Connect with us

OLAHRAGA

Borneo FC Tertahan PSM, Posisi Klasemen Tertekan, Misi Bangkit Menanti

Published

on

Pemain Borneo FC Samarinda berusaha mempertahankan penguasaan bola saat menghadapi PSM Makassar dalam lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Sabtu (7/11/2026). (MO Borneo FC)

Borneo FC Samarinda belum berhasil keluar dari tren hasil kurang maksimal setelah kembali gagal meraih kemenangan di BRI Super League 2026/2027. Hasil imbang melawan PSM Makassar membuat Pesut Etam harus segera berbenah, terlebih persaingan papan klasemen semakin ketat.

Sebelumnya, Borneo FC juga harus menelan kekalahan saat menghadapi PSIM Yogyakarta dengan skor 1-2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu, 1 November 2026.

Kesempatan memperbaiki hasil sebenarnya terbuka ketika Pesut Etam menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu, 7 November 2026. Namun, pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-1.

Borneo FC sempat unggul lebih dahulu melalui gol Juan Villa pada menit ke-44. Gol tersebut lahir setelah menerima umpan Gabriel Da Silva Oliveira.

Akan tetapi, keunggulan tuan rumah tidak bertahan hingga pertandingan berakhir. PSM Makassar berhasil menyamakan kedudukan melalui Achmat Fahrul Aditia pada menit ke-54.

Situasi pertandingan sempat menguntungkan Borneo FC setelah PSM kehilangan dua pemain akibat kartu merah. Muhammad Mufli Hidayat diusir pada menit ke-67, disusul Stefan Jevtoski pada menit ke-99.

Meski unggul jumlah pemain, Borneo FC tetap tidak mampu menambah gol untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

Posisi Klasemen Jadi Pekerjaan Rumah

Hasil tersebut membuat Borneo FC masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin dari delapan pertandingan.

Catatan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi tim asuhan Mauro Jeronimo. Terlebih, Pesut Etam sebelumnya sempat menunjukkan performa menjanjikan, tetapi belum mampu menjaga konsistensi hasil dalam beberapa pertandingan terakhir.

Dua pertandingan tanpa kemenangan, yakni kekalahan dari PSIM dan hasil imbang melawan PSM, menjadi pengingat bahwa Borneo FC masih harus memperbaiki sejumlah aspek permainan.

Bukan hanya penyelesaian akhir, konsistensi menjaga keunggulan dan kemampuan memanfaatkan situasi pertandingan juga perlu menjadi perhatian.

Misi Bangkit Menanti di Laga Berikutnya

Borneo FC masih memiliki kesempatan memperbaiki keadaan. Setelah pertandingan melawan PSM, Pesut Etam dijadwalkan menghadapi Manila Digger FC dalam lanjutan ASEAN Club Championship Shopee Cup pada 18 November 2026 di Stadion Segiri.

Selanjutnya, Borneo FC akan menjalani pertandingan Super League melawan Isenmulang Kalteng FC pada 22 November 2026 di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya.

Rangkaian pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Mauro Jeronimo dan jajaran pemain untuk mengevaluasi performa sekaligus memperbaiki kekurangan tim.

Pesut Etam tentu membutuhkan hasil positif agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan klasemen. Dukungan suporter dan kemampuan tim mengembalikan kepercayaan diri juga akan menjadi bagian penting dalam upaya kebangkitan Borneo FC.

Kini, tantangannya bukan sekadar kembali meraih kemenangan, melainkan membuktikan bahwa Pesut Etam masih mampu bersaing dan menjaga ambisi di kompetisi musim ini. (Ar)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER