SEPUTAR KALTIM
Buka Data Akhir Tahun, BI Kaltim Sebut Strategi “4K” Sukses Jaga Stabilitas Harga
BI Kaltim buka data pengendalian inflasi akhir tahun. Strategi 4K lewat 24 kali pasar murah dan rapat maraton dinilai sukses jaga stabilitas harga saat Nataru 2025/2026.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur membuka data terkait upaya pengendalian inflasi sepanjang bulan penutup tahun 2025. Evaluasi ini menyoroti langkah strategis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam mengawal stabilitas harga pangan di tengah momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.
Kepala Perwakilan BI Kaltim, Budi Widihartanto, mengungkapkan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas harga tidak lepas dari konsistensi penerapan “Strategi 4K”. Yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.
Implementasi strategi tersebut terlihat nyata melalui intervensi pasar yang masif. Sepanjang Desember 2025, tercatat sebanyak 24 kali Gerakan Pangan Murah (GPM) telah berjalan di berbagai titik.
“Selain GPM, penyaluran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga gencar kami lakukan. Sebagai langkah konkret stabilisasi harga di tingkat konsumen,” terang Budi dalam keterangan resminya, Rabu 7 Januari 2026.
Komunikasi Efektif Lewat Rapat Maraton
Selain aspek keterjangkauan harga, BI Kaltim juga menekankan pentingnya poin “Komunikasi Efektif” dalam strategi 4K. Hal ini diterjemahkan melalui serangkaian pertemuan tingkat tinggi atau High Level Meeting (HLM) yang berlangsung secara maraton di tujuh wilayah.
Langkah koordinasi ini start-nya di Kabupaten Berau pada 4 Desember, lanjut ke Kota Samarinda (9/12), Kabupaten Kutai Barat (11/12), dan Kota Bontang (17/12).
Estafet koordinasi berlanjut ke tingkat Provinsi Kaltim pada 18 Desember, menyasar wilayah perbatasan di Kabupaten Mahakam Ulu (19/12), dan terakhir di Kabupaten Kutai Kartanegara pada 22 Desember 2025. Pertemuan-pertemuan ini menjadi wadah krusial untuk merumuskan langkah antisipatif yang seragam antarwilayah.
Komitmen Keberlanjutan
Menatap tahun 2026, Budi menegaskan bahwa TPID Kaltim akan tetap berpegang teguh pada formulasi strategi tersebut. Sinergi lintas sektor akan terus ditingkatkan untuk memastikan inflasi tetap terkendali.
Langkah ini harapannya dapat menjaga tren inflasi Kalimantan Timur tetap rendah dan stabil, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di tahun yang baru. (ens)
-
NUSANTARA5 hari agoAdik Presiden Prabowo Sebut Hutan Rusak Jadi Sumber Karhutla, 12,7 Juta Hektare Disiapkan untuk B50-B100
-
FEATURE5 hari agoPameran Di Balik Situs Angkat Kisah Sejarah Kaltim dan Kaltara Lewat Seni Rupa
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoPemprov Kaltim Siapkan Surat Edaran Pembatasan Peredaran Vape
-
KUKAR5 hari agoDesa Penghubung IKN Jadi Lokasi TMMD ke-130 di Kukar
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoMediasi Kasus Dugaan Kelalaian Dokter RSUD AWS Buntu, Keluarga Pasien Tempuh Jalur Hukum
-
NUSANTARA5 hari agoApresiasi Konsumen, Yamaha Ajak Nonton Langsung MotoGP Mandalika dan Wisata Lombok
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKarhutla Kaltim Capai 8.713 Hektare, Samarinda Dikepung Asap dan Krisis Air
-
KUKAR4 hari agoAulia Targetkan Subsidi Santri Kukar Naik Dua Kali Lipat

