BALIKPAPAN
Layanan Nataru Usai, Bandara SAMS Sepinggan Catat 360 Ribu Penumpang dan 18 Penerbangan Divert
Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan layani 360.328 penumpang selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sementara itu, akibat cuaca buruk, memaksa 18 penerbangan untuk melakukan pengalihan rute atau pendaratan. Simak data lengkapnya.
Periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, resmi berakhir. Sepanjang masa liburan tersebut, bandara kebanggaan Kalimantan Timur ini mencatat pergerakan lalu lintas udara yang dinamis. Mulai dari lonjakan penumpang hingga kendala operasional akibat cuaca ekstrem.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengungkapkan bahwa total pergerakan penumpang, mencapai angka ratusan ribu orang selama posko Nataru beroperasi. Baik itu kedatangan maupun keberangkatan.
“Kurang lebih terdapat 360.328 penumpang yang datang dan berangkat melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan,” ujarnya di Balikpapan, Selasa 6 Januari 2026.
Pulih Lebih Baik dari Pra-Pandemi
Iwan memaparkan data komparatif terkait tingkat pemulihan penumpang (recovery rate). Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 atau sebelum pandemi Covid-19 melanda, trafik penumpang saat ini telah pulih melampaui kondisi normal dengan rasio mencapai 105 persen.
Meski demikian, jika disandingkan dengan catatan tahun 2024, volume penumpang tahun ini mengalami koreksi penurunan sebesar 8,2 persen.
Terkait distribusi kepadatan, puncak arus keberangkatan sebelum Natal tercatat terjadi pada Senin, 22 Desember 2025, dengan volume penumpang mendekati 19.000 orang dalam satu hari. Sementara itu, puncak arus balik pasca-tahun baru terjadi pada 4 Januari 2026, yang melayani sekitar 17.000 penumpang.
Cuaca Buruk Ganggu Penerbangan
Selain dinamika jumlah penumpang, faktor cuaca menjadi sorotan utama dalam evaluasi operasional kali ini. Kondisi cuaca buruk yang melanda sejumlah wilayah berdampak langsung pada kelancaran jadwal penerbangan.
Manajemen Bandara SAMS Sepinggan mencatat, setidaknya terdapat 18 penerbangan yang tidak dapat mendarat sesuai jadwal. Pesawat-pesawat tersebut terpaksa mengalihkan rute (divert) ke bandara lain atau kembali ke bandara asal (return to base) demi alasan keselamatan penerbangan.
Seiring dengan berakhirnya masa puncak liburan dan tren pergerakan penumpang yang mulai kembali normal pekan ini. Posko Terpadu Nataru di Bandara SAMS Sepinggan pun secara resmi telah tutup. (ens)
-
NUSANTARA2 hari agoAdik Presiden Prabowo Sebut Hutan Rusak Jadi Sumber Karhutla, 12,7 Juta Hektare Disiapkan untuk B50-B100
-
FEATURE2 hari agoPameran Di Balik Situs Angkat Kisah Sejarah Kaltim dan Kaltara Lewat Seni Rupa
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoPemprov Kaltim Siapkan Surat Edaran Pembatasan Peredaran Vape
-
POLITIK3 hari agoRudy Mas’ud ke Singapura untuk Medical Check Up, Pemprov Jelaskan Izin Perjalanan
-
KUKAR2 hari agoDesa Penghubung IKN Jadi Lokasi TMMD ke-130 di Kukar
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoEl Nino Kuat Berlanjut hingga 2027, Kaltim Diminta Waspadai Kemarau Panjang dan Bencana Hidrometeorologi
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoMediasi Kasus Dugaan Kelalaian Dokter RSUD AWS Buntu, Keluarga Pasien Tempuh Jalur Hukum
-
NUSANTARA4 hari agoKarhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Asap Meluas dan Ribuan Hektare Lahan Terbakar

