<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gejala gangguan mental Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/gejala-gangguan-mental/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/gejala-gangguan-mental/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Oct 2023 11:57:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>gejala gangguan mental Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/gejala-gangguan-mental/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>10 Oktober Hari Kesehatan Mental: Pengertian dan Gejala</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/10-oktober-hari-kesehatan-mental-pengertian-dan-gejala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2023 11:57:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[GAYA HIDUP]]></category>
		<category><![CDATA[gejala gangguan mental]]></category>
		<category><![CDATA[gejala mental healt]]></category>
		<category><![CDATA[hari kesehatan mental]]></category>
		<category><![CDATA[mental health]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian kesehatan mental]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=21111</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setiap tangal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental. Tujuannya untuk memberikan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa, khusunya pada anak. Hari Kesehatan Mental Sedunia diperingati setiap tahunnya pada tanggal 10 Oktober. Tujuan peringatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat soal pentingnya kesehatan jiwa, serta memberikan dukungan bagi penyandang kesehatan mental. Hari Kesehatan Mental Sedunia 2023 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/10-oktober-hari-kesehatan-mental-pengertian-dan-gejala/">10 Oktober Hari Kesehatan Mental: Pengertian dan Gejala</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Setiap tangal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental. Tujuannya untuk memberikan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa, khusunya pada anak.</p>



<p>Hari Kesehatan Mental Sedunia diperingati setiap tahunnya pada tanggal 10 Oktober. Tujuan peringatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat soal pentingnya kesehatan jiwa, serta memberikan dukungan bagi penyandang kesehatan mental.</p>



<p>Hari Kesehatan Mental Sedunia 2023 mengusung tema &#8220;<em>Our minds, our rights</em>&#8221; atau &#8220;Pikiran kami, hak kami&#8221;.</p>



<p>Hari Kesehatan Mental Sedunia 2023 merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk bersatu dalam tema &#8216;Kesehatan mental adalah hak asasi manusia universal&#8217; untuk meningkatkan pengetahuan, meningkatkan kesadaran, dan mendorong tindakan yang melindungi kesehatan mental setiap orang sebagai hak asasi manusia universal.</p>



<p>Kesehatan mental sering dialami anak-anak usia remaja. Banyak orangtua yang tidak menyadari jika anaknya sedang mengalami masalah terkait kesehatan mental.</p>



<p>Jika kondisi ini dibiarkan, sesuatu yang berbahaya bisa saja terjadi, seperti keinginan menyakiti diri. Namun, masih banyak alasan lainnya yang membuat kesehatan mental remaja perlu dijaga tetap prima.</p>



<p>Untuk lebih mengetahui mengenai kesehatan mental dan gejalanya, berikut ulasannya:</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Kesehatan Mental</h2>



<p>Dikutip melalui <a href="https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/362/mengenal-pentingnya-kesehatan-mental-pada-remaja">laman Kemenkes</a>, Kesehatan mental merupakan kondisi dimana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Gejala Gangguan Mental</h2>



<p>Berikut adalah beberapa gejala atau tanda penyakit mental yang mungkin terjadi pada anak :</p>



<p><strong>1. Perubahan perilaku</strong></p>



<p>Ini merupakan tanda munculnya penyakit mental pada anak yang tergolong mudah disadari melalui aktivitas sehari-hari baik di rumah maupun di sekolah.</p>



<p>Ketika anak menjadi lebih sering bertengkar, cenderung kasar, hingga berkata kasar yang menyakitkan orang lain padahal sebelumnya tidak, ini perlu curiga.</p>



<p><strong>2. Perubahan mood</strong></p>



<p>Tanda penyakit mental lainnya adalah mood atau suasana hati anak yang berubah secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa berlangsung sebentar hingga dalam jangka waktu yang tidak menentu.</p>



<p>Tentunya, hal ini bisa mengakibatkan masalah pada hubungan dengan keluarga serta teman sebaya. Ini merupakan gejala umum dari depresi, ADHD, hingga kelainan bipolar.</p>



<p><strong>3. Kesulitan berkonsentrasi</strong></p>



<p>Anak-anak yang menderita gangguan mental cenderung sulit fokus atau memperhatikan dalam waktu yang lama. Selain itu, mereka juga memiliki kesulitan untuk duduk diam dan membaca. Tanda penyakit mental yang satu ini dapat menyebabkan menurunnya performa di sekolah juga perkembangan otaknya.</p>



<p><strong>4. Penurunan berat badan</strong></p>



<p>Tahukah Anda bahwa gangguan mental juga dapat memengaruhi kondisi fisik anak? Tak hanya karena penyakit fisik, berat badan yang menurun drastis juga bisa menjadi tanda penyakit mental anak. Gangguan makan, stres, hingga depresi dapat menjadi penyebab anak kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah yang berkelanjutan.</p>



<p><strong>5. Menyakiti diri sendiri</strong></p>



<p>Perhatikan saat anak sering mengalami kekhawatiran serta rasa takut berlebih. Perasaan ini dapat berujung pada keinginannya untuk menyakiti diri sendiri.</p>



<p>Biasanya, ini menjadi akumulasi dari perasaan stres serta menyalahkan diri sendiri karena gangguan mental juga mengakibatkan anak sulit mengelola emosi</p>



<p><strong>6. Muncul berbagai masalah kesehatan</strong></p>



<p>Penyakit atau gangguan mental juga dapat ditandai dengan masalah pada kesehatannya, misal anak mengalami sakit kepala dan sakit perut yang berkelanjutan.</p>



<p><strong>7. Perasaan yang intens</strong></p>



<p>Anak-anak kadang menghadapi perasaan takut yang berlebihan tanpa alasan. Tanda gangguan mental pada anak ini seperti menangis, berteriak atau mual disertai dengan perasaan sangat intens.</p>



<p>Perasaan ini pun dapat menyebabkan efek seperti kesulitan bernapas, jantung berdebar atau bernapas dengan cepat, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.</p>



<p>Itulah gejala kesehatan mental yang sering terjadi pada remaja. Sebagai orang tua, sebaiknya pastikan kesehatan mental anak dengan periksa ke dokter jiwa atau psikiater. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/isu-isran-noor-dilantik-jadi-mentan-selasa-malam-masih-hoaks/">(RW)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/10-oktober-hari-kesehatan-mental-pengertian-dan-gejala/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/10-oktober-hari-kesehatan-mental-pengertian-dan-gejala/">10 Oktober Hari Kesehatan Mental: Pengertian dan Gejala</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
