KUTIM
Perbaiki Masalah Pencatatan Aset, David Rante Beri Usulan dengan Sistem yang Efisien

Terdapat beberapa catatan penting terkait aset daerah yang menurut David Rante selaku anggota DPRD Kutim perlu diselesaikan dengan sistem yang lebih terintegrasi dan efisien, agar setiap aset bisa terlacak dengan baik.
Catatan aset daerah Kutim terdapat beberapa catatan penting yang menurut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) David Rante, penting untuk diselesaikan.
David mengatakan bahwa catatan penting ini terkait aset-aset daerah yang bergerak maupun tidak bergerak. Seperti tanah dan kendaraan.
“Jadi, soal aset daerah itu ada beberapa catatan. Yang pertama terkait dengan penyelesaian pencatatan dari aset-aset kita, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak. Misal soal tanah dan kendaraan,” ujar David Rante. Saat ditemui rekan media di Ruang Hearing DPRD Kutim, Rabu 11 Juni 2024.
Isu krusial menurut David adalah pencatatan harta yang bergerak, khususnya kendaraan.
“Yang paling krusial itu memang di harta yang bergerak dalam hal kendaraan, karena itu juga semacam masalah bagi kita. Kalau itu tidak tercatat dengan baik dan tidak terselesaikan, itu menghalangi kita dalam hal pengadaan kendaraan berikutnya,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pencatatan aset yang tidak tertib bisa menghambah operasional di lapangan.
“Padahal, kendaraan itu sangat dibutuhkan di lapangan. Misalnya, tenaga pengajar kita yang di pelosok butuh kendaraan seperti motor, begitu juga dengan bagian kesehatan,” katanya.
Untuk memperbaiki permasalahan pencatatan aset, David memberi usulan terkait adanya sistem yang lebih terintegrasi dan efisien.
“Kita perlu sistem pencatatan yang lebih terintegrasi dan efisien, agar setiap aset bisa terlacak dengan baik. Ini penting untuk memastikan bahwa semua aset digunakan secara optimal,” usulnya.
Koordinasi antara dinas terkait pun juga penting untuk menjadi solusi terkait permassalahan ini.
“Koordinasi antara dinas sangat penting. Setiap dinas harus memastikan aset-aset mereka tercatat dengan baik dan dilaporkan secara berkala,” tegasnya.
Dengan harapan adanya perhatian dan upaya yang serius, pencatatan aset daerah dapat diselesaikan dengan baik sehingga mendukung kegiatan operasional di lapangan.
“Kami berharap dengan perhatian dan upaya yang serius, masalah pencatatan aset ini bisa diselesaikan dengan baik. Sehingga, mendukung kegiatan operasional di lapangan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” harapnya. (rw)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
OLAHRAGA4 hari agoBorneo FC Diunggulkan atas PSIM, Tapi Misi Bangkit Tuan Rumah Bisa Jadi Ancaman
-
VIRAL2 hari agoSalam Tiga Jari Viral di Indonesia, Berawal dari Film The Hunger Games hingga Jadi Simbol Perlawanan
-
VIRAL4 hari agoPolda Metro Minta Maaf, Raffi Klarifikasi, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Bukan Mahasiswa
-
OLAHRAGA4 hari agoPorprov Kaltim 2026 Mulai Digelar, 8.709 Atlet dari 10 Daerah Siap Berebut Medali
-
OLAHRAGA4 hari agoBorneo FC Tumbang di Bantul, Mauro Jeronimo Punya Pekerjaan Rumah di Lini Pertahanan
-
OLAHRAGA3 hari agoPorwada IV Kaltim 2026 Digelar di Balikpapan, 10 Cabor Siap Dipertandingkan
-
PARIWARA4 hari agoYamaha Rangkul Kicau Mania, GEAR ULTIMA Tampil Spesial di Umi Kasum Cup VI

