Connect with us

GAYA HIDUP

Kena “Post-Holiday Blues”? Ini Cara Elegan Ubah Mode Liburan Kembali Hadapi Realitas

Published

on

Senin Pertama kamu terasa horor alias nggak siap buat kembali ke realitas? Mungkin kamu kena Post-Holiday Blues. Berikut ini cara elegan buat ubah mode liburan kamu kembali ke mode produktif. Simak selengkapnya!

Minggu malam sebelum hari Senin pertama masuk kerja atau sekolah rasanya horor, kan? Badan masih ingin menempel di kasur, tapi otak sudah panik membayangkan tumpukan email dan pertanyaan bos. Atau buat kamu yang masih sekolah, sudah ngebayangin review materi pelajaran yang udah lupa karena jarang dibaca.

Tenang, kamu nggak sendirian, Fenomena ini , dikenal sebagai social jetlag atau post-holiday blues. Memaksa diri langsung “gaspol” 100% di hari pertama, biasanya malah mengantarkan kamu menuju burnout dini dan stres berkepanjangan.

Kamu butuh strategi untuk transisi, bukan sekadar kopi americano yang biasa kamu minum. Otak manusia menyukai homeostasis (keseimbangan), jadi perubahan mendadak dari santai total ke kerja keras akan memicu respons stres. Berikut cara mengubah mode santai ke mode produktif secara sains:

Terapkan Konsep “Soft Launch”

Di dunia startup, soft launch artinya merilis produk secara terbatas untuk tes pasar. Terapkan ini pada dirimu. Jangan langsung jadwalkan meeting berat, presentasi krusial, atau deadline ketat di hari pertama masuk.

Anggap hari pertama hingga ketiga sebagai fase pemanasan. Fokuslah pada menyusun prioritas, membersihkan inbox, merapikan meja, dan menyapa rekan kerja (sinkronisasi sosial). Beri otak waktu adaptasi kognitif untuk beralih dari mode diffuse (melamun/santai) ke mode focused (konsentrasi tinggi).

Reset Ritme Sirkadian (Jam Tidur) Secara Paksa

Ini kunci utamanya. Liburan seringkali mengacaukan jam tidur biologis. Dua hari sebelum masuk kerja, paksa diri bangun di jam kerja normal, meskipun kamu masih libur.

Segera cari paparan sinar matahari pagi begitu bangun. Sinar matahari adalah sinyal “zeitgeber” terkuat yang memberitahu inti suprachiasmatic di otak bahwa “jam main sudah selesai, ayo produksi kortisol untuk energi”. Tanpa reset ini, kamu akan mengalami jetlag meski tidak bepergian ke luar negeri.

* Rencanakan Liburan Berikutnya (Sekarang Juga!)

Terdengar kontra-produktif? Justru tidak. Riset kebahagiaan menunjukkan bahwa antisipasi terhadap liburan memberikan lonjakan kebahagiaan yang durasinya lebih lama daripada liburan itu sendiri.

Memiliki tanggal merah yang sudah dilingkari di kalender bulan depan atau dua bulan lagi memberikan otak “hadiah” yang dinanti. Ini trik psikologis untuk membuat beban kerja hari ini terasa lebih ringan karena ada harapan di ujung terowongan.

Sembari transisi mode, jangan terlalu keras pada diri sendiri jika produktivitasmu belum 100% di minggu pertama. Mesin yang sudah dingin butuh waktu untuk mencapai suhu optimal sebelum bisa melaju kencang. Take your time, stick to the plan, dan pelan-pelan kembalikan ritmemu. (ens)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.