SEPUTAR KALTIM
Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan, Kaltim Target Bersih Sampah 2025
Provinsi Kaltim menargetkan dapat menjadi wilayah yang bebas dan bersih sampah pada tahun 2025 mendatang. Dengan cara mengelola sampah menjadi energi terbarukan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim mulai mengenalkan gagasan tersebut kepada DLH Kabupaten/Kota se Kaltim mengenai salah satu pengelolaan sampah yang dinilai efektif sekaligus dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
Pengelolaan sampah tersebut ialah menggunakan konsep Circular Economy, gebrakan PT. Abadan Nusantara Internasional (Banana & Partners), perusahaan yang berfokus pada pengelolaan limbah dan energi terbarukan.
Dengan menghadirkan secara langsung Presiden Direktur PT. Abadan Nusantara Internasional,Herry Wijaya di Ruang Rapat Adipura DLH Kaltim, Selasa (12/4). Herry menerangkan kepada seluruh jajaran DLH provinsi maupun kab/kota se-Kaltim yang mengikuti secara daring mengenai bagaimana prinsip pengolahan sampah PT.Abadan Nusantara Internasional.
“Prinsip pengolahan sampah PT. Abadan Nusantara Internasional adalah merubah sampah rumah tangga maupun sampah plastik menjadi biodiesel, menggunakan konsep Circular Economy. Dengan melibatkan peran serta masyarakat yang berjalan secara berkelanjutan melalui pemberdayaan,” jelasnya.
Dengan demikian, sambutan hangat seolah nampak diberikan oleh Noor Utami selaku Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kaltim terhadap konsep pengolalaan sampah menjadi energi terbaharukan dari PT. Abadan Nusantara Internasional.
Menurutnya, konsep tersebut merupakan salah satu solusi yang layak untuk dipertimbangkan, diimplementasikan di Benua Etam.
“Permasalahan persampahan merupakan permasalahan yang krusial. Berbagai penanganan telah dan sedang dilakukan untuk menyelesaikannya dan teknologi pengolahan yang sampaikan oleh PT. Abadan Nusantara Internasional ini merupakan salah satu solusi yang sangat baik dalam mendukung upaya Kaltim Bersih Sampah 2025,” tandas Tami. (REDAKSI KF)
-
OLAHRAGA4 hari agoAmar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan
-
SAMARINDA3 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
PARIWARA4 hari agoWarga Samarinda Beli Yamaha NMAX, Malah Bawa Pulang Fazzio Gratis
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
OLAHRAGA5 hari agoBorneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
-
NUSANTARA3 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
-
OLAHRAGA4 hari agoMenang di Kandang PSS, Mauro Jeronimo Ungkap Pekerjaan Rumah Borneo FC
