SAMARINDA
Soal Maju Tidaknya di Pilgub Kaltim, Andi Harun Tunggu Momen Usai Pilpres
Wali Kota Samarinda Andi Harun belum solid bakal melanjutkan kepemimpinan di Kota Tepian atau maju dalam Pemilihan Gubernur Kaltim. Setelah Pilpres, ia baru serius memutuskan.
Tahun Politik 2024 sudah di depan mata. Pemilihan wakil rakyat, Presiden dan Wapres hingga kepala daerah gubernur dan bupati/wali kota akan digelar di tahun yang sama.
Wali Kota Samarinda Andi Harun termasuk tokoh yang kerap jadi sasaran pertanyaan lanjutan langkah politiknya ke depan, mengingat cukup banyak dukungan untuk maju ke kontestasi Pilgub 2024 mendatang. Dukungan itu bahkan telah bermunculan sejak 2022 lalu.
Sentuhan kepemimpinannya di Samarinda juga dinilai cukup baik, seperti intensitas banjir yang menurun, perbaikan jalan, renovasi bangunan, Probebaya, dan lainnya.
Pada Agustus 2023, media ini menanyakan Andi Harun soal kemungkinan maju dalam Pilgub. Namun Andi menjawab masih ingin fokus pada tugasnya membangun Kota Samarinda.
“Tugas wali kota belum selesai. Untuk memberi rasa hormat dan bangga kepada warga, saya ingin konsentrasi dulu membangun Samarinda,” jelas Andi Harun kala itu.
DUKUNGAN TERBELAH
Kali ini, ketika ditanya hal serupa, Andi Harun belum juga tegas atas keputusannya. Sementara dukungan dari masyarakat terbelah dua. Sebagian mendukung untuk tetap menjadi Wali Kota Samarinda, sebagian lain meminta maju menjadi Gubernur Kaltim.
“Ya pertama tentu saya akan mendengarkan suara masyarakat, bahasa masyarakat, permintaan masyarakat. Itu yang jadi landasan keputusan,” tuturnya.
Namun, Andi Harun menyebut keputusan dari langkah politiknya akan dipikirkan setelah Pilpres.
“Nanti setelah Pilpres, saya akan kembali ke masyarakat, berusaha untuk menangkap aspirasi untuk kesekian kalinya. Kemana arah warga, di situ lah kecenderungan saya,” tambahnya.
Jika kelak ternyata tidak maju pada Pilgub, Andi Harun akan tetap berupaya memberi perhatian dan berkontribusi terhadap figur Gubernur Kaltim.
“Setidaknya membantu mengkomunikasikan kepada masyarakat, kita butuh figur yang membangun Kaltim secara jujur, secara sungguh-sungguh ke depan. Kita juga belum melihat figur-figur calon gubernur yang secara resmi menampilkan sosoknya sebagai yang benar-benar serius akan maju,” sebutnya.
Andi Harun meminta kepada masyarakat agar dalam momen Pilgub Kaltim bisa lebih teliti memilih pemimpin. Sebab lima tahun bukanlah waktu yang singkat untuk merasakan berbagai kebijakan.
Terutama sosok yang akan mampu membangun konektivitas di 10 kabupaten atau kota, kemudian mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hingga memastikan pembangunan perekonomian dan investasi di Kaltim agar semakin meningkat.
“Kita harus memanfaatkan momentum pembangunan IKN sebagai kesempatan untuk mengakselerasi pembangunan di 10 kabupaten/kota yang bisa beradaptasi dengan pembangunan IKN. Yang dibangun sebagai ibu kota berkelas dunia,” pungkasnya. (ens/gdc)
-
OLAHRAGA4 hari agoSIWO PWI Kaltim Dipastikan Masuk Kepengurusan KONI 2026-2030, Polemik Berakhir
-
BALIKPAPAN4 hari agoSatu Jemaah Wafat di Tanah Suci, 359 Jemaah Kloter Balikpapan Kembali dengan Selamat
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoKADIN Kaltim Siapkan Program Besar, Fokus Cetak SDM Unggul dan Perkuat UMKM
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoMassa Aksi Kecewa, Hak Angket DPRD Kaltim Kembali Tertunda
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoHarga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Sebut Ikuti Harga Minyak Dunia
-
BONTANG4 hari agoYamaha Goes to School Hadir di Bontang, Siswa Belajar Kreatif Lewat Buket Bunga dan Dekorasi Kue
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKejati Kaltim Bongkar Dugaan Praktik Tambang Ilegal Bertahun-Tahun, Satu Tersangka Ditahan
-
POLITIK2 hari agoPAN Buka Alasan Absen di Paripurna Hak Angket, Darlis: Kami Patuh Instruksi DPP

