PPU
Cegah Penyebaran Virus Rabies, Dinas Pertanian PPU Buka Layanan Panggilan ke Rumah
Pelayanan vaksin rabies dari rumah ke rumah dilakukan oleh Dinas Pertanian PPU untuk menekan penyebaran virus rabies pada hewan seperti anjing, kucing, dan kera.
Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), melayani panggilan dari rumah ke rumah untuk vaksinasi hewan peliharaan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus rabies di daerah itu.
“Selama empat tahun terakhir kabupaten bebas dari rabies,” ujar Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto di Penajam, Senin 15 Juli 2024.
Vaksinasi ini dilakukan kepada hewan yang bisa membawa virus rabies seperti anjing, kucing, dan kera. Kalau hewan liar selama bisa ditangkap, juga divaksin virus rabies.
Saat ini, pihaknya sedang menyiapkan posko vaksinasi hewan peliharaan di Kelurahan Gunung Steleng dan Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi hewan peliharaan dapat mendatangi petugas di posko tersebut.
Informasi ini sudah disebarkan melalui media sosial. Masyarakat pun antusias untuk melakukan vaksinasi agar hewan peliharaan terbebas dari virus rabies.
“Kami buka layanan jemput bola atau layanan panggilan dari rumah ke rumah secara gratis, yang sudah diumumkan,” jelasnya.
Vaksinasi virus rabies, lanjut dia, bukan saja menyasar hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan kera, tetapi juga menyasar pada kategori hewan pembawa virus rabies.
Dana vaksinasi rabies, dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim.
Jika kurang maka penambahan vaksin dapat dilakukan dengan catatan vaksin masih tersedia atau ada limpahan dari kabupaten atau kota lainnya.
Kabupaten Penajam Paser Utara setiap tahun mendapatkan 3.000 dosis vaksin virus rabies yang bersumber dari APBD Kaltim.
“Kami targetkan untuk tahun ini vaksin virus rabies terserap hingga 2.000 dosis dengan petugas di lapangan dari Bidang pPeternakan dan Kesehatan Hewan,” katanya.
Ia mengatakan hingga kini tercatat sekitar 70 persen vaksin virus rabies sudah digunakan untuk vaksinasi hewan peliharaan masyarakat. (rw)
-
OLAHRAGA4 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
OLAHRAGA3 hari agoBorneo FC Diunggulkan atas PSIM, Tapi Misi Bangkit Tuan Rumah Bisa Jadi Ancaman
-
VIRAL4 hari agoKontroversi Raffi Ahmad dan Willie Salim Meluas, Artis Ikut Call Out hingga RANS Carnival Terdampak
-
OLAHRAGA4 hari agoDulu Akhir Pekan Identik Nongkrong, Sekarang Banyak Anak Muda Pilih Olahraga
-
NUSANTARA4 hari agoDari Konten ke Aksi Nyata, Kreator Kaltim Tanam 1.000 Pohon di Tahura Soeharto
-
OLAHRAGA4 hari agoBukan Sekadar Latihan, Ini yang Dimatangkan Borneo FC Sebelum Hadapi PSIM
-
VIRAL3 hari agoPolda Metro Minta Maaf, Raffi Klarifikasi, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Bukan Mahasiswa

