<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Remaja Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/remaja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/remaja/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 May 2025 06:50:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Remaja Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/remaja/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Novan Syahronny: Antisipasi Masalah Remaja Butuh Edukasi, Bukan Hanya Jam Malam</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/novan-syahronny-antisipasi-masalah-remaja-butuh-edukasi-bukan-hanya-jam-malam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Setya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 06:50:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DPRD BALIKPAPAN 2024]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Jam]]></category>
		<category><![CDATA[Kenakalan]]></category>
		<category><![CDATA[Malam]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=48327</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maraknya aktivitas balap liar, nongkrong hingga larut malam, dan kerumunan remaja di sejumlah titik Kota Samarinda mendorong DPRD setempat untuk mengkaji kebijakan jam malam guna mencegah risiko persoalan sosial. Fenomena ini dinilai berpotensi memicu degradasi moral generasi muda, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga kekerasan jalanan. Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/novan-syahronny-antisipasi-masalah-remaja-butuh-edukasi-bukan-hanya-jam-malam/">Novan Syahronny: Antisipasi Masalah Remaja Butuh Edukasi, Bukan Hanya Jam Malam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><a href="https://dprd.samarindakota.go.id/"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="970" height="260" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2.webp" alt="" class="wp-image-45766" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2.webp 970w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2-300x80.webp 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2-768x206.webp 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2-18x5.webp 18w" sizes="(max-width: 970px) 100vw, 970px" /></a></figure>
</div>


<p class="has-drop-cap">Maraknya aktivitas balap liar, nongkrong hingga larut malam, dan kerumunan remaja di sejumlah titik Kota Samarinda mendorong DPRD setempat untuk mengkaji kebijakan jam malam guna mencegah risiko persoalan sosial.</p>



<p>Fenomena ini dinilai berpotensi memicu degradasi moral generasi muda, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga kekerasan jalanan.</p>



<p>Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menegaskan bahwa penanganan masalah ini memerlukan pendekatan holistik, bukan sekadar tindakan represif.</p>



<p>&#8220;Langkah edukatif dan penguatan peran keluarga harus menjadi prioritas. Jam malam masih dalam tahap kajian awal, belum menjadi kebijakan final. Saat ini, kondisi belum darurat, tetapi antisipasi perlu disiapkan,&#8221; ujar Novan dalam keterangan resminya, Rabu, 28 Mei 2025.</p>



<p>Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan, Komisi IV sedang berfokus pada identifikasi akar masalah perilaku remaja. Menurutnya, faktor utama terletak pada pola pengasuhan di rumah.</p>



<p>&#8220;Orang tua adalah kunci. Jika anak berkeliaran di luar jam wajar, orang tua harus aktif mengingatkan, bukan membiarkan. Komunikasi yang sehat dan pengawasan proporsional sangat penting,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Novan menambahkan, solusi jangka panjang memerlukan sinergi multipihak.</p>



<p>&#8220;Tidak cukup hanya dengan aturan. Dibutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, lingkungan, tokoh masyarakat, dan lembaga perlindungan anak. Pendekatan persuasif dan pembinaan akan lebih efektif ketimbang sekadar membatasi,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ia juga menekankan pentingnya memahami kebutuhan emosional remaja.</p>



<p>&#8220;Kita tidak boleh hanya menghakimi perilaku mereka, tetapi harus mencari tahu apa yang mendorong tindakan tersebut. Ini tentang menciptakan ruang tumbuh yang aman dan sehat,&#8221; imbuh Novan.</p>



<p>Saat ini, DPRD Samarinda bersama stakeholder terkait tengah mengkaji langkah strategis, termasuk pemetaan lokasi rawan dan pendalaman motivasi remaja. Harapannya, kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat temporer, tetapi mampu menjadi fondasi pencegahan masalah sosial di masa depan. <strong>(chanz/sty)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/novan-syahronny-antisipasi-masalah-remaja-butuh-edukasi-bukan-hanya-jam-malam/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/novan-syahronny-antisipasi-masalah-remaja-butuh-edukasi-bukan-hanya-jam-malam/">Novan Syahronny: Antisipasi Masalah Remaja Butuh Edukasi, Bukan Hanya Jam Malam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Terima Ditegur, Oknum Pelajar Paser Keroyok Remaja 16 Tahun hingga Tewas</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/tak-terima-ditegur-oknum-pelajar-paser-keroyok-remaja-16-tahun-hingga-tewas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2022 05:34:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PASER]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[POLRES PASER]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=5732</guid>

