BALIKPAPAN
Wali Kota Balikpapan Klarifikasi Kelangkaan BBM dan Kunjungan ke London: “Bukan Liburan, tapi Urus Anak Kuliah”
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, memberikan penjelasan terkait dua isu yang mencuat belakangan: kelangkaan BBM di kota tersebut dan kunjungannya ke London. Hal ini disampaikan sebagai respons atas sorotan DPR RI dan pemberitaan publik.
Distribusi BBM Tertunda, Bukan Langka
Rahmad menegaskan bahwa masalah yang terjadi bukanlah kelangkaan BBM, melainkan keterlambatan distribusi dari PT Pertamina.
“Kelangkaan berarti stok tidak ada, sementara ini hanya masalah teknis distribusi dari Pertamina ke depot-depot di Balikpapan,” ujarnya di Ruang Auditorium Nusantara Kantor BPK Perwakilan Prov Kaltim Jl. M. Yamin No.19 Samarinda, Jumat 23 Mei 2025.
Ia menjelaskan, insiden terjadi pada akhir pekan lalu, Sabtu-Minggu, 20-21 Mei ketika distribusi BBM jenis Pertamax terhambat.
Begitu mendapat laporan, Rahmad yang saat itu berada di London langsung memangkas jadwal kunjungannya. Meski seharusnya pulang pada 24-25 Mei, ia memutuskan kembali ke Indonesia pada Minggu, 21 Mei malam.
“Saya langsung berkoordinasi dengan Pertamina pusat dan regional via telepon, bahkan dari dalam pesawat. Alhamdulillah, Senin (22 Mei) malam, BBM sudah mulai didistribusikan dari Samarinda, dan stok normal kembali pada Selasa (23 Mei),” jelasnya.
Kunjungan ke London untuk Urusan Pendidikan Anak
Menanggapi isu “liburan ke London”, Rahmad menyatakan bahwa kunjungan tersebut telah mendapat izin resmi dari Menteri Dalam Negeri.
“Saya berada di London sejak 12 Mei untuk mengurus pendaftaran kuliah anak saya yang masih di bawah 18 tahun. Ini kewajiban orang tua, bukan liburan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa kepulangannya dipercepat begitu mengetahui masalah BBM terjadi.
Tinjau Ulang Izin Hotel Royal Suite
Di sisi lain, Rahmad juga menanggapi laporan mengenai keberadaan karaoke “dewasa” di Hotel Royal Suite. Ia mengaku tidak pernah menerbitkan izin untuk aktivitas tersebut.
“Aset itu adalah tanah Pemkot yang dipinjamkan ke pemerintah provinsi untuk kantor, bukan hotel. Kami akan audit izin dan menindak tegas jika ada pelanggaran,” paparnya.
Ia memastikan akan mengevaluasi seluruh izin usaha di lokasi tersebut, termasuk yang terkait alkohol.
“Jika terbukti melanggar, kami tidak akan renew izinnya. Ini bagian dari komitmen kami menjaga norma di Balikpapan,” tambahnya.
Komitmen Transparansi dan Koordinasi
Rahmad menegaskan bahwa Pemkot akan terus memantau kesiapan Pertamina dalam distribusi BBM.
“Jika suatu saat Pertamina tidak mampu menjamin pasokan, kami siap mengambil alih melalui Perusahaan Umum Daerah (Perusda),” ucapnya.
Dengan klarifikasi ini, Rahmad berharap publik memahami bahwa kunjungannya ke London tidak mengganggu respons terhadap masalah kota.
“Prioritas saya tetap masyarakat Balikpapan. Jika ada krisis, saya pasti pulang,” tutupnya. (chanz/sty)
-
OLAHRAGA2 hari agoRider Yamaha Konsisten Kuasai Mandalika Racing Series 2026, Fahmi Basam, Rendi Oding dan M Abid Ashar Tetap Pimpin Klasemen
-
HIBURAN2 hari agoCIMB Niaga Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026, Rayakan Kebersamaan dan Dukung Industri Kreatif Nasional
-
BERITA4 jam agoViral Dokter RSUD Inche Abdoel Moeis Diduga Komentari Pasien di Media Sosial, Nama dr. Renanda Jadi Sorotan
-
NUSANTARA8 jam ago11 Tahun Vakum, Yamaha Cup Race Padang Kembali Pecahkan Antusiasme, Lebih dari 5.000 Penonton Padati Arena
-
PARIWARA1 hari agoYamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue Meluncur, Tampil Retro Summer dengan Nuansa Senja yang Makin Skena
-
SEPUTAR KALTIM12 menit agoDokter RSUD IA Moeis Samarinda Dinonaktifkan Sementara usai Komentar soal Pasien BPJS Viral

