Connect with us

GAYA HIDUP

Jalan Kaki Bukan Sekadar Olahraga, Anak Muda Samarinda Mulai Menjelajah Kota dengan Cara Berbeda

Published

on

Aktivitas berjalan kaki bisa menjadi cara sederhana untuk menikmati suasana kota, menjaga kebugaran, sekaligus mengenal lingkungan sekitar. (Ist)

Menikmati kota tidak harus selalu menggunakan kendaraan atau menghabiskan uang di tempat nongkrong. Belakangan, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki mulai mendapat tempat tersendiri di kalangan anak muda. Selain membuat tubuh lebih aktif, kegiatan ini juga menjadi cara untuk mengenal lingkungan sekitar dengan lebih dekat.

Di Samarinda, aktivitas berjalan kaki bahkan mulai berkembang dalam berbagai bentuk komunitas. Ada yang mengemasnya sebagai wisata gang, berjalan menyusuri sudut kota, hingga kegiatan kreatif sambil belajar dan berinteraksi.

Kebiasaan yang dulu dianggap sekadar aktivitas untuk berpindah tempat itu kini punya makna berbeda. Jalan kaki bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu luang, mencari pengalaman baru, sekaligus bertemu orang-orang dengan ketertarikan serupa.

Menyusuri Kota Tak Harus Selalu Naik Kendaraan

Selama ini, banyak orang terbiasa menggunakan sepeda motor bahkan untuk perjalanan jarak dekat. Padahal, ada banyak sudut kota yang justru menarik dinikmati dengan berjalan kaki.

Di Samarinda, kawasan Tepian Mahakam, Teras Samarinda, hingga sejumlah lingkungan permukiman memiliki suasana yang bisa dinikmati secara berbeda ketika tidak terburu-buru.

Berjalan kaki membuat seseorang punya kesempatan memperhatikan hal-hal kecil yang sering terlewat saat berkendara. Mulai dari suasana jalan, aktivitas warga, bangunan lama, sampai jajanan yang mungkin belum pernah dicoba.

Fenomena ini juga mulai terlihat melalui kemunculan komunitas jalan kaki. RRI Samarinda pada Juni 2026 melaporkan berkembangnya sejumlah kegiatan berbasis jalan kaki, mulai dari walking tour hingga wisata gang.

Kontributor Susur Gang Samarinda, Wahyu Musyifa, menyebut kegiatan berjalan kaki kini dikembangkan dengan berbagai konsep. Ada kelompok yang berjalan sambil menggambar, belajar bahasa Inggris, hingga mengenal lingkungan sekitar.

Artinya, jalan kaki tidak harus selalu tentang mengejar jumlah langkah atau membakar kalori. Ada pengalaman sosial dan pengetahuan yang bisa diperoleh selama perjalanan.

Murah, Sederhana, tetapi Bisa Jadi Pengalaman Baru

Salah satu hal menarik dari aktivitas ini adalah tidak membutuhkan banyak perlengkapan. Sepasang alas kaki yang nyaman, pakaian sesuai cuaca, air minum, dan rute yang aman sudah cukup untuk memulai.

Bagi yang ingin mencoba, tidak perlu langsung berjalan jauh. Mulailah dari lingkungan rumah, kemudian pilih kawasan yang memiliki jalur pejalan kaki dan suasana nyaman.

Bisa juga mengajak teman agar perjalanan terasa lebih menyenangkan. Sesekali berhenti untuk menikmati pemandangan atau membeli jajanan lokal juga dapat menjadi bagian dari pengalaman.

Meski begitu, keselamatan tetap perlu diperhatikan. Pilih waktu yang tidak terlalu panas, hindari jalur kendaraan yang padat, dan jangan memaksakan diri ketika kondisi tubuh tidak memungkinkan.

Berjalan kaki juga bukan berarti semua perjalanan harus dilakukan tanpa kendaraan. Untuk jarak jauh atau kawasan yang tidak memiliki fasilitas pejalan kaki memadai, transportasi tetap menjadi pilihan yang lebih aman.

Pada akhirnya, mengenal kota sendiri tidak selalu membutuhkan perjalanan mahal. Terkadang, cukup meluangkan waktu untuk berjalan lebih pelan, melihat lingkungan sekitar, dan menikmati suasana yang selama ini hanya dilewati begitu saja. (Am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER