GAYA HIDUP
8 Tips Kurangi Bau Badan dan Ketiak, Pasti Ampuh
Buat kamu yang memiliki masalah dengan bau badan coba deh kumpul. Artikel ini mau kasih tips untuk mengurangi masalah bau badan.
Tahu enggak sih ternyata keringat pada ketiak itu tidak memiliki bau. Justru bau tidak sedap pada ketiak muncul ketika bakteri di kulit memecah protein dan lemak yang terkandung di dalam keringat dan mengubahnya menjadi zat asam.
Kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, baik bagi kamu maupun orang di sekitarmu. mengalaminya maupun orang-orang di sekitarnya.
Maka dari itu, dibutuhkan cara menghilangkan bau ketiak yang tepat untuk menghindari rasa tidak nyaman, terutama ketika berinteraksi dengan orang lain di tempat umum.
Tak hanya itu, bau yang tercium dari ketiak juga dapat dipengaruhi oleh makanan dan minuman tertentu yang dikonsumsi oleh individu.
Nah, ada beberapa cara yang perlu diterapkan agar ketiak tidak bau, mulai dari menjaga kebersihan tubuh, menggunakan sabun antibakteri, hingga mengelola stres dengan tepat. Berikut penjelasan selengkapnya:
1. Menjaga Kebersihan Tubuh
Bau ketiak yang tidak sedap dapat muncul ketika kebersihan tubuh tidak terjaga. Untuk itu, selalu sempatkan diri untuk mandi dua kali sehari menggunakan sabun dan air bersih agar dapat menghilangkan bakteri yang menempel dan mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk.
Pastikan untuk menggosok badan hingga bersih untuk menghilangkan bau badan, terutama di area ketiak.
2. Menggunakan Sabun Antibakteri
Salah satu cara mengatasi bau ketiak yang patut untuk dicoba selanjutnya yaitu menggunakan sabun antibakteri.
Sabun antibakteri dapat membunuh bakteri yang menyebabkan keringat berbau secara lebih efektif dibandingkan dengan sabun biasa, sehingga cocok digunakan oleh orang dengan kondisi keringat berlebih.
3. Mengeringkan Badan dengan Handuk Bersih
Setelah mandi, pastikan untuk selalu mengeringkan tubuh dengan handuk bersih, terutama pada area ketiak.
Hal ini dikarenakan ketiak yang lembap atau tidak dikeringkan dengan benar berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan bakteri yang dapat menyebabkan ketiak bau.
4. Menggunakan Deodoran atau Antiperspiran
Penggunaan deodoran dan antiperspirant bisa bekerja dengan memblokir aktivitas kelenjar apokrin sehingga dapat mengurangi produksi keringat di ketiak yang dapat menyebabkan bau badan.
5. Memakai Pakaian yang Longgar dan Bersih
Cara menghilangkan bau ketiak yang juga bisa diterapkan dalam aktivitas sehari-hari adalah memakai pakaian yang longgar dan bersih.
Bagi seseorang yang mudah berkeringat, direkomendasikan untuk memakai pakaian longgar yang terbuat dari serat alami seperti katun, wol, dan sutra.
Dengan begitu, kulit bisa bernapas dan keringat tidak akan mudah menempel di pakaian yang berisiko menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu, jangan lupa untuk segera mengganti pakaian yang basah karena keringat agar kulit tidak lembap dan menghindari pertumbuhan bakteri.
6. Memperhatikan Program Diet
Untuk mencegah timbulnya bau tidak sedap dari ketiak, penting pula untuk memperhatikan asupan yang dikonsumsi sehari-hari, terutama apabila tengah menjalani program diet tertentu.
Hindarilah mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki aroma kuat, seperti bawang, dan minuman berkafein. Kedua hal tersebut diketahui dapat menyebabkan produksi keringat berlebih dan bau badan yang tidak sedap.
7. Mengelola Stres dengan Tepat
Reaksi tubuh ketika stres bisa memicu produksi keringat berlebih. Maka dari itu, lakukanlah hal-hal yang bisa membuat tubuh rileks untuk mengatasi stres, seperti melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan suasana hati hingga mengikuti kelas yoga atau meditasi.Â
8. Mencukur Bulu Ketiak
Bulu ketiak dapat membuat ketiak menjadi lebih lembap, sehingga dapat mempercepat perkembangbiakan bakteri. Agar dapat mengurangi bau ketiak yang tidak sedap, cobalah untuk menghilangkan bulu ketiak secara teratur dengan cara mencukurnya atau menjalani metode lain seperti waxing dan laser.
Nah, jadi itulah beberapa cara menghilangkan bau ketiak yang perlu diketahui.
Jika permasalahan bau ketiak ini tak kunjung hilang dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. (rw)
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoTahun Baru Islam 1448 H, Wagub Kaltim Serukan Semangat Hijrah dan Perubahan
-
OLAHRAGA2 hari agoLuar Biasa! Aldi Satya Mahendra Naik Podium Lagi di World Supersport Misano
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoHarga Sawit Kaltim Kembali Merosot, TBS Usia Produktif Kini Rp3.403 per Kg
-
PARIWARA4 hari agoSapu Bersih! Yamaha Raih 7 Gelar Bergengsi di Otomotif Award 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKabar Baik untuk Media Lokal, Belanja Media Pemprov Kaltim Segera Aktif Lagi
-
NUSANTARA1 hari agoDari Pesisir Selatan Sulawesi hingga Negeri di Atas Awan Toraja, GEAR ULTIMA Tuntaskan Etape Perdana Celebes Expedition
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoDelapan Tersangka Korupsi KUR Bank BUMN di Samarinda Ditahan, Kerugian Negara Capai Rp1,48 Miliar
-
PARIWARA24 jam agoReview Samsung Galaxy A06 HP Entry-Level Terbaik Samsung Tahun Ini dan Berikut Fiturnya