					<description><![CDATA[<p>Polres Paser mengungkap kasus pengeroyokan yang viral di Taman Kota Jalan Ahmad Yani, Selasa (23/8/2022) yang berujung kematian. Kasat Reskrim AKP Gandha Syah Hidayat menuturkan, Polres mengamankan sembilan orang pelaku pengeroyokan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia berinisial ROR (16) dan satu orang luka berat berinisial MRF (16). Barang bukti pengeroyokan turut diamankan. “Semuanya pelajar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/tak-terima-ditegur-oknum-pelajar-paser-keroyok-remaja-16-tahun-hingga-tewas/">Tak Terima Ditegur, Oknum Pelajar Paser Keroyok Remaja 16 Tahun hingga Tewas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Polres Paser mengungkap kasus pengeroyokan yang viral di Taman Kota Jalan Ahmad Yani, Selasa (23/8/2022) yang berujung kematian.</p>



<p>Kasat Reskrim AKP Gandha Syah Hidayat menuturkan, Polres mengamankan sembilan orang pelaku pengeroyokan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia berinisial ROR (16) dan satu orang luka berat berinisial MRF (16). Barang bukti pengeroyokan turut diamankan.</p>



<p>“Semuanya pelajar di antaranya adalah MI (16), MA (15), AMR (17), MRF (15), ATH (22), M (18), MJ (23), NZ (20), MRR (19),” beber Gandha dalam konferensi pers, Jumat (26/8/2022).</p>



<p>Barang bukti diamankan meliputi dua botol bekas miras, celana panjang milik korban meninggal dunia, dan jaket milik korban luka berat.</p>



<p>Kejadian bermula sekira pukul 22.30 Wita saat MRF lewat di samping Taman Kota. Kemudian ROR memanggil. MRF lantas menemui dan mengobrol dengan ROR.</p>



<p>Kala itu di sebelah kanan ROR duduk berjarak sekitar 3 meter jauhnya ada pasangan laki-laki dan perempuan sedang berduaan. ROR lantas mengatakan pada keduanya untuk tidak melakukan perbuatan mesum.</p>



<p>&#8220;Tidak lama kemudian korban atas nama MRF melihat orang tersebut pergi bersama-sama dengan teman wanitanya dan kedua korban masih tetap berada di tempat tersebut melanjutkan ngobrol,” kisah Gandha.</p>



<p>Lima belas menit kemudian sekira pukul 23.00 Wita, pria yang ditegur ROR datang kembali dengan membawa teman-temannya sekira sembilan orang. Tiga di antaranya langsung menendang dan menginjak-injak ROR. Dua orang lainnya melakukan pemukulan MRF.</p>



<p>&#8220;Saat itu kunci kontak sepeda motor milik korban atas nama MRF terjatuh dan kemudian diambil oleh salah satu pelaku dan membuangnya. Kemudian para pelaku langsung pergi,” ungkapnya.</p>



<p>Atas kejadian tersebut korban ROR mengalami pingsan, luka pecah pada bibir, gigi patah, lebam pada bagian kepala belakang, kaki dan tangan sebelah kiri susah digerakkan. Pada empat jari kaki sebelah kiri mengalami luka lecet. Sementara MRF mengalami lebam pada bagian kepala (jidat).</p>



<p>Para pelaku dikenakan Pasal 80 Ayat 2 UU No. 35 Thn 2014 tentang Perubahan Atas UU No 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 170 KUHP dan Pasal 80 Ayat 3 UU No. 35 Thn 2014 tentang Perubahan Atas UU No 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 170 KUHP. <strong>(redaksi)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/tak-terima-ditegur-oknum-pelajar-paser-keroyok-remaja-16-tahun-hingga-tewas/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/tak-terima-ditegur-oknum-pelajar-paser-keroyok-remaja-16-tahun-hingga-tewas/">Tak Terima Ditegur, Oknum Pelajar Paser Keroyok Remaja 16 Tahun hingga Tewas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
