Connect with us

BERITA

Viral Dokter RSUD Inche Abdoel Moeis Diduga Komentari Pasien di Media Sosial, Nama dr. Renanda Jadi Sorotan

Published

on

Nama seorang dokter yang bertugas di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Sosok tersebut disebut-sebut sebagai dr. Renanda Maulidya Fadyla, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul), setelah beredar tangkapan layar yang diduga berisi komentar mengenai pasien.

Unggahan tersebut viral di sejumlah akun Instagram lokal, salah satunya @kaltimfolks, dan memicu beragam reaksi warganet. Dalam narasi yang beredar, dr. Renanda disebut bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD Inche Abdoel Moeis terkait isi komentar yang beredar maupun dugaan keterlibatan dokter yang bersangkutan.

Sosok dr. Renanda Tercatat Aktif dalam Kegiatan Rumah Sakit

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, nama dr. Renanda Maulidya Fadyla memang tercantum dalam sejumlah kegiatan resmi RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda.

Ia beberapa kali menjadi presentan dalam kegiatan Morning Report yang rutin diselenggarakan rumah sakit sebagai media pembelajaran bagi tenaga medis. Dokumentasi kegiatan tersebut dipublikasikan melalui akun media sosial resmi RSUD Inche Abdoel Moeis.

Selain itu, dr. Renanda juga tercatat terlibat dalam kegiatan sosialisasi layanan rumah sakit yang digelar pada Juli 2026. Pihak RSUD bahkan pernah mengumumkan ucapan selamat bergabung dan bertugas kepada dr. Renanda melalui akun resmi rumah sakit pada tahun 2025.

Belum Ada Klarifikasi Resmi, Publik Diminta Tidak Berspekulasi

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut etika profesi tenaga kesehatan dan hubungan dokter dengan pasien. Namun demikian, informasi yang beredar di media sosial belum dapat dipastikan kebenarannya secara menyeluruh.

Pihak rumah sakit sebelumnya pernah memberikan klarifikasi dalam kasus berbeda terkait percakapan yang diduga berasal dari grup internal IGD. Saat itu, manajemen menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak benar dan mengakui adanya keteledoran dalam penanganan situasi tersebut.

Sampai saat ini belum ditemukan pernyataan resmi terbaru dari Direktur RSUD Inche Abdoel Moeis maupun dari dr. Renanda Maulidya Fadyla mengenai unggahan yang sedang viral tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru menyimpulkan atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menunggu hasil klarifikasi dari pihak yang berwenang. (Am)

POPULER