Connect with us

BALIKPAPAN

Efisiensi Anggaran Pangkas Reses dan Dialog Warga DPRD Balikpapan

Published

on

Efisiensi anggaran berdampak pada berkurangnya kegiatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Agenda reses dan dialog warga mengalami penurunan frekuensi.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, mengatakan keterbatasan anggaran memaksa penyesuaian jadwal kerja, termasuk rapat dengar pendapat (RDP) dan kegiatan turun ke lapangan.

“Seluruh agenda harus dijadwalkan lebih efisien agar fungsi DPRD tetap berjalan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, reses yang sebelumnya dapat dilakukan hingga tiga kali dalam setahun kini hanya dilaksanakan satu kali. Sementara itu, dialog warga yang biasanya digelar empat hingga lima kali dalam setahun juga berkurang menjadi satu kali.

Menurut Yono, kondisi tersebut berdampak pada optimalisasi penyerapan aspirasi masyarakat.

“Padahal kegiatan ini menjadi sarana utama bagi anggota dewan untuk mendengar langsung keluhan masyarakat,” katanya.

Meski demikian, DPRD berupaya tetap menjalankan fungsi pengawasan dan representasi melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) serta forum-forum bersama pemerintah kota.

Yono menegaskan, pihaknya akan mendorong peningkatan kembali frekuensi reses dalam pembahasan anggaran perubahan mendatang.

“Dengan pertemuan yang lebih rutin, kami bisa lebih cepat mengetahui persoalan di masyarakat dan menindaklanjutinya,” ujarnya.

DPRD berharap alokasi anggaran untuk kegiatan yang berkaitan langsung dengan masyarakat dapat ditingkatkan kembali agar fungsi representasi dan pengawasan tetap berjalan optimal. (adv/man/am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.