OLAHRAGA
Cetak Gol ke Gawang PSIM, Asgal Habib Bisa Jadi Opsi Penting di Lini Depan Borneo FC

Di tengah kekalahan Borneo FC Samarinda dari PSIM Yogyakarta, ada satu nama yang tetap mencuri perhatian, yakni Asgal Habib. Pemain tersebut berhasil mencetak gol pembuka Pesut Etam di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu 1 November 2026.
Gol itu memang belum cukup menyelamatkan Borneo FC dari kekalahan 1-2. Namun, kontribusi Asgal menjadi catatan tersendiri bagi tim pelatih, terutama ketika Pesut Etam masih membutuhkan lebih banyak opsi untuk membangun serangan dan mencetak gol.
Asgal mencetak gol pada menit ke-34 setelah Borneo FC berusaha mengambil inisiatif permainan. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan setelah PSIM membalas melalui Adrian Purzycki pada menit ke-57 dan Savio Sheva pada menit ke-64.
Gol Asgal Jadi Catatan Positif di Tengah Kekalahan
Dalam pertandingan tersebut, Borneo FC sempat kesulitan mengembangkan permainan pada awal babak pertama. Namun, Pesut Etam mulai menemukan ritme menjelang turun minum dan berhasil memanfaatkan peluang melalui Asgal.
Gol tersebut menjadi salah satu sisi positif yang bisa dibawa pulang Borneo FC dari Bantul, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Sebelumnya, Borneo FC juga pernah menyoroti persoalan penyelesaian akhir. Setelah menang 2-1 atas PSS Sleman pada 27 Oktober, klub menyebut banyaknya peluang yang gagal dimaksimalkan masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih.
Kondisi itu membuat kontribusi pemain yang mampu menghasilkan gol menjadi penting. Bukan hanya penyerang utama, tetapi juga pemain dari sektor lain yang bisa memberikan ancaman ke gawang lawan.
Kesempatan Asgal Mendapat Peran Lebih Besar?
Gol ke gawang PSIM tentu belum cukup untuk menyimpulkan Asgal akan langsung menjadi pilihan utama. Namun, kontribusi tersebut bisa menjadi modal untuk bersaing mendapatkan kesempatan bermain berikutnya.
Borneo FC masih membutuhkan produktivitas dari seluruh lini. Apalagi, Pesut Etam akan menghadapi rangkaian pertandingan sepanjang November dengan waktu pemulihan yang relatif terbatas.
Kini menarik ditunggu apakah Asgal kembali mendapat kepercayaan Mauro Jeronimo pada pertandingan berikutnya. Borneo FC dijadwalkan menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu 7 November 2026 mendatang.
Bagi Asgal, kesempatan berikutnya bisa menjadi momen untuk membuktikan bahwa gol ke gawang PSIM bukan sekadar kontribusi sesaat, melainkan awal dari peran yang lebih besar bersama Pesut Etam. (Ar)

SAMARINDA5 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
SEPUTAR KALTIM5 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
SEPUTAR KALTIM5 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
NUSANTARA5 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
OLAHRAGA2 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
SEPUTAR KALTIM2 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
INTERNASIONAL5 hari agoSingapura Panggil 10 Perusahaan Terkait Karhutla Indonesia, Kalimantan Ikut Disorot
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoEkspor Udang Windu Kaltim Tembus Rp173 Miliar, Pasar Jepang hingga Amerika Jadi Andalan







