<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HUT Kota Balikpapan 2023 Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/hut-kota-balikpapan-2023/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/hut-kota-balikpapan-2023/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Feb 2023 05:53:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>HUT Kota Balikpapan 2023 Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/hut-kota-balikpapan-2023/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>4 Legenda Asal-usul Nama Kota Balikpapan</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/4-legenda-asal-usul-nama-kota-balikpapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Feb 2023 07:38:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BALIKPAPAN]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURE]]></category>
		<category><![CDATA[HIBURAN]]></category>
		<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[hut balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Kota Balikpapan 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda Balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda Pasir]]></category>
		<category><![CDATA[Panglima Sundeng]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Petung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=10947</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kota Balikpapan yang kini berusia 126 tahun, ternyata memiliki 4 legenda yang menjadi asal-usul nama kota tersebut. Versi mana saja yang pernah kamu dengar? Selama puluhan tahun sebelum Bandara APT Pranoto membagi jumlah pergi dan kedatangan. Kota Balikpapan adalah pintu gerbang Kalimantan Timur. Keberadaan bandara berkelas internasional dan pelabuhan antarpulau. Menjadikan kota di tenggara Kaltim [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/4-legenda-asal-usul-nama-kota-balikpapan/">4 Legenda Asal-usul Nama Kota Balikpapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Kota Balikpapan yang kini berusia 126 tahun, ternyata memiliki 4 legenda yang menjadi asal-usul nama kota tersebut. Versi mana saja yang pernah kamu dengar?</p>



<p>Selama puluhan tahun sebelum Bandara APT Pranoto membagi jumlah pergi dan kedatangan. Kota Balikpapan adalah pintu gerbang Kalimantan Timur. Keberadaan bandara berkelas internasional dan pelabuhan antarpulau. Menjadikan kota di tenggara Kaltim sebagai kota transit.</p>



<p>Karenanya, Balikpapan lebih dulu maju pesat ketimbang Kota Samarinda dan Kota Bontang. Belum lagi keberadaan minyak bumi yang melimpah. Membuat kota ini kerap kedatangan ekspatriat. Imbasnya, industri perhotelan dan pusat perbelanjaan maju signifikan.</p>



<p>Sebanyak 10 wali kota telah memimpin Balikpapan sejak 1960 hingga sekarang. Beberapa di antara wali kota dan wakilnya, adalah politisi besar Bumi Etam, seperti mendiang Imdaad Hamid dan Mukmin Faisyal, Rizal Effendi, Heru Bambang, dan wali kota saat ini Rahmad Mas’ud.</p>



<p>Penentuan usia Balikpapan sendiri dikaitkan dengan pengeboran pertama Sumur Minyak Mathilda pada<a href="https://regional.kompas.com/read/2022/01/29/122000078/7-fakta-menarik-balikpapan-kota-minyak-yang-asal-usul-namanya-konon?page=all"> 10 Februari 1897</a> lalu. Inilah hari yang ditetapkan sebagai hari pertama Kota Balikpapan berdiri.</p>



<p>Namun, soal asal-usul Kota Minyak sampai sekarang masih misteri. Karena ada 4 legenda rakyat yang berkembang dan disebut sebagai awal mula penamaan kota tersebut. Keempat legenda memiliki alur cerita yang berbeda, namun uniknya, latarnya sama;Teluk Balikpapan.</p>



<p>Bagi yang sejak kecil tinggal di Balikpapan dan wilayah sekitarnya seperti PPU dan Paser. Legenda-legenda ini sempat masuk kurikulum sekolah loh. Coba ingat-ingat, mana yang pernah kamu dengar. Dan kamu percayai sampai sekarang?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>1. Kuleng dan Papan</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="696" height="369" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/paser-kuleng.jpg" alt="" class="wp-image-10950" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/paser-kuleng.jpg 696w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/paser-kuleng-300x159.jpg 300w" sizes="(max-width: 696px) 100vw, 696px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em><sup><sub>Credit: Getborneo</sub></sup></em></figcaption></figure>
</div>


<p>Legenda Suku Pasir Balik atau Pasir Kuleng disebut sebagai cikal bakal nama Balikpapan. Orang-orang Suku Kuleng merupakan keturunan sejoli Kayun Kuleng dan Papan Ayun.</p>



<p>Daerah tempat kakek dan nenek moyang Suku Kuleng tersebut tinggal, lantas dikenal sebagai nama Kuleng Papan. Dalam bahasa Pasir, Kuleng artinya balik. Jadilah Kuleng Papan diartikan sebagai Balik dan Papan – Balikpapan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>2. Papan yang Hilang</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="1105" height="559" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/jenebora.jpg" alt="" class="wp-image-10949" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/jenebora.jpg 1105w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/jenebora-300x152.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/jenebora-768x389.jpg 768w" sizes="(max-width: 1105px) 100vw, 1105px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em><sup><sub>Credit: Mongabay &#8211; Jenebora</sub></sup></em></figcaption></figure>
</div>


