OLAHRAGA
Borneo FC Unggul Statistik, tapi Tumbang 1-2 dari PSIM Yogyakarta

Borneo FC Samarinda pulang tanpa poin dari Bantul meski unggul dalam sejumlah catatan statistik pertandingan. Pesut Etam bahkan sempat memimpin lebih dulu, tetapi keunggulan itu tak cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan 1-2 atas PSIM Yogyakarta.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Borneo FC yang sebenarnya punya peluang membawa pulang hasil positif. Namun, PSIM mampu memanfaatkan momentum pada babak kedua dan membalikkan keadaan di hadapan pendukungnya sendiri.
Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu, 1 November 2026, Borneo FC membuka keunggulan melalui Asgal Habib pada menit ke-33. Gol itu lahir setelah Asgal memanfaatkan umpan panjang Aditya Warman.
Pesut Etam menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Namun, setelah turun minum, pertandingan berubah. PSIM berhasil mencetak dua gol dan mengunci kemenangan.
Statistik Borneo FC Lebih Dominan, PSIM Lebih Efektif
Catatan statistik pertandingan memperlihatkan Borneo FC lebih dominan dalam penguasaan bola dan distribusi umpan. Namun, PSIM justru lebih efektif ketika mendapatkan kesempatan mencetak gol.
Berikut perbandingan statistik PSIM Yogyakarta dan Borneo FC Samarinda:
| Statistik | PSIM | Borneo FC |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 41% | 59% |
| Tembakan tepat sasaran | 6 | 4 |
| Total tembakan | 15 | 12 |
| Akurasi tembakan | 55% | 40% |
| Umpan sukses | 278 | 402 |
| Tendangan sudut | 5 | 7 |
Dari data tersebut, Borneo FC unggul dalam penguasaan bola dengan selisih 18 persen. Pesut Etam juga mencatatkan 402 umpan sukses, jauh di atas PSIM yang membukukan 278 umpan sukses.
Namun, keunggulan itu tidak berbanding lurus dengan produktivitas serangan. PSIM melepaskan 15 tembakan, tiga lebih banyak dibandingkan Borneo FC. Tuan rumah juga mencatatkan enam tembakan tepat sasaran, sementara Pesut Etam hanya empat.
Akurasi tembakan PSIM mencapai 55 persen, sedangkan Borneo FC berada di angka 40 persen. Perbedaan ini memperlihatkan tuan rumah lebih mampu memaksimalkan peluang yang didapatkan.
Dua Gol Babak Kedua Balikkan Keadaan
Memasuki babak kedua, PSIM meningkatkan tekanan. Tuan rumah akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-57 melalui Adrian Purzycki yang menuntaskan umpan Raka Cahyana.
Enam menit berselang, PSIM berbalik unggul. Savio Sheva melepaskan tembakan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper Borneo FC, M Kadu. Skor berubah menjadi 2-1 untuk tuan rumah.
Borneo FC mencoba merespons dengan melakukan tiga pergantian pemain pada menit ke-66. Dika Adi Nurdiansyah, Gabriel Oliveira, dan Van Basty Sousa masuk menggantikan Asgal Habib, Ruben Lopez, serta Aditya Warman.
Pesut Etam terus berusaha mencari gol penyeimbang. Salah satu peluang datang melalui tendangan bebas Juan Villa pada menit ke-77, tetapi kiper Cahya Supriadi masih mampu menggagalkannya.
Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan. Borneo FC pun harus mengakui kemenangan PSIM.
Pesut Etam Kehilangan Poin Penting
Kekalahan ini membuat Borneo FC tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin. Sementara PSIM naik ke posisi ke-15 dengan lima poin.
Bagi PSIM, kemenangan ini menjadi hasil penting karena mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih tiga poin pertama musim ini setelah tujuh pertandingan tanpa kemenangan.
Sebaliknya, Borneo FC harus mengevaluasi kegagalan mempertahankan keunggulan. Statistik pertandingan menunjukkan Pesut Etam mampu menguasai bola dan membangun lebih banyak umpan, tetapi belum cukup efektif untuk mengamankan hasil.
Pertandingan ini menjadi pengingat bahwa dominasi permainan harus diikuti efektivitas di depan gawang. Sebab, pada akhirnya, jumlah peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol tetap menjadi penentu hasil pertandingan. (ar)

SAMARINDA4 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
SEPUTAR KALTIM4 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
SEPUTAR KALTIM4 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
NUSANTARA4 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
OLAHRAGA5 hari agoMenang di Kandang PSS, Mauro Jeronimo Ungkap Pekerjaan Rumah Borneo FC
OLAHRAGA22 jam agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
KUKAR5 hari agoJangan Biarkan Aset Terlantar: Jadikan Tenggarong Pusat Wisata, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Kukar
INTERNASIONAL4 hari agoSingapura Panggil 10 Perusahaan Terkait Karhutla Indonesia, Kalimantan Ikut Disorot






