PARIWARA
Perkuat Kolaborasi, Dinas Kesehatan se-Kaltim Gelar Pertemuan

Sebagai komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur bersama Kabupaten / Kota se-Kaltim mengadakan pertemuan.
Pertemuan tersebut untuk peningkatan kolaborasi promosi kesehatan dengan lintas program provinsi / kabupaten / kota di Kaltim tahun 2024.
Kegiatan ini dihadiri peserta dari lintas program dan lintas sektor, selama tiga hari yakni 4-6 November 2024.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Fitnawati menegaskan, pentingnya peran promosi kesehatan dalam mendukung peningkatan capaian lintas program di dinas kesehatan provinsi/kab/kota.
Upaya promkes seperti penguatan bidang kesehatan di posyandu, pendidikan kesehatan disatuan pendidikan, penggerakan masyarakat dan kemitraan, penyebarluasan informasi dan edukasi dan penguatan pendekatan promosi.
Tingginya kasus kematian akibat penyakit tidak menular membutuhkan upaya promotif preventif agar masyarakat dapat tercegah dari berbagai penyakit tidak menular tersebut.
Upaya promosi kesehatan yang telah dilakukan untuk menanggulangi tingginya kasus penyakit tidak menular yaitu melalui Implementasi kebijakan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).
“GERMAS ini telah dilakukan oleh provinsi dan kab/kota yang ada di Kaltim, selain itu penerapan insentif Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) kepada tenaga kerja kesehatan perlu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan promotif dan preventif di Puskesmas,” ujar Fitnawati.
Dirinya juga menjelaskan, maksud dari Pertemuan Peningkatan Kolaborasi Promkes Dengan Lintas Program Provinsi/Kab/Kota di Kaltim Tahun 2024 ini adalah untuk sinkronosasi data capaian lintas program, meningkatkan strategi program dan komitmen pimpinan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Dengan begitu, diharapkan kita dapat meningkatkan klolaborasi yaitu berupa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi serta tindak lanjut sehingga dapat menciptakan adanya peningkatan peran pemerintah daerah dalam implementasi promosi kesehatan, terutama penyebarluasan informasi kesehatan KIE,” imbuhnya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Horison Ultima Balikpapan ini dirangkai dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber yakni dari Kemeterian Kesehatan RI, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim, Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dan Dinas Kesehatan kota Balikpapan.
Adapun Pertemuan Peningkatan Kolaborasi Promkes Dengan Lintas Program Dinas Kesehatan Provinsi/Kab/Kota Tahun 2024 merupakan momen penting dalam mengukur efektivitas dan dampak dari program-program yang telah dijalankan.
Evaluasi ini membantu kita memahami sejauh mana program promosi kesehatan telah mencapai tujuannya dan memberikan wawasan untuk perbaikan di masa depan. Singkronisasi data diperlukan sebagai evaluasi pencatatan pelaporan dan mengukur keberhasilan program.
Agenda ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kalimantan Timur. Kolaborasi yang solid dan evaluasi berkala menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan tujuan tersebut. (dinkes/am)
-
PARIWARA5 hari agoReview Samsung Galaxy A06 HP Entry-Level Terbaik Samsung Tahun Ini dan Berikut Fiturnya
-
NUSANTARA5 hari agoDari Pesisir Selatan Sulawesi hingga Negeri di Atas Awan Toraja, GEAR ULTIMA Tuntaskan Etape Perdana Celebes Expedition
-
SAMARINDA4 hari agoMahasiswa Desak Hak Angket DPRD Kaltim Segera Diparipurnakan, Soroti Harga BBM hingga Dugaan Pemborosan Anggaran
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDelapan Tersangka Korupsi KUR Bank BUMN di Samarinda Ditahan, Kerugian Negara Capai Rp1,48 Miliar
-
SEPUTAR KALTIM16 jam agoPemprov Kaltim Buka Seleksi Komisaris dan Direksi BUMD 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
-
SAMARINDA4 hari agoIzin Andalalin Kafe NORDU Disorot, Dishub Samarinda Tunggu Arahan Wali Kota Usai Rapat Internal
-
SAMARINDA4 hari agoPemkot Samarinda Cairkan Gaji ke-13 Juni Ini, BPKAD Pastikan Tak Terdampak Pemotongan TKD
-
BERITA4 hari agoMAXi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajahi Lombok 360 Derajat, Padukan Wisata, Budaya dan Aksi Lingkungan

