<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perizinan Usaha Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/perizinan-usaha/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/perizinan-usaha/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Sep 2024 05:20:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Perizinan Usaha Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/perizinan-usaha/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPMPTSP PPU ‘Semprit’ Pabrik Beton Curah yang Belum Berizin</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/dpmptsp-ppu-semprit-pabrik-beton-curah-yang-belum-berizin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 05:17:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PPU]]></category>
		<category><![CDATA[Beton Siap Pakai]]></category>
		<category><![CDATA[DPMPTSP PPU]]></category>
		<category><![CDATA[IKN]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik Beton Curah IKN]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik Beton Siap Pakai]]></category>
		<category><![CDATA[Perizinan Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=40264</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kehadiran IKN membuat tempat produksi beton curah siap pakai (batching plant ready mix) di Kabupaten PPU tumbuh subur. Namun dari 8 pabrik, baru 1 yang sudah memiliki izin operasi. DPMTSP minta mereka segera mengurus perizinannya. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU Nurlaila mengungkapkan, pemkab secara prinsip menyambut baik masyarakat atau [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dpmptsp-ppu-semprit-pabrik-beton-curah-yang-belum-berizin/">DPMPTSP PPU ‘Semprit’ Pabrik Beton Curah yang Belum Berizin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Kehadiran IKN membuat tempat produksi beton curah siap pakai (batching plant ready mix) di Kabupaten PPU tumbuh subur. Namun dari 8 pabrik, baru 1 yang sudah memiliki izin operasi. DPMTSP minta mereka segera mengurus perizinannya.</p>



<p>Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU Nurlaila mengungkapkan, pemkab secara prinsip menyambut baik masyarakat atau investor yang membangun usaha produksi beton curah tersebut. Karena bakal mengatrol perekonomian masyarakat setempat.</p>



<p>&#8220;Tapi perusahaan harus lengkapi perizinan.”</p>



<p>&#8220;Kami imbau pihak yang mendirikan usaha melengkapi perizinan,&#8221; ujar <a href="https://kaltim.antaranews.com/berita/221243/tempat-produksi-beton-curah-di-penajam-diminta-segera-urus-perizinan">Nurlaila</a>,  baru-baru ini.</p>



<p>Pemkab PPU sendiri baru saja melakukan peninjauan di wilayah sekitar Bandara IKN. Di daerah itu, Pemerintah Pusat juga membangun jalan tol yang menghubungkan Kota Nusantara dengan Balikpapan (Tol Balsam). Serta duplikasi bentang pendek Jembatan Pulau Balang akses darat darat Kota Nusantara.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, pemkab mendapati ada 8 tempat produksi bahan baku beton cair siap pakai. Namun baru satu yang perizinannya lengkap. Sementara 7 lainnya, ada yang sedang mengurus, ada pula yang belum sama sekali.</p>



<p>“Tempat produksi bahan baku beton cair siap pakai yang belum memiliki kelengkapan perizinan telah diberi peringatan tertulis agar memenuhi kewajiban sesuai peraturan perundang-undangan.”</p>



<p>“Tempat produksi beton curah siap pakai yang belum melengkapi perizinan diberikan surat teguran tertulis sampai tiga kali, namun jika tidak mengindahkan bisa sampai pada sanksi administrasi hingga penutupan usaha,” imbuh Laila. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/meski-belum-pernah-cetak-gol-borneo-fc-tetap-waspadai-lini-depan-pss/">(fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/dpmptsp-ppu-semprit-pabrik-beton-curah-yang-belum-berizin/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dpmptsp-ppu-semprit-pabrik-beton-curah-yang-belum-berizin/">DPMPTSP PPU ‘Semprit’ Pabrik Beton Curah yang Belum Berizin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
