<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mulok Bahasa Daerah Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/mulok-bahasa-daerah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/mulok-bahasa-daerah/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 May 2024 18:59:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Mulok Bahasa Daerah Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/mulok-bahasa-daerah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkab PPU Perbanyak Guru Bahasa Paser melalui Pengajuan Formasi CASN</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pemkab-ppu-perbanyak-guru-bahasa-paser-melalui-pengajuan-formasi-casn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 May 2024 14:57:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PPU]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Dayak Paser]]></category>
		<category><![CDATA[CASN Guru]]></category>
		<category><![CDATA[CASN Guru Bahasa Paser]]></category>
		<category><![CDATA[CASN PPU]]></category>
		<category><![CDATA[Mulok Bahasa Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=33641</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemkab PPU mengajukan formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) ke Pusat, khusus tenaga pendidik, terutama guru bahasa Paser. Mengingat saat ini kabupaten tersebut sangat kekurangan guru bahasa daerah. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Singkerru mengakui pihaknya mendapat tantangan besar dalam upaya menerapkan mata pelajaran muatan lokal; bahasa Dayak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pemkab-ppu-perbanyak-guru-bahasa-paser-melalui-pengajuan-formasi-casn/">Pemkab PPU Perbanyak Guru Bahasa Paser melalui Pengajuan Formasi CASN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Pemkab PPU mengajukan formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) ke Pusat, khusus tenaga pendidik, terutama guru bahasa Paser. Mengingat saat ini kabupaten tersebut sangat kekurangan guru bahasa daerah.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Singkerru mengakui pihaknya mendapat tantangan besar dalam upaya menerapkan mata pelajaran muatan lokal; bahasa Dayak Paser. Sebab jumlah tenaga ajar mata pelajaran tersebut belum memadai.</p>



<p>&#8220;Kami masih kekurangan guru jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama),&#8221; katanya, mengutip dari <em><a href="https://kaltim.antaranews.com/berita/211746/kabupaten-penajam-penuhi-kebutuhan-guru-bahasa-daerah-secara-bertahap">Antara,</a> </em>Senin 6 Mei 2024.</p>



<p>Untuk diketahui, bahasa Dayak Paser akan masuk dalam muatan kurikulum lokal berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Penajam Paser Utara Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pelestarian dan Perlindungan Adat Paser.</p>



<p>&#8220;Pemerintah kabupaten ingin lestarikan adat budaya adat Dayak Paser. Sehingga pemenuhan tenaga pendidik atau guru dilakukan bertahap dengan mengajukan formasi CASN kepada Pemerintah Pusat, melakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya (BKPSDM) Kabupaten Penajam Paser Utara,” tambahnya.</p>



<p>Lanjut Andi, Pemkab PPU mendapatkan 142 formasi tenaga pendidik atau guru untuk penerimaan CASN pada tahun ini (2024).</p>



<p>Alasan utama menggunakan jalur CASN, selain untuk menjamin kesejahteraan guru bahasa Paser. Juga berkaitan dengan porsi anggaran (APBD) untuk pendidikan, yang dipatok maksimal 30 persen.</p>



<p>Pemenuhan guru di Kabupaten Penajam Paser Utara bakal diatur dalam jangka lima tahun ke depan seiring keberadaan Ibu Kota Nusantara. Sebab daerah mitra ibu kota negara baru Indonesia itu bakal mendapatkan dana insentif dari pemerintah pusat.</p>



<p>&#8220;Kalau nanti ada tambahan dana insentif sebagai daerah mitra Ibu Kota Nusantara akan mempengaruhi belanja pegawai yang bisa dimanfaatkan untuk merekrut tenaga guru,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/ketika-pakar-pariwisata-indonesia-heni-smith-sambangi-kaltim-jatuh-cinta-dengan-mahakam-lecut-paser-kejar-ketertinggalan/">(fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pemkab-ppu-perbanyak-guru-bahasa-paser-melalui-pengajuan-formasi-casn/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pemkab-ppu-perbanyak-guru-bahasa-paser-melalui-pengajuan-formasi-casn/">Pemkab PPU Perbanyak Guru Bahasa Paser melalui Pengajuan Formasi CASN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Melestarikan Bahasa Daerah di Kaltim; Susah tapi Harus</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/melestarikan-bahasa-daerah-di-kaltim-susah-tapi-harus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 05:17:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Daerah Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Mulok Bahasa Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=29963</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kadisdikbud Samarinda Asli Nuryadin mengakui bahwa sangat sulit melestarikan bahasa daerah di Kaltim. Namun upaya untuk melestarikannya harus terus menyala. Caranya yang harus di-upgrade. Pelestarian bahasa daerah menjadi isu besar di hampir semua daerah. Terkecuali untuk daerah yang penduduknya cenderung homogen. Seperti Jawa (Tengah dan Timur), Jawa Barat, Padang, dll. Di Kaltim, mayoritas penduduknya adalah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/melestarikan-bahasa-daerah-di-kaltim-susah-tapi-harus/">Melestarikan Bahasa Daerah di Kaltim; Susah tapi Harus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Kadisdikbud <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a> Asli Nuryadin mengakui bahwa sangat sulit melestarikan bahasa daerah di Kaltim. Namun upaya untuk melestarikannya harus terus menyala. Caranya yang harus di-upgrade.</p>



<p>Pelestarian bahasa daerah menjadi isu besar di hampir semua daerah. Terkecuali untuk daerah yang penduduknya cenderung homogen. Seperti Jawa (Tengah dan Timur), Jawa Barat, Padang, dll.</p>



<p>Di Kaltim, mayoritas penduduknya adalah suku pendatang. Gerbang masuknya adalah program transmigrasi, maupun urbanisasi. Dalam kondisi ini, ada semacam kesepakatan tidak resmi. Untuk menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa percakapan sehari-hari. Agar terhindar dari missed communication.</p>



<p>Belum lagi, faktor perkawinan beda suku. Juga mulai enggannya masyarakat menggunakan bahasa daerah di dalam rumah maupun lingkungan sekitar. Membuat bahasa daerah semakin tergerus.</p>



<p>Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Asli Nuryadin, fenomena itu merupakan hal yang normal. Namun, upaya pelestarian harus tetap berjalan.</p>



<p>Ia menyarankan agar UPTD Balai Bahasa dapat memaksimalkan program muatan lokal (Mulok) di level sekolah. Sesuatu yang sebenarnya sudah berjalan, namun kurang optimal dalam penerapannya.</p>



<p>&#8220;Saya kira kita masih perlu melestarikan. Misalnya kalau di Jawa, bahasa Jawa menjadi muatan lokal (mulok) ke dalam mata pelajaran di sekolah,&#8221; terangnya belum lama ini.</p>



<p>&#8220;Kita juga sudah menciptakan beberapa mulok. Semisal bahasa Banjar atau bahasa Kutai,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Satu di antara faktor yang membuat program mulok bahasa dareah tidak optimal, menurut Asli adalah pemerataan sumber daya manusianya. Seperti, tidak semua sekolah memiliki guru yang proporsional mengajari bahasa daerah setempat.</p>



<p>&#8220;Karena memang dari semua perguruan tinggi di Kota Samarinda apakah ada FKIP yang mengeluarkan jurusan bahasa daerah? Kan gak ada. Walaupun ada, biasanya memakai praktisi saja,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Selain mendorong dibukanya jurusan bahasa daerah, Asli juga menyarankan agar UPT Balai Bahasa memperkuat database. Data itu berisikan nama-nama masyarakat (terutama usia sekolah), yang memiliki minat dan bakat di bahasa daerah.</p>



<p>Dari situ, pemerintah bisa lebih akurat untuk melakukan treatment berikutnya. Seperti, memberi mereka kursus bahasa daerah. Menjalankan program sosialisasi bahasa daerah di lembaga pendidikan atau masyarakat, dan sebagainya.</p>



<p>Pada akhirnya, revitalisasi bahasa daerah memang seperti mission impossible. Tapi dengan cara yang tepat, proyek ini adalah keniscayaan. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/kori-aprilia-jalani-karantina-puteri-indonesia-warga-kaltim-jangan-lupa-vote-ya/">(gig/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/melestarikan-bahasa-daerah-di-kaltim-susah-tapi-harus/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/melestarikan-bahasa-daerah-di-kaltim-susah-tapi-harus/">Melestarikan Bahasa Daerah di Kaltim; Susah tapi Harus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
