Connect with us

POLITIK

Rudy Mas’ud ke Singapura untuk Medical Check Up, Pemprov Jelaskan Izin Perjalanan

Published

on

Keberadaan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud di Singapura menjadi perbincangan di media sosial. Foto yang memperlihatkan Rudy sedang sarapan di sebuah hotel beredar di Threads pada Senin, 12 Oktober 2026, dan memancing beragam komentar warganet.

Perjalanan ke luar negeri itu turut disorot karena Kalimantan Timur masih menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di tengah situasi tersebut, publik mempertanyakan keberadaan kepala daerah sekaligus menyoroti waktu perjalanan yang dilakukan Rudy.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Ririn Sari Dewi, membenarkan Rudy sempat berada di Singapura. Menurut dia, gubernur bertolak ke negara tersebut pada Sabtu, 10 Oktober 2026, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin atau medical check up di Rumah Sakit Mount Elizabeth.

“Medical check up rutin sih,” kata Ririn.

Ia menjelaskan, perjalanan tersebut bukan untuk kunjungan kerja, melainkan keperluan pemeriksaan kesehatan. Ririn juga membenarkan foto yang beredar di media sosial diambil ketika Rudy sedang sarapan di hotel tempatnya menginap.

“Iya, pas sarapan Minggu pagi, nginap di hotel terus langsung balik Jakarta,” jelasnya.

Pemprov Kaltim Sebut Gubernur Sudah Kantongi Izin Lisan Mendagri

Selain menjelaskan tujuan perjalanan, Pemprov Kaltim turut memberikan keterangan mengenai perizinan gubernur selama berada di luar negeri.

Ririn menyebut perjalanan Rudy telah memperoleh persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri. Sementara itu, permohonan izin tertulis disampaikan secara paralel karena perjalanan tersebut berlangsung pada akhir pekan.

Meski demikian, Ririn tidak menjelaskan lebih jauh mengenai proses administrasi perizinan tersebut. Ia juga tidak membeberkan hasil pemeriksaan kesehatan Rudy, selain menyebutnya sebagai pemeriksaan rutin.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada detikcom, Rudy kembali ke Jakarta pada Senin siang. Pada sore harinya, ia disebut telah tiba di Balikpapan untuk melanjutkan agenda pemerintahan.

“Bapak (sekarang) di Balikpapan,” ucap Ririn.

Keterangan tersebut sekaligus menjawab pertanyaan mengenai keberadaan Rudy setelah fotonya di Singapura ramai diperbincangkan. Namun, informasi mengenai perjalanan dan kepulangan gubernur belum sepenuhnya menjawab perhatian publik mengenai aktivitas pemerintahan selama ia berada di luar daerah.

Disorot di Tengah Karhutla, Publik Menanti Langkah Konkret Pemerintah

Foto Rudy yang diunggah akun Threads @zumaahmd mendapat ribuan tanda suka, ratusan unggahan ulang, dan ratusan komentar. Sebagian warganet mengaitkan perjalanan tersebut dengan kondisi Kalimantan Timur yang masih menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan.

Sorotan itu menunjukkan bahwa perjalanan pejabat publik, terutama kepala daerah, tidak hanya dilihat dari tujuan dan perizinannya. Waktu keberangkatan serta situasi yang sedang dihadapi masyarakat juga menjadi perhatian.

Karhutla sendiri merupakan persoalan yang dampaknya dapat meluas, mulai dari gangguan kesehatan akibat asap dan penurunan kualitas udara hingga terganggunya aktivitas pendidikan serta perekonomian warga.

Dalam kondisi seperti ini, koordinasi antarlembaga menjadi penting agar penanganan di lapangan tetap berjalan. Karena itu, perhatian publik tidak hanya tertuju pada keberadaan gubernur, tetapi juga pada langkah pemerintah daerah dalam mengendalikan kebakaran dan melindungi masyarakat terdampak.

Meski demikian, perjalanan Rudy ke Singapura untuk pemeriksaan kesehatan tidak dengan sendirinya membuktikan adanya kelalaian dalam penanganan karhutla. Penilaian tersebut membutuhkan informasi mengenai agenda penanganan selama gubernur berada di luar daerah, koordinasi dengan wakil gubernur dan perangkat daerah, serta perkembangan penanganan kebakaran di lapangan.

Hingga Senin sore, menurut keterangan Ririn, Rudy telah kembali ke Balikpapan. Pemprov Kaltim menyatakan perjalanan tersebut dilakukan untuk pemeriksaan kesehatan rutin.

Klarifikasi itu memberikan penjelasan mengenai tujuan perjalanan dan persetujuan yang disebut telah diperoleh. Sementara itu, perhatian masyarakat terhadap penanganan karhutla tetap menunggu jawaban melalui langkah konkret pemerintah daerah dalam mengurangi dampak kebakaran dan memastikan keselamatan warga. (Gi/am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER