Connect with us

NUSANTARA

Wakili Kaltim di Istana, Pelajar dari Tabang dan Bontang Lolos Paskibraka Nasional

Published

on

Kabar membanggakan datang dari Kalimantan Timur. Dua pelajar terbaik daerah ini berhasil lolos sebagai calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026 dan akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, 17 Agustus mendatang.

Mereka adalah Julita Rista Lestari dari SMA Negeri 1 Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Gus Luthfy Azka Nararya dari SMA YPVDP Kota Bontang. Keduanya sukses menembus seleksi tingkat pusat setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Timur, Arih Franata Filifus Sembiring, menyampaikan apresiasi atas capaian kedua pelajar tersebut yang dinilai telah membawa nama baik Kalimantan Timur di tingkat nasional.

Seleksi Ketat hingga Tingkat Nasional

Sembiring menjelaskan, proses seleksi Paskibraka tahun ini berlangsung sangat kompetitif. Dari puluhan peserta yang mengikuti tahapan awal, sebanyak 58 siswa berhasil lolos dan melanjutkan ke seleksi tingkat provinsi yang digelar pada 3–9 Mei 2026.

Seleksi tingkat provinsi diikuti 60 peserta terbaik dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur, terdiri atas 30 putra dan 30 putri. Dari tahapan tersebut kemudian dipilih enam pelajar terbaik, yakni tiga putra dan tiga putri, untuk mewakili Kaltim mengikuti seleksi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 15–19 Juni 2026.

“Dari seleksi tingkat provinsi kemudian terpilih enam pelajar terbaik untuk mengikuti seleksi tingkat nasional. Alhamdulillah, dua di antaranya berhasil lolos mewakili Kalimantan Timur,” ujar Sembiring, Selasa (22/6/2026).

Ia berharap kedua wakil Kaltim dapat menunjukkan performa terbaik selama bertugas di tingkat nasional, bahkan berpeluang menjadi petugas pembentang bendera maupun pembawa baki dalam upacara kenegaraan yang digelar di Ibu Kota Negara.

Untuk mendukung kesiapan peserta, Kesbangpol Kaltim juga memberikan berbagai pembekalan, mulai dari penguatan mental dan psikologis hingga berbagi pengalaman bersama para Purna Paskibraka.

“Secara psikologis kita berikan pembekalan, termasuk melibatkan purna Paskibraka untuk berbagi pengalaman, tips, dan motivasi agar peserta lebih siap menghadapi seleksi maupun penugasan di tingkat nasional,” jelasnya.

Jadi Inspirasi Generasi Muda Kaltim

Kedua wakil Kalimantan Timur dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada pertengahan Juli 2026 untuk mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan bersama peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.

Sembiring berpesan agar keduanya menjaga kesehatan, disiplin, serta sikap selama mengikuti rangkaian kegiatan nasional.

“Kami berharap mereka mampu menjaga kesehatan, menjaga sikap, dan bersaing secara baik dengan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa proses seleksi calon Paskibraka di Kalimantan Timur dilakukan secara terbuka, profesional, dan transparan. Seluruh hasil seleksi dapat diakses masyarakat melalui aplikasi Transparansi Paskibraka BPIP.

Menurutnya, minat pelajar untuk mengikuti seleksi Paskibraka terus meningkat setiap tahun. Penilaian tidak hanya didasarkan pada tinggi badan, tetapi juga mencakup aspek mental, kesehatan fisik, kemampuan baris-berbaris, etika, sikap, hingga rekam jejak di media sosial.

Untuk calon Paskibraka putra, tinggi badan yang dipersyaratkan berada pada rentang 170–180 sentimeter, sedangkan putri 165–175 sentimeter. Salah satu tantangan yang masih dihadapi sejumlah daerah adalah memenuhi syarat tinggi badan tersebut.

Meski demikian, Kesbangpol Kaltim terus mendorong sekolah dan pemerintah daerah untuk melakukan pembinaan sejak dini guna menjaring lebih banyak pelajar yang memenuhi kriteria.

Sembiring pun mengajak para siswa kelas X SMA/sederajat di Kalimantan Timur agar tidak ragu mendaftarkan diri sebagai calon Paskibraka pada tahun-tahun mendatang.

“Harapan kami, semakin banyak generasi muda Kaltim yang tertarik dan berani mendaftar sebagai calon Paskibraka. Semakin besar pula kesempatan mereka untuk mengembangkan diri, menumbuhkan kedisiplinan, memperkuat jiwa nasionalisme, dan mengharumkan nama daerah,” pungkasnya. (am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER