<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tapi Ini Samarinda Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/tapi-ini-samarinda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/tapi-ini-samarinda/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Sep 2024 15:57:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Tapi Ini Samarinda Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/tapi-ini-samarinda/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>4 Pesan Tersirat dari Lagu ‘Tapi Ini Samarinda’; Semangkuk Indomie Ditemani Suara Pekerja Renovasi Pasar Pagi</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/4-pesan-tersirat-dari-lagu-tapi-ini-samarinda-semangkuk-indomie-ditemani-suara-pekerja-renovasi-pasar-pagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Sep 2024 00:49:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HIBURAN]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Rusdi Al Irsyad]]></category>
		<category><![CDATA[Rusdianto]]></category>
		<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[Tapi Ini Samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=40969</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rusdi Al Irsyad belum lama ini merilis single berjudul Tapi Ini Samarinda. Sebuah lagu sederhana yang bercerita pengaruh Amerika, Korea, pada pencarian kebahagiaan di sebuah kota bernama Samarinda. Sedikitnya, ada 4 pesan tersirat di balik lirik-lirik tidak biasanya. Siapa yang tidak mengenal Rusdi Al Irsyad? Dia adalah … hmmp, oke, ini berlebihan. Sangat normal kalau [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/4-pesan-tersirat-dari-lagu-tapi-ini-samarinda-semangkuk-indomie-ditemani-suara-pekerja-renovasi-pasar-pagi/">4 Pesan Tersirat dari Lagu ‘Tapi Ini Samarinda’; Semangkuk Indomie Ditemani Suara Pekerja Renovasi Pasar Pagi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Rusdi Al Irsyad belum lama ini merilis single berjudul <em>Tapi Ini Samarinda. </em>Sebuah lagu sederhana yang bercerita pengaruh Amerika, Korea, pada pencarian kebahagiaan di sebuah kota bernama Samarinda. Sedikitnya, ada 4 pesan tersirat di balik lirik-lirik tidak biasanya.</p>



<p>Siapa yang tidak mengenal Rusdi Al Irsyad? Dia adalah … hmmp, oke, ini berlebihan. Sangat normal kalau kalian tidak kenal dia. Rusdi adalah seorang jurnalis yang lahir dan besar di Sebulu. Meniti karier, menikah, dan berkembang biak di Kota Samarinda. Cukup perkenalannya?</p>



<p>Pria dengan nama ‘lengkap’ Rusdianto itu, belum lama ini menelurkan lagu berjudul <em>Tapi Ini Samarinda. </em>Disajikan dengan suara yang sederhana dan musik akustik yang … <em>(Bro, suaramu kalah kencang sama musiknya) … </em>tapi jujur, lagunya enak. <em>Worth to listen, </em>elah.</p>



<p>Selain karena nadanya ramah di kuping, liriknya cukup menggelitik. Berikut adalah 4 fakta menarik di balik lagu tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>1. Ekspektasi Fiksi</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="800" height="443" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/1-wallpaperbetter.jpg" alt="" class="wp-image-40971" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/1-wallpaperbetter.jpg 800w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/1-wallpaperbetter-300x166.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/1-wallpaperbetter-768x425.jpg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/1-wallpaperbetter-18x10.jpg 18w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Credit:  wallpaperbetter</em></figcaption></figure>



<p>Di awal lagu, Rusdi seperti menceritakan bahwa masa mudanya dipenuhi bayang-bayang kehidupan Barat, Jepang, dan Korea. Hal ini terjadi karena seringnya mengonsumsi film-film Hollywood, komik dan manga Jepang, hingga musik dan drama Korea.</p>



<p>Kebetulan, semua itu menampilkan latar yang hampir serupa. Yakni lingkungan bersalju, rumah yang memiliki perapian, serta budaya makan roti. Karena terus dijejali oleh itu, terbangun lah ekspektasi di kepalanya, bahwa salju, roti, cokelat panas, dan semua itu adalah standard bahagia.</p>



<p>Makin tua (iya, dewasa) makin sadar, bahwa ekspektasi semacam itu hanyalah fiksi. Sesuatu yang tak bisa terjadi di Samarinda yang terletak di negara tropis.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>2. Menerima; Bahagia</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="800" height="462" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/2-antara.jpg" alt="" class="wp-image-40972" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/2-antara.jpg 800w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/2-antara-300x173.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/2-antara-768x444.jpg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/2-antara-18x10.jpg 18w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Credit: Antara</em></figcaption></figure>



<p>Dari kesadaran terhadap ekspektasi fiksi, Rusdi melanjutkan hidupnya dengan mencari kebahagiaan dengan cara yang semestinya. Dan pencarian standard kebahagiaan yang sebenarnya itu, dimulai dengan menerima apa yang ditawarkan Samarinda padanya.</p>



<p>Seperti, di Samarinda tidak ada salju, tapi banyak hujan. Tidak perlu perapian, tapi kipas Miyako yang geleng-gelengnya normal. Tak harus sarapan roti, semangkuk Indomie pun cukup.</p>



