SEPUTAR KALTIM
Bintang Radio Indonesia 2025 Resmi Dibuka, RRI Samarinda Ajak Talenta Muda Ikut Audisi

RRI kembali membuka panggung impian bagi generasi muda Samarinda dan sekitarnya lewat Bintang Radio Indonesia 2025. Ajang pencarian bakat bernyanyi tertua di Indonesia ini siap menyeleksi talenta terbaik dari seluruh penjuru Tanah Air menuju panggung Grand Final di Jakarta.
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) kembali membuka pintu bagi talenta muda Tanah Air melalui kompetisi Bintang Radio Indonesia 2025. Ajang bergengsi ini menjadi wadah bagi generasi muda, khususnya di Samarinda, untuk mengasah bakat tarik suara dan menggapai impian menjadi penyanyi profesional.
Ketua Panitia Bintang Radio Samarinda, Raditia Hamzah, menuturkan bahwa pendaftaran untuk peserta wilayah RRI Samarinda dibuka mulai 1 hingga 31 Agustus 2025. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring maupun luring, dan panitia akan membantu teknis pengisian formulir online.
“Seluruh peserta diwajibkan mengikuti technical meeting pada 31 Agustus 2025 untuk memahami alur dan ketentuan lomba,” terang Raditia saat dikonfirmasi pada Senin, 4 Agustus 2025.
Kompetisi ini dirancang dengan sistem seleksi ketat dan bertahap. Seleksi tingkat Satuan Kerja (Satker) akan berlangsung pada 3–30 September 2025, kemudian dilanjutkan ke tingkat Koordinasi Wilayah (Korwil) pada 5–14 Oktober 2025, dan antar-Korwil pada 16–28 Oktober 2025.
Puncaknya, Grand Final Bintang Radio Indonesia 2025 akan digelar di Jakarta pada 3–8 November 2025, di mana lima pasang finalis terbaik akan menjalani masa karantina dan tampil langsung di RRI Jakarta.
Raditia menambahkan, promosi lebih masif dilakukan tahun ini untuk menjaring lebih banyak peserta dari Kalimantan Timur, terutama melalui media sosial.
“Kami ingin menjaring lebih banyak peserta dari Kalimantan Timur dengan sistem yang lebih tertata dan promosi yang menyasar generasi muda,” ujarnya.
Syarat peserta antara lain:
Warga Negara Indonesia (WNI)
Berusia 16–25 tahun per 1 November 2025
Tidak sedang hamil
Belum pernah menjadi juara nasional
Wajib menyertakan kartu identitas resmi (KTP atau kartu pelajar/mahasiswa)
Selain itu, peserta diminta mengunggah video menyanyi ke media sosial dengan tagar resmi. Penilaian akan dilakukan melalui kombinasi antara penilaian juri dan sistem voting.
“Lagu yang dibawakan wajib mencakup genre pop daerah sebagai bentuk pelestarian budaya lokal,” tutup Raditia. (Prb/ty/portalkaltim/sty)
-
GAYA HIDUP4 hari agoEkonomi Lagi Sulit? Ini 9 Cara Healing Murah Meriah Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoKasus Ajudan Gubernur Kaltim Usai Demo, Bagaimana Perkembangan Terbarunya?
-
POLITIK4 hari agoWagub Seno Aji Minta Maaf ke Prabowo Usai Absen Rakornas, Pilih Tangani Karhutla Kaltim
-
SAMARINDA2 hari agoPolresta Samarinda Amankan 37 Orang Dugaan Pencurian Kabel Bermodus Penggalian Jalan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoAntrean BBM di Kaltim Belum Tuntas, Rudy Mas’ud Minta Pertamina Jaga Pasokan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKarhutla Kaltim Mulai Menurun, Apakah Ancaman Asap dan Kekeringan Sudah Berakhir?
-
POLITIK5 hari agoUsai Demo Besar di Samarinda, Ini Janji Rudy Mas’ud kepada Mahasiswa
-
SAMARINDA3 hari agoLebih dari 60 Titik Galian Ditemukan di Samarinda, Dugaan Pencurian Kabel Bikin Wali Kota Turun Tangan

