PARIWARA
UKM Jurnalistik Polnes Unjuk Eksistensi Lewat Pekan Jurnalistik
UKM Jurnalistik Polnes menggelar Pekan Jurnalistik dengan 3 rangkaian acara. Sebagai bentuk apresiasi 1 tahun karya dan unjuk eksistensi organisasi pers mahasiswa di tengah stigma yang beredar.
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik Polnes selama 4 bulan terakhir menggelar tiga rangkaian acara. Melalui Pekan Jurnalistik 2023. Acara rutin yang memang digelar tahunan. Mulai dari lomba, pameran, hingga seminar nasional.
Untuk lomba sendiri, dilangsungkan pada Juni hingga Agustus. Mencakup waktu pendaftaran dan pengumpulan karya. Bidang yang dilombakan di antaranya News Anchor, Videografi, Fotografi, Voice Over, hingga desain infografis.
Saat ini UKM Jurnalistik Polnes tengah melangsungkan rangkaian acara keduanya. Yakni Jurnalistik Fair dengan tema Polnes Rewind. Membawa konsep pameran karya-karya jurnalistik dari anggota UKM Jurnalistik Polnes. Diambil yang terbaik dari satu tahun mereka berkarya.
Selain itu, ada juga satu ruangan yang didesain ala-ala photoshoot di studio. Buat pengunjung yang pengin melakukan sesi foto dan difotoin sama fotografer UKM Jurnalistik Polnes. Hasil fotonya dibagikan melalui google drive.
Pameran ini berlangsung selama 2 hari. Yakni pada Rabu dan Kamis, 6-7 September 2023. Pada hari kedua akan ada pentas seni. Ada Acoustic, stand up comedy, hingga menyanyi solo. Kemudian ditutup dengan nonton bareng.
Agenda Besar UKM Jurnalistik Polnes

Ketua Panitia Pekan Jurnalistik, Eka Ramadan mengaku ini adalah rangkaian acara terbesar pertama yang digelar pascapandemi. Pada tahun sebelumnya, hanya berupa lomba dan seminar saja. Namun kali ini lebih besar.
Katanya, melalui Pekan Jurnalistik, mereka membawa misi tertentu. Yakni ajang unjuk eksistensi organisasi pers mahasiswa. Dan juga menampilkan sisi lain dari jurnalistik yang mereka bisa.
“Di Polnes Rewind akan mengakomodir karya teman-teman UKM Jurnalistik Polnes dan juga memperkenalkan UKM ke masyarakat luas, mem-branding diri lah,” jelas Eka, Rabu 6 September 2023.
“Kami juga jadi ngebuktiin kalau UKM Jurnalistik ini nggak sekedar meliput dan menulis berita. Kami juga ingin mengedukasi masyarakat soal jurnalistiknya. Karena dipandang sebelah mata, bahkan tidak peduli. Edukasinya di situ,” lanjutnya.
Pada acara puncak, mereka akan melangsungkan seminar nasional. Akan dilangsungkan pada Minggu, 10 September 2023. Yang mengisi, memang sudah lama berkecimpung di dunia media. Ada reporter dari SCTV dan juga Indosiar. Mereka membawa tema independensi media.
Eka bilang kalau ini menjadi langkah awal untuk UKM Jurnalistik bangkit kembali. Sehingga ia terus berharap kalau agenda serupa bisa terus dilanjutkan.
“Ke depannya bisa lebih bagus dari ini, lebih inovatif dan dikembangkan lagi. Dievaluasi lah yang saat ini,” pungkasnya. (/ens/fth)
-
NUSANTARA2 hari agoAdik Presiden Prabowo Sebut Hutan Rusak Jadi Sumber Karhutla, 12,7 Juta Hektare Disiapkan untuk B50-B100
-
FEATURE2 hari agoPameran Di Balik Situs Angkat Kisah Sejarah Kaltim dan Kaltara Lewat Seni Rupa
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoPemprov Kaltim Siapkan Surat Edaran Pembatasan Peredaran Vape
-
POLITIK3 hari agoRudy Mas’ud ke Singapura untuk Medical Check Up, Pemprov Jelaskan Izin Perjalanan
-
KUKAR2 hari agoDesa Penghubung IKN Jadi Lokasi TMMD ke-130 di Kukar
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoEl Nino Kuat Berlanjut hingga 2027, Kaltim Diminta Waspadai Kemarau Panjang dan Bencana Hidrometeorologi
-
NUSANTARA4 hari agoKarhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Asap Meluas dan Ribuan Hektare Lahan Terbakar
-
KUKAR3 hari agoAulia Tekankan Pentingnya Mentalitas Pemimpin dalam Menghadapi Tantangan

