BERITA
Ilmuwan Temukan Musik Laba-Laba, Seperti Apa?
Tim ilmuwan dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT) di Amerika Serikat (AS) baru saja merilis apa yang disebut sebagai ‘musik laba-laba’ . Ini adalah sebuah karya luar biasa dari genre musik baru.
Para peneliti membuat pemindaian 3D dari jaring laba-laba yang kemudian dimasukkan virtual yang memungkinkan mereka memanipulasi jaring dengan cara berbeda, sekaligus mengubah struktur yang dihasilkan dan kualitas akustik menjadi musik.
“Laba-laba hidup di lingkungan dengan tali yang bergetar. Mereka tidak dapat melihat dengan baik, jadi mereka merasakan dunia mereka melalui getaran, yang memiliki frekuensi berbeda,” ujar pemimpin penelitian dan insinyur dari MIT, Markus Buehler, dilansir Futurism, Rabu (14/4).
Untuk menciptakan musik, para ilmuwan menetapkan nada yang berbeda ke untaian web berbeda. Selanjutnya, melodi berdasarkan struktur 3D web disusun, termasuk cara laba-laba membangun jaring dari waktu ke waktu.
Musik dari laba-laba ini terdengar cukup membingungkan, namun setidaknya ini tetap menarik, dibandingkan musik yang dibuat oleh ilmuwan dari aktivitas bintang. Ini menjadi apa yang disebut oleh tim peneliti sebagai eksperimen yang menyenangkan.
Ilmuwan MIT mengatakan mereka sedang meneliti apakah dapat menggunakan getaran musik untuk mengarahkan perilaku laba-laba. Buehler menuturkan bahwa saat ini tim sedang mencoba menghasilkan sinyal sintetis yang pada dasarnya berbicara dalam bahasa laba-laba.
“Jika kita memaparkan mereka pada pola ritme atau getaran tertentu, dapatkah kita memengaruhi apa yang laba-laba lakukan, dan dapatkah kita mulai berkomunikasi dengan mereka? Itu adalah ide yang sangat menarik,” jelas Buehler. (SUMBER: REPUBLIKA)
-
NUSANTARA3 hari agoMuhammad Faisal Resmi Serahkan Tongkat Estafet Ketua ASKOMPSI kepada Rudy Rinaldi
-
SAMARINDA2 hari agoRS PrimeCare Samarinda Resmi Beroperasi, Andalkan Teknologi Minimal Invasif hingga Laboratorium Genomik
-
BALIKPAPAN3 hari agoNgopi di Lokale Bisa Bawa Pulang Yamaha Grand Filano, Program Berlangsung hingga September 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Ambil Alih Mall Lembuswana Setelah 30 Tahun, Siap Masuki Era Baru Revitalisasi
-
OLAHRAGA4 hari agoHome Race di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Bidik Kemenangan Perdana Seri 4 ARRC 2026
-
OLAHRAGA8 jam agoCetak Sejarah di Mandalika, Wahyu Nugroho Antar Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana SS600 ARRC
