Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Pemprov Kaltim Siapkan 63.548 Paket Seragam Sekolah Gratis, Anggaran Capai Rp65 Miliar

Published

on

Kabar baik bagi siswa SMA dan SMK di Kalimantan Timur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menyiapkan 63.548 paket seragam sekolah gratis dengan pagu anggaran mencapai Rp65 miliar melalui Program Gratispol.

Program yang digagas Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak, sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Kasi Komunikasi dan Informasi Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Priangga, mengatakan paket seragam tersebut diperuntukkan bagi siswa di 576 sekolah yang berada di bawah kewenangan Pemprov Kaltim.

Jumlah itu terdiri dari 333 SMA/MA, 207 SMK, dan 36 sekolah luar biasa (SLB) yang tersebar di berbagai wilayah Kaltim.

Setiap paket yang diterima siswa tidak hanya berisi pakaian seragam. Pemerintah juga menyediakan sejumlah perlengkapan penunjang kegiatan belajar, mulai dari sepatu, tas ransel, topi, dasi, ikat pinggang, hingga kaus kaki.

Dengan kelengkapan tersebut, program ini diharapkan membantu keluarga memenuhi kebutuhan sekolah tanpa harus menanggung seluruh biaya perlengkapan secara mandiri.

Realisasi Fisik Capai 90,20 Persen, Distribusi Berjalan

Priangga menjelaskan, pelaksanaan program seragam sekolah gratis tahun ini terus berjalan. Hingga konferensi pers pada Rabu (21/10/2026), realisasi fisik program telah mencapai 90,20 persen dan saat ini memasuki tahap distribusi ke sekolah-sekolah.

Menurut dia, Disdikbud Kaltim juga melakukan pembenahan dalam proses pendataan penerima. Sistem digital kini diterapkan untuk mempercepat pengumpulan data sekaligus meningkatkan ketepatan sasaran.

Evaluasi pelaksanaan pada 2025 menjadi salah satu dasar perbaikan, terutama terkait waktu produksi dan proses penyaluran perlengkapan sekolah kepada siswa.

“Dalam proses ini, kami memastikan semuanya berjalan dengan pengawasan. Kami juga sudah memetakan risiko dan menyiapkan strategi mitigasi agar pelaksanaan program berjalan baik,” ujar Priangga saat konferensi pers bersama awak media.

Ia menyebut, seluruh pekerjaan pada pelaksanaan program tahun 2025 berhasil diselesaikan 100 persen sebelum masa kontrak berakhir. Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan tahun ini berjalan lebih terukur.

Gratispol Diharapkan Ringankan Beban Orang Tua

Program seragam sekolah gratis menjadi salah satu upaya Pemprov Kaltim membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan. Bagi orang tua, pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah dapat menjadi pengeluaran tersendiri, terutama ketika anak memasuki jenjang pendidikan baru.

Melalui Program Gratispol, pemerintah berharap bantuan perlengkapan sekolah dapat menjangkau siswa di berbagai wilayah Kaltim, termasuk mereka yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan belajar.

Selain membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga, program ini diharapkan mendukung pemerataan akses pendidikan sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dengan perlengkapan yang memadai.

Dengan realisasi fisik yang telah mencapai 90,20 persen, penyelesaian distribusi menjadi tahapan penting agar paket seragam dapat diterima siswa sesuai kebutuhan.

Pemprov Kaltim berharap pelaksanaan program berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi siswa serta keluarga di seluruh wilayah provinsi. (*krv/pk/am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER