<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kelangkaan Gas Melon Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/kelangkaan-gas-melon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/kelangkaan-gas-melon/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Jun 2024 13:22:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Kelangkaan Gas Melon Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/kelangkaan-gas-melon/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kelangkaan Gas Melon Berulang Terus di Samarinda, Purwadi Pertanyakan Sistem Pendataan Pertamina</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/kelangkaan-gas-melon-berulang-terus-di-samarinda-purwadi-pertanyakan-sistem-pendataan-pertamina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2024 13:21:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[Distribusi Gas LPG]]></category>
		<category><![CDATA[Gas LPG 3 Kg langka]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan Gas Melon]]></category>
		<category><![CDATA[PERTAMINA]]></category>
		<category><![CDATA[Purwadi Unmul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=35471</guid>

					<description><![CDATA[<p>Melihat langkanya gas melon di Samarinda belum lama ini. Pengamat Ekonomi Purwadi menyebut sebagai kesalahan berulang yang dilakukan Pertamina. Seharusnya ada pendataan by name by address dalam distribusi. Menjelang Hari Raya Iduladha. Keberadaan gas melon di beberapa wilayah di Samarinda terpantau langka. Ini sudah terjadi sekitar 3-4 hari yang lalu. Berbagai pangkalan maupun toko kelontong, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/kelangkaan-gas-melon-berulang-terus-di-samarinda-purwadi-pertanyakan-sistem-pendataan-pertamina/">Kelangkaan Gas Melon Berulang Terus di Samarinda, Purwadi Pertanyakan Sistem Pendataan Pertamina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Melihat langkanya gas melon di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a> belum lama ini. Pengamat Ekonomi Purwadi menyebut sebagai kesalahan berulang yang dilakukan Pertamina. Seharusnya ada pendataan by name by address dalam distribusi.</p>



<p>Menjelang Hari Raya Iduladha. Keberadaan gas melon di beberapa wilayah di Samarinda terpantau langka. Ini sudah terjadi sekitar 3-4 hari yang lalu. Berbagai pangkalan maupun toko kelontong, tampak kosong.</p>



<p>Kalau ada pun, harganya melonjak tinggi. Hingga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) di Samarinda yang seharga Rp18 ribu. Ada yang menjual dengan harga Rp30 ribu hingga Rp50 ribu. Semakin menyulitkan masyarakat.</p>



<p>Merespons hal ini pihak Pertamina janji bakal menambah stok hingga 22 ribu tabung gas. Setidaknya selama 2 pekan ke depan sampai hari raya Iduladha. Meski saat ini stok untuk Samarinda masih aman.</p>



<p>Pengamat Ekonomi dari Universitas Mulawarman Purwadi menyebut kelangkaan gas melon ini merupakan lagu lama. Sudah sering kali terjadi, namun Pertamina tidak melakukan evaluasi. Sampai langka lagi.</p>



<p>Mengingat, gas elpiji 3 kg merupakan produk subsidi. Sehingga seharusnya sudah jelas hanya masyarakat miskin saja yang bisa membeli. Di luar itu, diarahkan untuk membeli gas berukuran besar dengan harga yang diatur.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tanggung Jawab Pertamina dan Pemkot</strong></h2>



<p>Pertamina dalam hal ini, katanya, seharusnya bertanggungjawab atas distribusi. Memantau tabung elpiji 3 kg agar tepat sasaran. Kelangkaan ini, tanda Pertamina atau pemkot tidak melakukan pengawasan.</p>



<p>&#8220;Kalau ada kelangkaan, kan bisa kerkaca dari tahun-tahun lalu, jelang lebaran, jelang hari kurban, pasti permintaan naik, kan bisa diprediksi,&#8221; jelasnya, Selasa 4 Juni 2024.</p>



<p>&#8220;Masa pemerintah nggak punya alat deteksi dini, mempertimbangkan lonjakan permintaan. Pertambahan pelaku usaha kita juga tidak spektakuler,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Menurut Purwadi, Pertamina maupun Pemkot Samarinda harus bersinergi. Membuat sistem distribusi berupa pendataan. Konsepnya by name by address yang berhak membeli. Sehingga distribusinya bisa tepat sasaran.</p>



<p>&#8220;Harusnya punya sistem distribusi itu by name by address atau data KTP. Harus bikin, kalau enggak, ya gini-gini terus. Ini persoalan nggak akan kelar-kelar,&#8221; tambah Purwadi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Manfaatkan Digitalisasi</strong></h2>



<p>Mengingat saat ini sudah serba digital. Seharusnya tidak sulit untuk melakukan pemantauan. Masing-masing agen dan pangkalan sebagai distribusi resmi wajib melakukan pelaporan data pembeli.</p>



<p>Didata mulai dari masyarakat miskin yang membutuhkan, pengusaha kecil, pedagang kaki lima, dan lainnya. Terdata nama, alamat, dan keterangan hak pembelian tadi. Jangan sampai pengusaha restoran atau hotel ikut membeli.</p>



<p>Termasuk menindak sampai akar. Misalnya rantai toko kelontong sebagai pengecer, yang kerap menimbun dan menaikkan harga ketika langka. Pertamina harus memastikan tidak ada distribusi lain di luar distribusi resmi.</p>



<p>&#8220;Harus kerja bareng Pertamina dan pemkot, harus ada sistem digital. Mapping setiap kelurahan, kecamatan. Ada berapa distributor dan pengecer, sudah terbaca konsumennya siapa. Makanya database itu penting.&#8221;</p>



<p>&#8220;Harus dipantau kalau cuma permainan, dipantau pengecer atau distributor yang bermain berikan sanksi sampai pada pencabutan izin, harus sampai ke situ. Itu bagian perkara hukum, kalau enggak masyarakat lagi jadi korban,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/desain-pasar-pagi-samarinda-di-review-ulang-pemilik-ruko-shm-akui-belum-diajak-bicara/">(ens/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/kelangkaan-gas-melon-berulang-terus-di-samarinda-purwadi-pertanyakan-sistem-pendataan-pertamina/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/kelangkaan-gas-melon-berulang-terus-di-samarinda-purwadi-pertanyakan-sistem-pendataan-pertamina/">Kelangkaan Gas Melon Berulang Terus di Samarinda, Purwadi Pertanyakan Sistem Pendataan Pertamina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjelasan dan Respons Pertamina soal Kelangkaan Gas Melon di Samarinda</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/penjelasan-dan-respons-pertamina-soal-kelangkaan-gas-melon-di-samarinda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2024 14:46:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Elpiji Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan Gas Melon]]></category>
		<category><![CDATA[PERTAMINA]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina Kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=35429</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertamina Patra Niaga Kalimantan menjelaskan sebab terjadinya kelangkaan gas melon di Samarinda. Padahal stok mereka masih sangat aman. Banyak warga Kota Samarinda yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji subsidi 3 kg. Setidaknya dalam 2-3 hari terakhir. Baik di eceran atau toko kelontong maupun pangkalan. Banyak yang kosong. Kalaupun ada, harganya tidak masuk akal. Jauh di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/penjelasan-dan-respons-pertamina-soal-kelangkaan-gas-melon-di-samarinda/">Penjelasan dan Respons Pertamina soal Kelangkaan Gas Melon di Samarinda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Pertamina Patra Niaga Kalimantan menjelaskan sebab terjadinya kelangkaan gas melon di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a>. Padahal stok mereka masih sangat aman.</p>



<p>Banyak warga Kota Samarinda yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji subsidi 3 kg. Setidaknya dalam 2-3 hari terakhir. Baik di eceran atau toko kelontong maupun pangkalan. Banyak yang kosong.</p>



<p>Kalaupun ada, harganya tidak masuk akal. Jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Kota Samarinda yang ditetapkan melalui SK Gubernur. Yakni Rp18 ribu. Harga yang bisa ditemui, mulai Rp30 ribu hingga Rp50 ribu.</p>



<p>Merespons hal itu, Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra mengaku stoknya masih mencukupi.</p>



<p>Ada sekitar 9 jutaan tabung untuk tahun 2024. Yang baru terdistribusi baru 4 juta. Sehingga secara stok seharusnya masih aman jika tak ada timbunan. Namun Arya mengaku memang ada peningkatan permintaan untuk LPG 3 kg.</p>



<p>&#8220;Memang ada peningkatan demand LPG menjelang hari raya Iduladha. Pertamina berencana melakukan penambahan fakultatif,&#8221; jelasnya ketika dihubungi Senin 3 Juni 2024.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pertamina Tambah Stok Gas Melon</strong></h2>



<p>Untuk menjaga pasokan barang, Pertamina bakal menambah stok gas melon hingga 22 ribu tabung khusus kota Samarinda. Sebanyak 22 ribu tabung hingga Iduladha tiba. Setidaknya untuk 2 pekan ke depan.</p>



<p>&#8220;Kami hanya menambah stok jika ada peningkatan permintaan. Dan kami menyalurkan sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah pusat.&#8221;</p>



<p>Sementara terkait harga, Arya menyebut Pertamina tidak pernah melakukan perubahan atas HET LPG 3 kg yang ditentukan pemerintah daerah. Sehingga warga seharusnya mendapatkan harga yang sesuai.</p>



<p>Jika ada yang menjual di atas Rp18 ribu, Arya bisa memastikan itu bukanlah lembaga penyalur resmi dari Pertamina, baik itu agen maupun pangkalan. Karena berasa dalam pengawasan BUMN satu ini.</p>



<p>Sementara jika memang keduanya menjual dengan harga lebih tinggi dari HET, bisa berpotensi kena sanksi. Warga pun bisa malapor, baik itu penjual eceran maupun yang memiliki kios secara resmi.</p>



<p>&#8220;Dilaporkan saja ke aparat setempat. Atau ke kontak Pertamina 135. Kalau itu pangkalan resmi akan kita sanksi,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/perwali-bbm-eceran-di-samarinda-masih-digodok-disdag-bakal-dilibatkan-dalam-pengawasan/">(ens/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/penjelasan-dan-respons-pertamina-soal-kelangkaan-gas-melon-di-samarinda/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/penjelasan-dan-respons-pertamina-soal-kelangkaan-gas-melon-di-samarinda/">Penjelasan dan Respons Pertamina soal Kelangkaan Gas Melon di Samarinda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
