PARIWARA
Break Time Bareng AEROX, Cara Yamaha Dekatkan AEROX ALPHA dengan Generasi Muda
Waktu istirahat di sekolah biasanya identik dengan ngobrol dan bercanda bersama teman. Namun, lewat program Break Time Bareng AEROX, Yamaha mengemas momen tersebut menjadi lebih ramai dengan olahraga, musik, seni hingga edukasi keselamatan berkendara.
Program ini menjadi salah satu cara Yamaha mendekatkan AEROX ALPHA dengan generasi muda. Tak hanya melalui kegiatan komunitas seperti We Are AEROX Society dan Gathering Team AEROX (GTA), Yamaha juga membawa aktivitas tersebut langsung ke lingkungan sekolah.
Break Time Bareng AEROX berlangsung sepanjang Juni hingga Desember 2026 dan menyambangi enam SMA dan SMK di wilayah Jabodetabek. Ribuan pelajar dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang dirancang menyerupai pentas seni maupun class meeting.
Para siswa bisa mengikuti kegiatan sesuai minat, mulai dari kompetisi olahraga hingga pertunjukan seni. Di sela kegiatan tersebut, Yamaha juga memperkenalkan karakter serta teknologi yang dibawa AEROX ALPHA.
“Break Time Bareng AEROX merupakan salah satu bentuk upaya Yamaha untuk terus mendekatkan produk-produk terbaru kami kepada konsumen muda Indonesia. Terlebih di segmen AEROX ALPHA, sepeda motor kini tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga harus mampu mendukung gaya hidup penggunanya, mulai dari tampilan, hobi, hingga interaksi di dalam komunitas sosial,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
Futsal, Band dan Tari Ramaikan Sekolah

Memasuki September, Break Time Bareng AEROX telah menyambangi sekolah ketiga, yakni SMK Karya Guna 1 Bekasi pada Kamis (17/9/2026).Sebelumnya, kegiatan serupa telah berlangsung di SMA Negeri 51 Jakarta dan SMA Negeri 2 Jakarta.
Di SMK Karya Guna 1 Bekasi, suasana kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas yang dekat dengan keseharian pelajar. Ada kompetisi futsal, lomba band hingga pertunjukan tari.
Lapangan futsal menjadi tempat para siswa menunjukkan kemampuan sekaligus semangat kompetisi. Sementara panggung musik dan tari memberi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas dan menunjukkan gaya masing-masing.
Konsep tersebut sengaja dipilih untuk mendekatkan AEROX ALPHA dengan karakter anak muda yang aktif, dinamis, percaya diri dan menyukai aktivitas yang berbeda.
Selain hiburan, Yamaha juga menyisipkan edukasi keselamatan berkendara melalui Yamaha Riding Academy (YRA).
Dalam kampanye #PILIHSELAMAT, para siswa mendapatkan materi mengenai pentingnya membangun safety mind sebelum berkendara.
Belajar Safety Riding Hingga Coba AEROX ALPHA

Edukasi tidak berhenti pada teori. Para peserta juga mendapatkan praktik dasar berkendara bersama instruktur YRA.
Materi yang diberikan antara lain posisi berkendara yang benar atau riding posture, teknik pengereman, bermanuver hingga menjaga keseimbangan dan stabilitas sepeda motor.
Setelah mengikuti sesi edukasi, peserta juga berkesempatan mencoba langsung AEROX ALPHA melalui sesi test ride.
Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah Yamaha Electric Continuously Variable Transmission (YECVT). Teknologi tersebut menjadi bagian dari sistem yang menghadirkan sensasi berkendara “TURBO” melalui fitur Y-Shift dan pilihan Riding Mode.
Bagi sebagian pelajar, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal teknologi sepeda motor secara langsung, bukan hanya melalui informasi produk.
“Acaranya seru karena saya tidak hanya bisa mengikuti berbagai kegiatan bersama teman-teman, tetapi juga jadi lebih mengenal produk Yamaha, khususnya AEROX ALPHA. Ternyata motor ini punya teknologi YECVT yang bisa memberikan sensasi ‘TURBO’. Rasanya seperti mengendarai motor bergigi, tetapi dalam versi matik sehingga lebih praktis dan menyenangkan,” ungkap Derry, salah satu peserta Break Time Bareng AEROX di SMK Karya Guna 1 Bekasi.
Setelah SMK Karya Guna 1 Bekasi, rangkaian Break Time Bareng AEROX masih akan berlanjut ke sekolah lain di wilayah Jabodetabek hingga Desember 2026.
Lewat kegiatan tersebut, Yamaha tidak hanya membawa AEROX ALPHA lebih dekat dengan pelajar, tetapi juga menggabungkan aktivitas hiburan, kreativitas dan edukasi keselamatan berkendara dalam satu rangkaian kegiatan. (Am)
-
NUSANTARA4 hari agoAdik Presiden Prabowo Sebut Hutan Rusak Jadi Sumber Karhutla, 12,7 Juta Hektare Disiapkan untuk B50-B100
-
FEATURE5 hari agoPameran Di Balik Situs Angkat Kisah Sejarah Kaltim dan Kaltara Lewat Seni Rupa
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoPemprov Kaltim Siapkan Surat Edaran Pembatasan Peredaran Vape
-
POLITIK5 hari agoRudy Mas’ud ke Singapura untuk Medical Check Up, Pemprov Jelaskan Izin Perjalanan
-
KUKAR4 hari agoDesa Penghubung IKN Jadi Lokasi TMMD ke-130 di Kukar
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoEl Nino Kuat Berlanjut hingga 2027, Kaltim Diminta Waspadai Kemarau Panjang dan Bencana Hidrometeorologi
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoMediasi Kasus Dugaan Kelalaian Dokter RSUD AWS Buntu, Keluarga Pasien Tempuh Jalur Hukum
-
NUSANTARA5 hari agoApresiasi Konsumen, Yamaha Ajak Nonton Langsung MotoGP Mandalika dan Wisata Lombok

