<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kebakaran Pasar Ijabah Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/kebakaran-pasar-ijabah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/kebakaran-pasar-ijabah/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jun 2023 15:09:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Kebakaran Pasar Ijabah Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/kebakaran-pasar-ijabah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pasar Ijabah Kebakaran, Pemadam sampai Minta ‘Penonton’ Pergi Dulu</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pasar-ijabah-kebakaran-pemadam-sampai-minta-penonton-pergi-dulu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2023 15:08:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Pasar Ijabah]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=16356</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tim pemadam kebakaran sempat kesulitan saat hendak memadamkan api di Pasar Ijabah. Karena banyak warga yang ingin menonton musibah tersebut. Dari kejauhan, kepulan asap hitam tampak di langit Antasari, Samarinda. Ternyata berasal dari kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Ijabah, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda. Pada Rabu, 28 Juni 2023. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Berdasarkan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pasar-ijabah-kebakaran-pemadam-sampai-minta-penonton-pergi-dulu/">Pasar Ijabah Kebakaran, Pemadam sampai Minta ‘Penonton’ Pergi Dulu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Tim pemadam kebakaran sempat kesulitan saat hendak memadamkan api di Pasar Ijabah. Karena banyak warga yang ingin menonton musibah tersebut.</p>



<p>Dari kejauhan, kepulan asap hitam tampak di langit Antasari, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a>. Ternyata berasal dari kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Ijabah, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda. Pada Rabu, 28 Juni 2023.</p>



<p>Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Berdasarkan video yang beredar dari warga sekitar, kebakaran bermula dari munculnya kepulan asap tipis dari salah satu rumah kayu di kawasan pasar.</p>



<p>Sekitar pukul 10.30 api mulai membesar. Sebelum mobil pemadam tiba, warga setempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.</p>



<p>Area kebakaran yang berada di gang sempit dan padat itu memudahkan api berpindah ke bangunan lain. Apalagi kebanyakan permukiman adalah bangunan semi permanen yang menggunakan kayu.</p>



<p>&#8220;Area padat penduduk, mayoritas rumah kayu. Luncurkan pemadam,&#8221; ucap seorang warga di video tersebut.</p>



<p>Tak lama, belasan mobil pemadam dan relawan sudah memenuhi gang-gang yang masih muat dimasuki mobil. Sementara untuk menjangkau area kebakaran, selang-selang panjanglah yang menyusuri gang sempit.</p>



<p>Dibantu juga mesin pemadam portabel dan aliran sungai di sekitar area kebakaran yang dimanfaatkan untuk mendapatkan air.</p>



<p>Kerumunan warga tampak memenuhi area sepanjang gang sempit itu. Mereka ingin melihat prosesi pemadaman api. Yang justru menyulitkan para pemadam dan relawan.</p>



<p>Seorang petugas bahkan sampai harus mengarahkan banyak warga agar tidak mendekati area kebakaran dan keluar dari area pasar hingga kondisi kembali normal.</p>



<p>&#8220;Nanti saja setelah pemadam selesai, setelah pemadam keluar,&#8221; katanya kepada kerumunan warga.</p>



<p>Api berhasil dikuasai sekitar 50 menit. Meski cepat dipadamkan, diketahui kobaran api itu berhasil melahap 23 unit rumah dan indekos.</p>



<p>Sekitar pukul 11.20, api sudah padam namun para petugas masih melakukan pendinginan untuk mastikan tak ada lagi api yang tersisa. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/konflik-ganti-rugi-lahan-karang-mumus-dprd-kaltim-hanya-masalah-komunikasi/">(*/ens/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pasar-ijabah-kebakaran-pemadam-sampai-minta-penonton-pergi-dulu/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pasar-ijabah-kebakaran-pemadam-sampai-minta-penonton-pergi-dulu/">Pasar Ijabah Kebakaran, Pemadam sampai Minta ‘Penonton’ Pergi Dulu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
