTIM6 jam agoDari Sumpah ke Pengabdian, Langkah Baru Ratusan PNS Kaltim di Pendopo Odah Etam
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBMKG: Awal Mei 2026, Mayoritas Wilayah Kaltim Berpotensi Hujan Menengah

