Connect with us

OLAHRAGA

PSM Kehilangan Dua Pemain, Borneo FC Tetap Gagal Amankan Kemenangan di Segiri

Published

on

Pemain Borneo FC berusaha menembus pertahanan PSM Makassar dalam laga di Stadion Segiri, Sabtu (7/11/2026).

Kesempatan Borneo FC Samarinda untuk mengamankan tiga poin di Stadion Segiri sebenarnya terbuka lebar. Namun, meski PSM Makassar harus bermain dengan sembilan pemain pada penghujung laga, Pesut Etam tetap gagal menambah gol dan harus puas bermain imbang 1-1.

Pertandingan pekan kesembilan Super League 2026/2027 tersebut berlangsung di Stadion Segiri, Sabtu (7/11/2026). Borneo FC lebih dulu memimpin melalui gol Juan Villa pada akhir babak pertama.

PSM kemudian menyamakan kedudukan lewat Fahrul Aditia pada menit ke-55. Skor kembali imbang 1-1 dan membuat pertandingan semakin ketat.

Situasi berubah ketika PSM kehilangan Mufli Hidayat pada menit ke-64. Dia mendapat kartu merah setelah insiden dengan pemain Borneo FC, Hugo Samir.

PSM Kehilangan Dua Pemain

PSM kembali kehilangan pemain setelah Stefan Jevtoski juga mendapat kartu merah akibat insiden dengan pemain Borneo FC. Juku Eja pun harus melanjutkan pertandingan dengan sembilan pemain.

Keunggulan jumlah pemain menjadi peluang bagi Borneo FC untuk menekan pertahanan lawan. Pesut Etam terus melancarkan serangan pada sisa waktu pertandingan.

Namun, pertahanan PSM mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Tidak ada gol tambahan yang tercipta dan kedua tim harus berbagi satu poin.

Hasil ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi Borneo FC. Bermain di kandang sendiri dan menghadapi lawan yang kehilangan dua pemain seharusnya bisa menjadi kesempatan untuk mengamankan kemenangan.

Gol Juan Villa Belum Cukup

Sebelum drama kartu merah terjadi, Juan Villa sempat membawa Borneo FC unggul melalui gol jarak jauh pada penghujung babak pertama.

Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengantarkan Pesut Etam meraih kemenangan. Fahrul Aditia berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-55 dan membuat PSM kembali memiliki peluang membawa pulang poin dari Samarinda.

Pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo mengakui timnya belum maksimal dalam memanfaatkan peluang. Dia juga menyebut perlu melihat kembali rekaman pertandingan untuk mengevaluasi proses gol yang bersarang di gawang Pesut Etam.

Hasil imbang ini menjadi pekerjaan rumah bagi Borneo FC. Bukan hanya soal menjaga keunggulan, tetapi juga bagaimana memanfaatkan situasi pertandingan ketika lawan berada dalam tekanan dan kekurangan pemain. (ar)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER