EKONOMI DAN PARIWISATA
IKN Dilirik Perusahaan Malaysia dan Jerman Investasi Energi dan Air
Pembangunan IKN terus menarik sejumlah perusahaan dari berbagai negara untuk berinvestasi. Terbaru perusahaan dari Malaysia dan Jerman yang tertarik investasi energi dan air di IKN.
Selasa 30 April 2024 lalu, sejumlah delegasi dari Malaysia dan Jerman berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Mereka dari perusahaan yang bergerak dibidang energi dan air.
Dari kunjungan itu, perusahaan tersebut menunjukkan minatnya untuk berinvestasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono mengatakan telah menerima tiga surat minat (letter of intent/Lol) dari tiga perusahaan swasta Malaysia.
Ketiga perusahaan tersebut adalah Seven Seasons Preservation Sdn Bhd, Citadel Group Sdn Bhd, dan Ranhill Utilities Berhad.
Masing-masing bergerak di bidang yang berbeda; Seven Seasons Preservation merupakan perusahaan energi berkelanjutan, Citadel Group adalah perusahaan pendanaan, dan Ranhill Utilities merupakan perusahaan penyedia suplai air.
“Saat ini Malaysia telah menambah LoI mereka kepada kami, yang mana menjadi negara asing terbanyak yang memberikan LoI, dan perlu diingat dua perusahaan mereka juga telah memasuki uji kelayakan skema KPBU (kerja sama pemerintah dengan badan usaha) dalam pembangunan hunian ASN,” katanya saat mendampingi delegasi dalam kunjungan itu, dalam siaran persnya di Jakarta, dikutip dair Antara Kamis 2 Mei 2024.
Ketua Malaysia-Indonesia Business Council, Dato Tan Sri Nasir Razak, menyatakan bahwa keinginan untuk berinvestasi di Indonesia sangat besar.
Pertimbangannya, karena posisi geografis IKN yang terletak di Pulau Kalimantan, juga berbatasan dengan Brunei Darussalam. Sehingga berpotensi meningkatkan perekonomian di negara tersebut.
“Kami membawa 28 perwakilan perusahaan untuk melihat peluang bisnis yang ada di IKN. Selain itu, sudah ada 3 perusahaan yang telah menunjukkan ketertarikannya untuk berinvestasi di sini,” kata Nasir.
Sementara itu, Jerman tertarik untuk memindahkan kedutaannya ke Nusantara, serta rencana peningkatan kerja sama melalui (MoU) dengan perusahaan Jerman, Siemens.
Kedutaan Besar Jerman untuk Indonesia, yang turut serta dalam delegasi tersebut, bahkan telah melakukan peninjauan terhadap wilayah Diplomatic Compound. Area tersebut nantinya akan dijadikan sebagai lokasi bagi perwakilan diplomatik dari berbagai negara sahabat di Nusantara.
“Perusahaan-perusahaan besar Jerman seperti Siemens dan Commerzbank beserta lembaga pembiayaan dari Jerman seperti KfW, GIZ, maupun kredit ekspor juga sangat tertarik dalam diskusi saat kunjungan,” kata Agung.
Selain itu, Siemens, perusahaan elektronik asal Jerman yang ikut dalam kunjungan tersebut, sedang meninjau peningkatan kerja sama dengan IKN yang telah diinisiasi melalui MoU pada Konferensi Hannover-Messe 2023 tahun lalu. Saat ini, Siemens berkeinginan untuk menjajaki kerja sama dalam bidang energi hijau dan penyediaan kabel transmisi di IKN.
Wakil Duta Besar Kedutaan Besar Federal Jerman untuk Indonesia Thomas Graf berharap kunjungan ini dapat memperkuat ikatan persahabatan melalui investasi lebih lanjut dari Jerman.
“Ini merupakan kedatangan perdana kami di Nusantara, dengan beberapa delegasi perusahaan swasta dari Jerman, mari kita bangun kerja sama investasi yang sesuai untuk kedua belah pihak dan terlebih kemajuan IKN,” ucap Thomas. (ant/am)
-
BERITA4 hari agoYamaha NMAX “TURBO” Modification Bikin Auto Pangling, Bawa Nuansa Nostalgia Balap Legendaris
-
SAMARINDA3 hari agoKolaborasi Yamaha Kaltim X Pemkot Samarinda di Grebek Pasar Rame dalam Aktivitas Festival Mahakam 2025: Hadirkan 11 Ribuan Pengunjung dalam Tiga Hari
-
PARIWARA1 hari agoMomen Spesial Anak Muda di Konser Musik Jadi Makin Asik dengan Kehadiran Grand Filano Hybrid
-
PARIWARA2 hari agoApresiasi Kemenangan Teknisi di World Technician Grand Prix 2025, Yamaha Gelar Seremoni Spesial
-
OLAHRAGA11 jam agoKejuaraan Balap Ikonik Yamaha Cup Race Bertandang ke Tasikmalaya, Bakal Hadirkan Euforia Memorable

