SEPUTAR KALTIM
Percepat Sensus Regsosek, Diskominfo Kaltim Lakukan Terobosan Ini

Sekitar 6.400 petugas BPS akan mendatangi semua rumah di Kaltim. Untuk melakukan sensus registrasi sosial ekonomi (Regsosek). Biar lebih cepat selesai, Kadiskominfo Kaltim M. Faisal akan menerapkan terobosan baru. Yaitu ….
Per 15 Oktober 2022, petugas dari BPS Kaltim akan mulai melakukan sensus Regsosek. Dengan metode door to door ke seluruh warga Kalimantan Timur. Ini adalah pertama kalinya Regsosek digelar di Indonesia.
Muhammad Faisal mengimbau kepada rakyat Kaltim untuk bersedia meringankan kerja petugas di lapangan. Dengan menerima, memberikan data yang diperlukan, hingga melayani tanya jawab sesuai kuisioner.
“Sudah ada intruksi dari Bapak Presiden dan Kemendagri kepada gubernur, wali kota dan bupati se-Indonesia untuk membantu kerja BPS kali ini.”
“Minimal bukain rumah lah ya. Ndak usah kaget. Semua akan didata. Jadi 3,8 juta penduduk Kaltim, targetnya semua akan didata,” kata Faisal, Senin sore.
Lanjut Faisal, Regsosek ini penting untuk ketepatan pengambilan kebijakan di masa mendatang. Karena output Regsosek adalah basis satu data yang mencakup seluruh informasi. Yang hasilnya nanti, akan ditambah oleh data sektoral, seperti pertanian, perkebunan, informasi, dan lainnya.
Dari data itu, pemetaan target program pemerintah bakal tepat sasaran. Jadi bisa dibilang, sensus ini begitu vital. Baik untuk kepentingan pemerintahan ataupun untuk masyarakat sendiri.
Diskominfo Kaltim sendiri tidak sekadar basa-basi memberi imbauan. Faisal berencana akan menerapkan metode sensus terpadu. Untuk mempercepat proses Regsosek di Kaltim. Terutama Samarinda yang populasi penduduknya paling padat.
“Kami akan coba pola baru. Kami lakukan secara kolektif seperti vaksin COVID-19.”
“Saya mungkin akan memulainya di sini (kantor Diskominfo Kaltim). Saya buka beberapa desk, jadi (pengisian data dan wawancara Regsosek) pegawai Diskominfo itu di sini. Jadi ke rumah itu hanya nge-check oh rumahnya di sini, sudah. Karena pertanyaan sudah terjawab.”
“Untuk memperingan kawan-kawan (petugas) yang melakukan sensus door to door. Jadi tidak perlu terlalu lama di rumah kita, gitu,” jelas Faisal.
Ide ini kata Faisal baru sebatas inisiatif dinasnya saja. Untuk memudahkan kerja petugas BPS. Namun jika nantinya berjalan baik. Bukan tidak mungkin seluruh kantor SKPD di Pemprov Kaltim atau kantor pemerintahan level kabupaten/kota. Bisa menerapkan hal serupa. Wah, boleh juga nih. (DRA)
ADV DISKOMINFO KALTIM
-
HIBURAN5 hari agoDari Nobar Film Suamiku Lukaku; Cara Emak-emak Bersuara Lawan KDRT
-
NUSANTARA3 hari agoGuru SMK Kunjungi Pabrik Yamaha, Siap Sinergi Lahirkan Talenta SMK Kelas Dunia
-
PARIWARA4 hari agoWe Are AEROX Society 2026 Jadi Puncak Perayaan Satu Dekade AEROX di Indonesia
-
BALIKPAPAN1 hari agoLibur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara SAMS Sepinggan hingga 15 Ribu Orang per Hari
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSPMB 2026 Kaltim Dievaluasi, Gangguan Hari Pertama Jadi Bahan Perbaikan
-
PPU4 hari agoGubernur Kaltim Canangkan Desa Cantik di PPU, Perkuat Data Digital untuk Pembangunan Tepat Sasaran
-
SAMARINDA1 hari agoDarlis Pattalongi Ajak Masyarakat Kawal Tata Ruang Berkelanjutan untuk Masa Depan Kaltim
-
BALIKPAPAN3 hari agoNama Awang Faroek Diabadikan di Gedung Jantung Terpadu RSKD Balikpapan

