Connect with us

GAYA HIDUP

Stop Bikin Resolusi Muluk-Muluk, Lakukan 3 Hal “Boring” Ini di Awal Tahun 2026

Published

on

Euforia resolusi tahun baru cepat pudar? Stop bikin muluk-muluk itu dengan melakukan 3 hal “boring” tapi penting ini. Mulai dari audit finansial sampai aturan dua menit yang anti-gagal. Simak selengkapnya!

Biasanya, euforia tahun baru alias semangat perubahan di awal tahun biasanya punya masa kedaluwarsa yang singkat, yakni sekitar dua minggu. Setelah itu? Olahraga yang awalnya rutin dan lama, mulai berkurang. Atau buku jurnal estetik kembali berdebu, dan kembali ke setelan pabrik alias kebiasaan lama.

Jika kamu mengalaminya, masalahnya bukan pada niat atau kemauan, tapi strategi yang terlalu mengandalkan motivasi sesaat yang fluktuatif. Tahun ini, coba kita ubah pendekatannya. Lupakan daftar keinginan yang muluk-muluk dan abstrak, yuk coba membangun sistem yang konkret di awal tahun 2026 ini.

Riset psikologi dari University of Scranton menunjukkan bahwa hanya 8% orang yang benar-benar mencapai resolusi tahun baru mereka. Biasanya yang menyebabkan angka kegagalannya tinggi, dikarenakan kebanyakan orang fokus pada “hasil akhir” (misal: turun 10 kg), bukan pada perubahan “identitas” dan sistem harian.

Di awal tahun 2026 ini, daripada menambah beban ekspektasi melalui resolusi tahun baru, lakukan tiga langkah boring tapi fundamental ini lebih dahulu:

Lakukan Audit Digital dan Finansial

Sebelum menambah target baru, kamu harus membuang beban lama. Ibarat komputer, pasti perlu clear cache dulu kan? Begitu juga kamu di awal tahun 2026 ini.

Digital: Unsubscribe semua email promosi yang selama ini cuma menuhin inbox dan memicu impulsive buying. Hapus aplikasi yang menyedot waktu (doomscrolling) tanpa memberi nilai tambah.

Finansial: Cek net worth kamu per hari ini. Berapa utang tersisa? Berapa aset likuid? Kejelasan data saat ini adalah peta mutlak untuk navigasi setahun ke depan. Jangan melangkah dengan mata tertutup.

Tetapkan “Tema Tahunan”, Bukan Sekadar Target Angka

Target angka seringkali bikin stres. Kalau meleset sedikit, kita merasa gagal total. Coba di awal tahun 2026 ini ganti dengan konsep “Tema”. Misalnya, daripada target kaku “Harus baca 50 buku”, gunakan tema “Tahun Eksplorasi Pengetahuan”.

Bedanya apa? Target angka membatasi, sementara tema akan memberikan arah sebagai kompas. Setiap kali kamu dihadapkan pada keputusan antara beli gadget baru atau ikut kursus online, kamu tinggal tanya ke diri sendiri. “Apakah ini sesuai dengan tema tahunanku?”

Ini membuat pengambilan keputusan jadi lebih mudah dan selaras dengan visi besarmu.

Terapkan Aturan 2 Menit (The 2-Minute Rule)

Ini prinsip legendaris dari David Allen (penulis Getting Things Done) yang sering dilupakan. Aturannya sederhana: Jika ada tugas perencanaan yang bisa selesai dalam 2 menit, kerjakan detik ini juga. Jangan ditunda, jangan dicatat di to-do list.

Misalnya, booking jadwal medical check-up, membalas email konfirmasi, atau menyusun menu makan mingguan. Menyelesaikan hal-hal kecil ini memberi suntikan dopamin instan dan mencegah penumpukan tugas mental (cognitive load) yang bikin kamu merasa berat memulai tahun.

Gimana, berminat buat coba di awal tahun 2026 ini? awal tahun bukanlah ajang lomba lari sprint 100 meter, melainkan momen mengecek kondisi mesin kendaraan sebelum masuk ke maraton panjang. Pastikan mesinmu siap, olinya cukup, dan remnya pakem. Bukan cuma stiker bodinya yang baru. Selamat memulai perjalanan! (ens)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.