SEPUTAR KALTIM
Bibit Siklon Tropis 97S Kepung Indonesia Bagian Selatan, Begini Prediksi Cuaca Kaltim Sepekan ke Depan
Di tengah ancaman cuaca ekstrem Bibit Siklon 97S di selatan Indonesia, wilayah Kaltim berdasarkan prediksi BMKG tetap stabil dan dominan berawan sepekan ke depan. Cek titik potensi hujan di Kukar, Samarinda, dan Balikpapan hingga 28 Januari 2026.
Di saat wilayah selatan Indonesia mulai dari Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara tengah bersiaga menghadapi potensi cuaca ekstrem akibat Bibit Siklon Tropis 97S, kondisi di Kalimantan Timur (Kaltim) justru terpantau lebih kondusif.
Berdasarkan data prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), langit Bumi Etam prediksinya akan dominan awan tebal dalam sepekan ke depan (20–28 Januari 2026).
Meskipun luput dari lintasan utama badai, tingginya tingkat kelembapan yang menyentuh angka 98–99% membuat Kaltim tetap menyimpan potensi hujan lokal dan fenomena udara kabur di beberapa wilayah.
Kutai Kartanegara Jadi Wilayah Paling Dinamis
Berdasarkan data harian, Kutai Kartanegara (Kukar) tercatat sebagai wilayah dengan dinamika cuaca paling fluktuatif. Hujan ringan akan mengguyur wilayah ini pada Rabu (21/1), Sabtu (24/1), Minggu (25/1), serta berlanjut pada Selasa dan Rabu pekan depan (27-28/1).
Masyarakat Kukar juga perlu mewaspadai fenomena Udara Kabur pada Kamis (22/1) yang berpotensi mengurangi jarak pandang, terutama bagi pengendara di jalur lintas kabupaten.
Update untuk Samarinda dan Balikpapan
Dua kota utama Kaltim menunjukkan pola cuaca yang cenderung “tenang di awal, basah di akhir”.
- Kota Samarinda: Diprakirakan bertahan dengan cuaca berawan stabil hingga Senin (26/1). Potensi hujan ringan di Kota Tepian baru muncul secara berturut-turut pada Selasa (27/1) dan Rabu (28/1).
- Kota Balikpapan: Diprediksi mengalami hujan ringan pada Kamis (22/1). Setelah itu, cuaca akan kembali dominan berawan selama lima hari, sebelum diprediksi hujan kembali pada pengujung periode, Rabu (28/1).
Bontang dan PPU Terpantau Paling Kering
Bagi warga Kota Bontang dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), payung tampaknya tidak akan terlalu sering digunakan. Data BMKG menunjukkan kedua wilayah ini akan konsisten berada dalam kondisi berawan tanpa indikasi hujan signifikan sepanjang periode 20–28 Januari 2026.
Sementara itu, wilayah hulu seperti Mahakam Ulu tetap menjadi wilayah paling sejuk. Dengan suhu terendah mencapai 20°C dan kondisi cuaca yang dominan cerah berawan pada awal pekan.
Tren Hujan Merata di Pengujung Periode
Meski sebagian besar pekan ini dominan awan, BMKG mencatat adanya tren peningkatan curah hujan secara merata pada Rabu (28/1). Pada hari tersebut, hujan ringan prediksinya mengguyur hampir seluruh wilayah Kaltim. Mulai dari Paser, Berau, Kutai Barat, hingga wilayah perkotaan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap memantau informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi. Mengingat tingginya tingkat kelembapan udara dapat memicu perubahan cuaca lokal yang tiba-tiba meskipun kondisi umum terpantau berawan. (ens)
-
NUSANTARA4 hari agoAkhiri Polemik Mobil Dinas Rp8,5 M: Gubernur Kaltim Harum Putuskan Kembalikan Mobil Dinas Barunya
-
NUSANTARA4 hari agoYamaha Racing Indonesia 2026 Season Launch, Bangun Mimpi Bersama Wujudkan Kemenangan !
-
SAMARINDA3 hari agoKeseruan Ngabuburead Samarinda Book Party, Isi Waktu Menunggu Buka Puasa dengan Literasi dan Berbagi
-
SAMARINDA3 hari agoRiding & Bukber Fazio di Samarinda, Yamaha Kaltim Rangkul Generasi Muda Lewat Kelas Kreatif
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoManfaatkan Momen Ramadan, Bazar DWP Kaltim Jadi Panggung Unjuk Gigi UMKM Perempuan
-
PASER1 hari agoSambangi Korban Kebakaran di Muara Adang Paser, Gubernur Rudy Mas’ud Salurkan Bantuan Saat Safari Ramadan
-
PARIWARA2 hari agoSteal The Show! Warna Special Edition Fazzio Hybrid Starry Night Siap Jadi Spotlight Utama Anak Muda Skena
-
PARIWARA23 jam agoSempurnakan Perjalanan Menuju Hari Raya, Bersama Sparepart, Oli Asli, dan Apparel Spesial dari Yamaha

