BALIKPAPAN
Pendidikan, Air Bersih, dan Antrean BBM Masih Jadi keluhan Warga Kota Balikpapan, Damayanti Siap Akomodir ke Pemprov Kaltim

Setelah melakukan reses ke sejumlah titik di Kota Balikpapan, Anggota DPRD Kaltim Damayanti mendapati keluhan soal pendidikan, air bersih, dan antrean BBM. Dirinya siap mengakomodir ke Pemprov Kaltim.
Lembaga legislatif alias Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) merupakan lembaga yang bertugas menyambungkan antara masyarakat dengan pemerintah daerah. Agar kebutuhan-kebutuhan di ranah publik dan masyarakat dapat terpenuhi.
Secara teknis anggota DPRD bertugas menampung aspirasi masyarakat. Yang kemudian dieksekusi melalui fungsi penganggaran, pembuat aturan daerah, hingga mengawal dan mengawasi kebijakan pemerintah daerah untuk masyarakat.
Beberapa waktu lalu seluruh Anggota DPRD Kaltim turun ke lapangan. Bertemu dengan masyarakat pada masing-masing daerah pemilihan (dapil)-nya untuk menyerap aspirasi melalui agenda reses. Dilakukan di sejumlah titik.
Bawa Aspirasi Warga ke Dewan
Begitu pula Anggota DPRD Kaltim Damayanti yang telah menampung aspirasi masyarakat melalui reses di Kota Balikpapan sebagai dapilnya. Dia mendengar sejumlah keluhan masyarakat yang perlu menjadi perhatian pemerintah.
Beberapa masalah yang menjadi keluhan, di antaranya tidak meratanya jumlah sekolah tingkat SMA/SMK di Kota Balikpapan. Tidak semua kecamatan memiliki sekolah tingkat akhir itu. Utamanya jika menggunakan sistem zonasi.
Sehingga tidak semua lulusan SMP di Kota Balikpapan dapat tertampung di SMA/SMK negeri. Masih banyak lulusan yang terpaksa masuk swasta dengan biaya yang tinggi. Masyarakat minta agar jumlah sekolah ditambah hingga merata.
“SMA/SMK di Balikpapan, masih minim dan persebarannya tidak merata harapannya ada pemerataan,” kata Damayanti baru-baru ini.
Selain masalah pendidikan, ketersediaan air bersih dan antrean BBM di SPBU juga masih menjadi masalah yang dihadapi oleh warga Kota Balikpapan. Damayanti berharap bisa mengakomodir aspirasi-aspirasi tersebut.
“Itu yang akan kita perjuangkan,” pungkasnya. (adv/ens/fth)
-
BALIKPAPAN5 hari agoBuruan! September Jadi Kesempatan Terakhir Dapat Yamaha Grand Filano di Lokale Café Balikpapan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari ago134 Hotspot Terdeteksi di Kaltim, Asap Mulai Ganggu Penerbangan dan Aktivitas Warga
-
BALIKPAPAN17 jam ago160 Masjid di 8Kalimantan Terhubung Internet Lewat Program Masjid Berdaya Indosat
-
NUSANTARA3 hari agoClan of Classy Vol.3 Yogyakarta, Healing Sejenak Sambil Eksplorasi Kopeng dan Ambarawa
-
OLAHRAGA4 hari agoBangkit dari DNF, Sabian Fathul Ilmi Finis Keempat di Motegi
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoISPU Kaltim Memburuk, Kutai Barat Masuk Kategori Berbahaya dengan Nilai 363
-
BERAU13 jam agoKabut Asap Karhutla, Sekolah di Berau Terapkan Belajar dari Rumah hingga 19 September

