SEPUTAR KALTIM
Turnamen Memancing Piala Bupati Berau 2025 Perkuat Promosi Wisata Bahari Derawan

Turnamen Memancing Piala Bupati Berau 2025 sukses digelar di Kepulauan Derawan melalui kolaborasi pemerintah daerah dan komunitas olahraga rekreasi, sekaligus menjadi momentum penting dalam mempromosikan potensi wisata bahari Kabupaten Berau.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kabupaten Berau melalui Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kaltim dan Dewan Pengurus Kabupaten Asosiasi Pemancingan Indonesia (DPK APRI) Berau berhasil menyelenggarakan Turnamen Memancing Piala Bupati Kabupaten Berau Tahun 2025.
Ajang bergengsi ini berlangsung selama dua hari, 14–15 November 2025, dan dipusatkan di kawasan perairan Kepulauan Derawan. Turnamen tersebut menarik perhatian puluhan penghobi mancing dari berbagai daerah.
Diminati Puluhan Tim dari Berbagai Daerah
Turnamen memancing ini kembali membuktikan daya tarik Kepulauan Derawan sebagai destinasi wisata bahari unggulan.
Sebanyak 60 tim tercatat berpartisipasi, menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi ketangkasan tetapi juga sebagai wadah mempererat silaturahmi antarpehobi mancing.
Selain itu, pelaksanaan turnamen turut memperkuat upaya pemerintah daerah dalam mempromosikan kekayaan biota laut Derawan yang telah lama dikenal sebagai surga bahari.
Prosesi Pelepasan Peserta dan Hadiah Kompetisi
Pelepasan resmi peserta dilakukan oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Berau, Staf Ahli Sekretariat Kabupaten Berau Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan, Jaka Siswanta.
Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya perlombaan sebelum para peserta berlayar menuju titik-titik potensial di perairan Derawan.
Para peserta memperebutkan total hadiah sebesar Rp141,5 juta serta satu unit sepeda motor, menjadikan turnamen ini semakin kompetitif dan menarik minat para pemancing profesional maupun amatir.
Pemerintah Ingatkan Pentingnya Konservasi Laut
Dalam sambutannya, Jaka Siswanta menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut di tengah pelaksanaan kompetisi.
“Kami berharap ajang ini menjadi kompetisi yang berlangsung wajar dan sportif. Yang terpenting adalah menjalin persaudaraan. Namun kami tegaskan, jangan sekali-kali melakukan pengrusakan terumbu karang dengan bom dan sebagainya,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kompetisi dan konservasi harus berjalan seiring demi menjaga keberlanjutan ekosistem bahari Derawan. (portalkatim/sty)
-
INTERNASIONAL5 hari agoMakan 12 Anggur hingga Melempar Perabot, ini Tradisi Tahun Baru Paling Unik di Dunia
-
VIRAL4 hari agoBanjir Bandang Terjang Balangan Kalsel: 1.466 Rumah Terdampak, Air Capai Atap Warga
-
BERITA4 hari agoBanjir Masih Mengepung, Gubernur Aceh Perpanjang Masa Tanggap Darurat hingga 8 Januari 2026
-
HIBURAN5 hari agoWarga Balikpapan, Siap-Siap ‘Healing Sejenak’! Fiersa Besari dan Idgitaf Bakal Bikin Galau Massal di Awal 2026
-
VIRAL4 hari agoGeger Isu Model Dewasa Ayu Aulia Jadi Staf Kemenhan, Karo Humas Tegaskan Hoaks: Dia Pengurus Ormas!
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoIKN Jadi Primadona Baru Wisata Kaltim, 37 Ribu Pengunjung”Serbu” Plaza Seremoni Saat Natal
-
FEATURE5 hari agoBukan Pisang Bakar Biasa, Mengenal Pisang Gapit Khas Kaltim yang Manis Legit
-
BERITA4 hari agoBNPB Update 26 Desember: Korban Meninggal Bencana Sumatera Tembus 1.137 Jiwa, Ratusan Ribu Mengungsi

