OLAHRAGA
Kalahkan Bali United 3-1, Borneo FC Perpanjang Rekor Apik Ini
Kemenangan Borneo FC atas Bali United dengan skor 3-1. Tidak hanya berarti Pesut Etam meraih tri poin perdana musim ini. Namun juga sekaligus memperpanjang rekor keperkasaannya saat bersua tim Pulau Dewata di Stadion Segiri.
Borneo FC Samarinda akhirnya mendapat kemenangan pertamanya musim ini. Setelah hanya nyaris menang pada pekan pertama di kandang Persik.
Menurunkan 11 pemain yang sama dengan pertandingan sebelumnya. Borneo FC langsung menggebrak sejak menit awal. Mereka mendapat cukup banyak peluang. Sayang tak satupun yang menjadi gol.
Sementara Bali United, bermain pasif dan mengandalkan serangan balik serta bola mati saja.
Babak kedua, Bali menyengat lebih dulu. Privat Mbarga membuat gol saat babak kedua baru berlangsung 3 menit. Gol itu membuat Stadion Segiri mendadak super berisik. Delapan ribuan penonton coba menyalurkan energi ke skuat Pesut Etam.
Hasilnya positif. Pasukan Samarinda makin garang. Menit ke-56, Pato membuat gol balasan dari titik putih. Menit ke-60, giliran Terens Puhiri yang menyarangkan gol. Dan pada menit ke-67, Pato mencetak brace lewat kepalanya. Gol itu menjadikan pertandingan berakhir dengan skor 3-1.
Seperti ‘Derby Samarinda’ pada biasanya. Laga ini berlangsung panas di atas lapangan yang licin. Provokasi yang kerap dilakukan duo asing Bali, disertai keputusan wasit yang beberapa kali ngaco. Membuat beberapa kali laga berhenti karena perseteruan.
Pada akhirnya, Pesut Etam menang di laga kandang pertamanya.
Borneo FC Pertahankan Rekor Apik
Kemenangan ini menandakan Stadion Segiri sangat angker buat Bali United. Kedua tim sudah bersua sebanyak 14 kali. Hasilnya, Borneo menang 5 kali, kalah 4 kali, dan imbang 4 kali.
Rekornya mana? Sabar. Dari 14 laga itu, 7 di antaranya Pesut Etam menjadi tuan rumah. Rinciannya, 6 laga berlangsung di Stadion Segiri. Satu lagi di Stadion Indomilk Arena.
Dari 7 laga, Borneo FC menang 5 kali dan 2 kali imbang. Alias berlum pernah kalah saat berstatus tuan rumah. Dan jika hanya menghitung 6 laga yang berlangsung di Stadion Segiri. Serdadu Tridatu hanya mampu meraih 1 poin dari maksimal 18 poin. Sebaliknya, Pesut Etam mampu meraih 17 poin. Sangar!
Komentar Pieter Huistra
“Hasil laga ini tentu saja baik. Jika kalian melihat pertandingan ini, saya yakin kalian sepakat dengan saya.”
“Kami memulai laga dengan sangat baik. Setelah 22 menit, kami mendapat sedikit distraksi (gangguan) dari wasit dengan keputusannya yang aneh. Jadi kami agak kurang fokus dan kehilangan konsentrasi.”
“Di babak kedua, kami membuat sedikit perubahan di sana sini. Jadi meskipun kami kebobolan satu gol di awal babak kedua. Kami menunjukkan Borneo FC yang sebenarnya di babak kedua.”
“Penampilan yang sangat impresif kembali muncul di pertandingan. Kami tampil berbahaya dan mendapat banyak sekali peluang. Kalian bisa melihat bagaimana semangat juang mereka muncul. Dan saya rasa kami pantas mendapatkan tiga poin di kandang,” ujar Pieter Huistra usai laga, Sabtu malam. (dra)
-
NUSANTARA2 hari agoAdik Presiden Prabowo Sebut Hutan Rusak Jadi Sumber Karhutla, 12,7 Juta Hektare Disiapkan untuk B50-B100
-
FEATURE2 hari agoPameran Di Balik Situs Angkat Kisah Sejarah Kaltim dan Kaltara Lewat Seni Rupa
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoPemprov Kaltim Siapkan Surat Edaran Pembatasan Peredaran Vape
-
POLITIK2 hari agoRudy Mas’ud ke Singapura untuk Medical Check Up, Pemprov Jelaskan Izin Perjalanan
-
KUKAR2 hari agoDesa Penghubung IKN Jadi Lokasi TMMD ke-130 di Kukar
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoEl Nino Kuat Berlanjut hingga 2027, Kaltim Diminta Waspadai Kemarau Panjang dan Bencana Hidrometeorologi
-
NUSANTARA3 hari agoKarhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Asap Meluas dan Ribuan Hektare Lahan Terbakar
-
BALIKPAPAN3 hari agoYamaha Gelar Pengundian Bombastis, Empat Pelanggan dari Balikpapan hingga Banjarbaru Bawa Pulang Motor