<p>Pada tahun 1739, saat ‘cikal Balikpapan’ masih menjadi wilayah Kesultanan Kutai. Sang pemimpin, Sultan Aji Muhammad Idris memerintahkan penduduk Desa Balipapan. Menyumbang seribu lembar papan untuk pembangunan istana di Kutai Lama.</p>



<p>Papan yang diminta dikirim ke Kutai Lama lewat air. Tapi setiba di lokasi, ada 1o lembar papan yang terlepas dan hilang. Papan-papan itu lalu ketemu di daerah bernama Jenebora dan langsung dikirim ke Kutai Lama.</p>



<p>Peristiwa papan yang hilang ini dipercaya menjadi asal-usul nama Balikpapan yang berasal dari “Baliklah Papan Itu”.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>3. Putri Petung</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="1091" height="542" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/balikpapan-petung.jpg" alt="kota balikpapan" class="wp-image-10951" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/balikpapan-petung.jpg 1091w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/balikpapan-petung-300x149.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/balikpapan-petung-768x382.jpg 768w" sizes="(max-width: 1091px) 100vw, 1091px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em><sup><sub>Credit: Trevonada – Legenda Putri Petung</sub></sup></em></figcaption></figure>
</div>


<p>Dahulu kala, seroang raja yang memimpin Kerajaan Pasir membuang anaknya yang bernama Putri Petung. Agar anak tersebut tidak ditangkap oleh musuh.</p>



<p>Putri Petung yang masih balita diikat pada papan dan dilepas ke laut. Namun papan itu terbalik karena terkena gelombang laut.</p>



<p>Putri Petung yang malang kemudian ditemukan oleh nelayan. Masih dalam keadaan terikat di papan dan terbalik. Tempat ditemukannya Putri Petung itu lantas diberi nama Balikpapan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>4. Perahu Panglima Sendong</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="640" height="380" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/perahu-balikpapan.jpeg" alt="kota balikpapan" class="wp-image-10948" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/perahu-balikpapan.jpeg 640w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/perahu-balikpapan-300x178.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em><sup><sub>Credit: Sakolaku</sub></sup></em></figcaption></figure>
</div>


<p>Alkisah pada abad ke-17, putri Raja Pasir Aji Muhammad bernama Aji Tatin menikah dengan seorang bangsawan dari Kesultanan Kutai.</p>



<p>Usai menikah, Aji Tatin meminta warisan pada ayahnya. Lalu diberilah sebuah kawasan teluk yang subur dan makmur (kini bernama Teluk Balikpapan).</p>



<p>Suatu ketika, Aji Tatin memerintah Panglima Sendong untuk menarik upeti pada rakyatnya. Berupa papan dengan menggunakan perahu.</p>



<p>Saat mengangkut papan, perahu tersebut terkena badai laut yang mengerikan. Singkat cerita, perahu yang mengangkut papan itu terbentur karang lalu karam. Panglima Sendong dan pasukannya tewas.</p>



<p>Batu karang pembawa petaka itu kemudian tumbuh menjadi sebuah pulau. Yang kini dinamakan Pulau Tukung. Nah, peristiwa ini juga disebut sebagai legenda asal-usul nama Balikpapan. <strong>(dra)</strong></p>



<p><strong>Naskah:</strong> Ahmad A. Arifin | <a href="https://kaltimfaktual.co/samarinda-bebas-tambang-2026-dprd-basmi-dari-sekarang/">Kaltim Faktual</a> </p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/4-legenda-asal-usul-nama-kota-balikpapan/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/4-legenda-asal-usul-nama-kota-balikpapan/">4 Legenda Asal-usul Nama Kota Balikpapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT Kota Balikpapan ke-126, ABS: Tuntaskan Islamic Center</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/hut-kota-balikpapan-ke-126-abs-tuntaskan-islamic-center/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2023 13:35:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BALIKPAPAN]]></category>
		<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Andi Burhanuddin Solong]]></category>
		<category><![CDATA[hut balikpapan ke 126]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Kota Balikpapan 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Islamic Center Balikpapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=10930</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di balik hingar bingar HUT Kota Balikpapan. Politisi senior Andi Burhanuddin Solong (ABS) berpesan pada pemkot. Untuk menuntaskan pembangunan Islamic Center. Sebuah kompleks pusat kegiatan agama Islam di Balikpapan. Berdiri di atas lahan seluas 15 hektare, di Kawasan Gunung Bahagia. Bangunan masjid utama telah rampung sejak 2016 lalu. Masjid bernama Madinatul Iman telah berdiri megah. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/hut-kota-balikpapan-ke-126-abs-tuntaskan-islamic-center/">HUT Kota Balikpapan ke-126, ABS: Tuntaskan Islamic Center</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Di balik hingar bingar HUT Kota Balikpapan. Politisi senior <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Andi_Burhanuddin_Solong">Andi Burhanuddin Solong</a> (ABS) berpesan pada pemkot. Untuk menuntaskan pembangunan Islamic Center.</p>



