FEATURE
Mandi Menggunakan Air Hujan: Solusi Hemat atau Ancaman bagi Kulit?
Menggunakan air hujan untuk mandi di wilayah perkotaan perlu diwaspadai. Solusi hemat atau ancaman bagi kulit? Pahami risiko hujan asam dan kontaminasi polusi bagi kesehatan kulit dan rambut.
Di tengah isu lingkungan dan krisis air, menampung air hujan terdengar sebagai langkah ramah lingkungan yang cerdas. Namun, bagi masyarakat yang tinggal di kawasan urban dengan polusi kendaraan dan industri tinggi, realitasnya cukup berbeda.
Kualitas air hujan di hutan tentu tidak sama dengan di tengah beton perkotaan. Sebelum memutuskan menggunakan air hujan untuk kebutuhan mandi demi penghematan, risiko kesehatan yang menyertainya perlu menjadi perhatian tersendiri.
Berikut risiko penggunaan air hujan untuk membersihkan tubuh:
Bahaya Hujan Asam
Di kawasan industri, air hujan cenderung bersifat asam (pH rendah). Penggunaan air ini untuk mandi dapat merusak lapisan pelindung alami kulit (skin barrier), menyebabkan kulit kering, gatal, serta membuat rambut kusam dan mudah patah.
Kontaminasi Jalur Air
Penampungan air hujan melalui talang atap sangat tidak disarankan untuk mandi. Air tersebut telah terkontaminasi kotoran burung, debu atap, karat, hingga lumut, yang dapat memicu infeksi kulit.
Syarat Penggunaan Aman
Air hujan relatif aman jika tertampung langsung dari langit ke wadah bersih tanpa perantara atap, dan bukan merupakan hujan pertama setelah musim kemarau panjang.
Namun, untuk kesehatan kulit jangka panjang, penggunaan air tanah atau air PAM yang telah melalui proses filtrasi tetap menjadi opsi terbaik.
Upaya menghemat air patut mendapat apresiasi, namun kesehatan kulit tidak semestinya menjadi korban. Bagi penghuni area padat polusi, penggunaan air hujan sebaiknya dibatasi untuk menyiram tanaman atau mencuci kendaraan, bukan untuk membersihkan tubuh.
Akses terhadap air bersih yang layak tetap menjadi prioritas kesehatan. (ens)
-
PARIWARA4 hari agoGathering Team AEROX Hadir kembali, Ratusan Bikers dan Modifikasi AEROX Kepung Jalanan Kota Bandung dan Surabaya
-
PARIWARA3 hari agoWorld Supersport 2026 Kick Off, Aldi Satya Mahendra El’ Dablek Jadikan Momentum Awal Positif Musim Ini
-
SAMARINDA3 hari agoBuka Safari Ramadan Pemprov Kaltim, Rudy Mas’ud Minta Masjid Jadi Wadah Kaderisasi Pemuda
-
NUSANTARA2 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA20 jam agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAngka Kebugaran Warga Benua Etam Mengkhawatirkan, KORMI Kaltim Turun Tangan Gagas ‘Kaltim Aktif’
-
SAMARINDA3 hari agoCetak Rekor di Kalimantan, Korem 091/ASN Raih Kartika Award sebagai Wilayah Bebas Korupsi

