SEPUTAR KALTIM
Pemprov akan Beri 100 Ribu Pekerja Rentan di Kaltim Jaminan Kecelakaan dan Kematian
Pemprov Kaltim akan memberikan jaminan kecelakaan dan kematian. Bagi 100 ribu pekerja rentan informal, seperti nelayan hingga marbot masjid.
Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim bekerja sama dengan BPJS-Ketenagakerjaan. Akan memberikan asuransi ketenagakerjaan. Yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK). Kepada para pekerja rentan di Bumi Etam.
Penyaluran program bantuan ini akan melalui Biro Kesra Kaltim pada APBD murni. Dan Disnakertrans Kaltim pada APBD Perubahan.
Kepala Dinsos Kaltim Andi Muhammad Ishak menyampaikan program bantuan ini masih harus menunggu pergub terkait diketuk palu dulu. Agar memiliki landasan hukum yang jelas.
“Kami sudah melakukan pergeseran pada APBD murni. Kami juga melakukan collecting dan verifikasi data yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” tutur Ishak, baru-baru ini.
Sambil menunggu pergub, Dinsos mulai mengumpulkan data calon penerima. Pekerja rentan di sini maksudnya orang-orang yang bekerja di sektor non formal. Tidak mendapat gaji bulanan dan pendapatan di bawah standar. Serta memiliki risiko tinggi terhadap gejolak ekonomi, kecelakaan kerja, hingga kematian saat bekerja.
Yang tercakup dalam klasifikasi pekerja rentan di antaranya nelayan, petani, pedagang kaki lima, hingga orang-orang yang bekerja di rumah ibadah seperti marbot masjid.
“Sekarang kami telah mengumpulkan 60 ribu, mudah-mudahan kami dapat mengumpulkan tambahan data tersebut,” lanjut Ishak.
Menghimpun data calon penerima ini tidak mudah, kata Ishak. Untuk itu, Dinsos Kaltim turut menggandeng BPJS-Kesehatan, karena sudah memiliki database. Sambil menunggu usulan-usulan nama dari kabupaten/kota di Kalimantan Timur.
Demi menghindari kerancuan data yang berujung pemberian bantuan salah alamat. Ishak mengatakan kalau proses verifikasinya dilakukan dengan cermat dan berlapis.
Ia menegaskan lagi, bahwa program bantuan ini hanya mencakup JKK dan JK saja. Tidak termasuk Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun. (mhn/dra)
-
NUSANTARA5 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA3 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA2 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA2 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA3 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
NUSANTARA2 hari agoBukti Pembinaan Mendunia Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra Ukir Sejarah di World Supersport Australia, Selanjutnya Targetkan Juara Race