<p>Sebuah kompleks pusat kegiatan agama Islam di Balikpapan. Berdiri di atas lahan seluas 15 hektare, di Kawasan Gunung Bahagia. Bangunan masjid utama telah rampung sejak 2016 lalu.</p>



<p>Masjid bernama Madinatul Iman telah berdiri megah. Selain untuk tempat beribadah, masjid tersebut menjadi daya tarik wisata religi. Karena memiliki kemiripan dengan Masjid Nabawi.</p>



<p>Meski sudah bisa dimanfaatkan, menurut politisi senior yang pernah menjabat Ketua DPRD Balikpapan, Andi Burhanuddin Solong. Pembangunannya harus dituntaskan. Sesuai yang telah direncanakan dalam detail engineering design (DED).</p>



<p>Yang dititikberatkan ABS adalah, bahwa Islamic Center harus menjadi pusat pendidikan agama Islam pula. Bukan sekadar tempat beribadah.</p>



<p>Untuk diketahui, pembangunan Islamic Center Balikpapan memang belum rampung. Karena memang pembiayaannya menggunakan sistem tahun jamak.</p>



<p>Pandemi Covid-19 semakin membuat proyek belum bisa dilanjutkan. Karena refocusing anggaran. Untuk alasan kesehatan.</p>



<p>Nah, setelah berbagai dinamika yang terjadi. ABS berharap Pemkot Balikpapan saat ini dapat meneruskan pembangunan Islamic Center tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kata ABS tentang HUT Balikpapan dan Islamic Center</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1079" height="604" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/balikpapan.jpeg" alt="" class="wp-image-10932" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/balikpapan.jpeg 1079w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/balikpapan-300x168.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/02/balikpapan-768x430.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1079px) 100vw, 1079px" /></figure>



<p><em><a href="https://kaltimfaktual.co/borneo-fc-masih-pertahankan-andre-gaspar/">Kaltim Faktual</a></em> menerima sebuah video berdurasi 2 menit 33 detik. Yang berisikan testimoni ABS tentang HUT Kota Balikpapan. Berikut kutipan ucapannya:</p>



<p><em>Hari ini suasana memperingati 126 tahun Balikpapanku. Banyak yang menarik dalam suasana ini. Tetapi perlu diketahui, masih banyak hal-hal yang lepas dari perhatian Pemerintah Balikpapan.</em></p>



<p><em>Yaitu belum tuntasnya pembangunan Islamic Center. Oleh karena itu, suasana suka cita yang memperingati 126 tahun Balikpapan, kembali saya mengingatkan bahwa Islamic Center harus tuntas.</em></p>



<p><em>Karena penganggaran dari islamic center berkisar Rp720 miliar. Tapi zaman saya selaku ketua Dprd Balikpapan saya sempat menganggarkan Rp320 miliar untuk pembangunan masjid.</em></p>



<p><em>Hanya saja, sarana dan prasana pendidikan perlu menjadi perhatian khusus agar Islamic Center ini utuh, seutuh dengan amanat DED.</em></p>



<p><em>Oleh karenanya, kembali lagi saya ingatkan. Jangan ada pembiaran, karena itu adalah sarana untuk melahirkan insan-insan yang bertakwa kepada Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa.</em></p>



<p><em>Agar generasi ke depan mampu menjawab tantangan-tantangan di dalam menjaga eksistensi berbangsa dan bernegara yang diamanatkan di UU RI nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Pasal 34 tentang 4 pilar atau 4 konsensus nasional di dalam berbangsa dan bernegara.</em></p>



<p><em>Yang pertama adalah Pancasila, yang kedua UUD 1945, yang ketiga NKRI, keempat Bhineka Tunggal Ika. Maka mau gak mau konsentrasi pemikiran pembangunan Balikpapan harus memprioritaskan untuk menciptakan Islamic Center secara utuh. Demikian.</em> <strong>(sgt/dra)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/hut-kota-balikpapan-ke-126-abs-tuntaskan-islamic-center/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/hut-kota-balikpapan-ke-126-abs-tuntaskan-islamic-center/">HUT Kota Balikpapan ke-126, ABS: Tuntaskan Islamic Center</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