<p>Jauh tak sama, tapi jika diterima, dinikmati, bahagianya akan sama.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>3. Semangkuk Indomie</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="800" height="449" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/3-istimewa.jpg" alt="" class="wp-image-40973" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/3-istimewa.jpg 800w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/3-istimewa-300x168.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/3-istimewa-768x431.jpg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/3-istimewa-18x10.jpg 18w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Credit: Istimewa</em></figcaption></figure>



<p>Kalimat ‘Semangkuk Indomie’ muncul 4 kali sepanjang lagu berdurasi 2 menit 55 detik itu. Terletak di bagian chorus. Menggambarkan betapa sukanya Rusdi pada diksi tersebut, atau bahkan sedang ingin menekankan sesuatu.</p>



<p>Apapun itu, berdasar ringkasan AI, Indomie menjadi makanan pokok di Nigeria. Hal ini terjadi karena krisis ekonomi yang terjadi di Nigeria pada tahun 2015, yang menyebabkan harga bahan baku melonjak pesat. Indomie menjadi alternatif bagi masyarakat Nigeria karena dinilai murah dan mudah dibuat.</p>



<p>Indomie pertama kali diluncurkan pada tahun 1972 dengan rasa Ayam. Kalian pasti ingin mengucapkan terima kasih atas 2 fakta Indomie barusan kan?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>4. Samarinda</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="800" height="450" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/4-DOK.jpeg" alt="" class="wp-image-40974" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/4-DOK.jpeg 800w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/4-DOK-300x169.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/4-DOK-768x432.jpeg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/09/4-DOK-18x10.jpeg 18w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Credit: Dok/Kaltim Faktual</em></figcaption></figure>



<p>Sesuai judulnya, Rusdi banyak meng-capture suasana Kota Samarinda di lagu tersebut. Selain menggambarkan kondisi geografis dan seringnya turun hujan. Ia juga menyindir tipis-tipis soal seringnya perbedaan penulisan sejarah kota, hingga proyek-proyek pemkot seperti renovasi Pasar Pagi Samarinda (yang molor).</p>



<p>Setelah membaca 4 ulasan di atas, apakah kalian tertarik untuk langsung ke TKP untuk mencari relevansinya? Kalau iya, silakan meluncur ke (klik) <a href="https://open.spotify.com/track/1ytmkDTxucCczn1GqPpYjz?si=LPcwRm1GTG-F2Yty0s7BYA">Spotify</a> atau <a href="https://youtu.be/YYL6i9fGRzA?si=tRyFb0CW9-S8SWoz">YouTube Music</a>, karena lagunya sudah tersedia di sana.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Lirik Tapi Ini Samarinda</strong></h2>



<p>Aku pernah berjanji padamu</p>



<p>Membuat kebun anggur di halaman</p>



<p>Juga perapian di ruang tamu</p>



<p>Lalu saat salju turun kita berpelukan</p>



<p>Tapi apakah kamu lupa</p>



<p>Ini kan Samarinda</p>



<p>Ceritanya tak akan seperti itu</p>



<p>Tak bisa begitu</p>



<p>Kita hanya akan menikmati</p>



<p>Semangkuk Indomie</p>



<p>Berteman suara</p>



<p>Guyuran air hujan</p>



<p>Kamu slalu bilang padaku</p>



<p>Kau ingin bikin roti berselai madu</p>



<p>Lalu menuang rindu</p>



<p>Dalam segelas penuh susu</p>



<p>Tapi apakah kamu lupa</p>



<p>Ini kan Samarinda</p>



<p>Ceritanya tak akan seperti itu</p>



<p>Tak bisa begitu</p>



<p>Kita hanya akan menikmati</p>



<p>Semangkuk Indomie</p>



<p>Berteman suara</p>



<p>Guyuran air hujan</p>



<p>Kau slalu bilang suka manga</p>



<p>Katamu Mary Shelley yang terbaik</p>



<p>Menyerap komik di hari kerja</p>



<p>Habiskan weekend dengan novel klasik</p>



<p>Tapi sudahlah</p>



<p>Kita kan di Samarinda</p>



<p>Lebih baik baca Muhammad Sarip</p>



<p>Ceritanya tak selalu begitu</p>



<p>Faktanya sudah jelas di situ</p>



<p>Kita bisa menikmati</p>



<p>Semangkuk Indomie</p>



<p>Ditemani suara pekerja</p>



<p>Renovasi Pasar Pagi</p>



<p><strong><a href="https://kaltimfaktual.co/pascapenetapan-afi-sebagai-tersangka-saksi-fh-unmul-minta-usut-tuntas-kasus-korupsi-sumber-daya-alam-di-kaltim/">(dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/4-pesan-tersirat-dari-lagu-tapi-ini-samarinda-semangkuk-indomie-ditemani-suara-pekerja-renovasi-pasar-pagi/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/4-pesan-tersirat-dari-lagu-tapi-ini-samarinda-semangkuk-indomie-ditemani-suara-pekerja-renovasi-pasar-pagi/">4 Pesan Tersirat dari Lagu ‘Tapi Ini Samarinda’; Semangkuk Indomie Ditemani Suara Pekerja Renovasi Pasar Pagi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
