OLAHRAGA
Borneo FC Bidik Kebangkitan di Segiri, PSM Makassar Jadi Ujian Berikutnya

Borneo FC Samarinda tak punya banyak waktu untuk larut dalam kekalahan dari PSIM Yogyakarta. Pesut Etam kini menghadapi ujian berikutnya saat menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/11/2026). Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi kesempatan bagi tim asuhan Mauro Jeronimo untuk kembali ke jalur kemenangan.
Borneo FC sebelumnya gagal membawa pulang poin dari markas PSIM setelah kalah 1-2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11/2026). Hasil tersebut membuat pertandingan kandang melawan PSM menjadi penting bagi Pesut Etam.
Apalagi, Borneo FC sedang menjalani periode kompetisi yang padat. Setelah menghadapi PSM, mereka masih harus membagi perhatian ke sejumlah pertandingan domestik dan antarklub Asia.
Stadion Segiri Jadi Modal Pesut Etam
Pertandingan melawan PSM bukan pertemuan pertama kedua tim dalam beberapa musim terakhir. Catatan pertemuan sebelumnya menunjukkan Borneo FC memiliki hasil positif dalam sejumlah duel terakhir.
Pada dua pertemuan terakhir di kompetisi musim sebelumnya, Pesut Etam berhasil mengalahkan PSM dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut diraih di Stadion Segiri pada 3 Januari 2026 dan di markas PSM pada 18 April 2026.
Catatan itu bisa menjadi modal kepercayaan diri bagi Borneo FC. Namun, hasil pertemuan sebelumnya tidak otomatis menjamin pertandingan berikutnya berjalan mudah.
PSM tetap menjadi lawan yang harus diwaspadai. Pesut Etam perlu menjaga konsentrasi sejak awal pertandingan agar tidak kembali kehilangan poin.
Mauro Harus Menentukan Komposisi Terbaik
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, sebelumnya telah mengingatkan bahwa November menjadi periode berat bagi timnya.
Dalam keterangannya kepada I.League pada 1 November 2026, Mauro menyebut perjalanan dan jeda pertandingan yang singkat menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, ia menyiapkan seluruh pemain agar selalu siap ketika mendapat kesempatan tampil.
“Kami berupaya menyiapkan seluruh pemain agar selalu siap saat kesempatan tiba, mereka bisa tampil maksimal, memberikan respons yang positif, serta membuat bangga para penggemar di Samarinda,” ujar Mauro.
Pernyataan tersebut menunjukkan kedalaman skuad menjadi salah satu perhatian pelatih. Rotasi bisa menjadi pilihan, tetapi komposisi pemain tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan.
Kini, perhatian tertuju pada bagaimana Mauro menyiapkan tim untuk menghadapi PSM. Apakah Pesut Etam akan mempertahankan komposisi sebelumnya atau melakukan perubahan setelah kekalahan dari PSIM?
Dukungan publik Stadion Segiri diharapkan bisa menjadi tambahan energi bagi Borneo FC untuk kembali meraih hasil positif.

VIRAL3 hari agoSalam Tiga Jari Viral di Indonesia, Berawal dari Film The Hunger Games hingga Jadi Simbol Perlawanan
OLAHRAGA4 hari agoPorprov Kaltim 2026 Mulai Digelar, 8.709 Atlet dari 10 Daerah Siap Berebut Medali
OLAHRAGA5 hari agoBorneo FC Tumbang di Bantul, Mauro Jeronimo Punya Pekerjaan Rumah di Lini Pertahanan
OLAHRAGA3 hari agoPorwada IV Kaltim 2026 Digelar di Balikpapan, 10 Cabor Siap Dipertandingkan
OLAHRAGA4 hari agoCetak Gol ke Gawang PSIM, Asgal Habib Bisa Jadi Opsi Penting di Lini Depan Borneo FC
PARIWARA4 hari agoYamaha Rangkul Kicau Mania, GEAR ULTIMA Tampil Spesial di Umi Kasum Cup VI
SAMARINDA3 hari agoAndi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,9 Miliar, Pemkot Siapkan Evaluasi
SAMARINDA4 hari agoTiga Direktur Perumda Varia Niaga Jadi Tersangka, Dugaan Korupsi Batu Bara Rp30,97 Miliar







