Connect with us

FEATURE

Penjelasan Biologis di Balik Rasa Lapar Saat Hujan, ini 4 Makanan Penghangat Tubuh Terbaik

Published

on

Rasa lapar saat hujan bukan sekadar sugesti. Simak penjelasan biologis mengenai kaitan suhu dingin dengan nafsu makan, serta daftar makanan berkuah yang efektif memulihkan suhu tubuh.

Munculnya keinginan mendadak untuk menyantap hidangan hangat saat hujan turun memiliki landasan biologis yang kuat. Ketika suhu lingkungan menurun, tubuh secara otomatis meningkatkan metabolisme untuk menghasilkan panas guna menjaga suhu inti tetap stabil.

Proses ini menguras energi, yang kemudian direspon otak melalui sinyal lapar.

Selain itu, berkurangnya sinar matahari saat mendung memicu penurunan kadar serotonin (hormon pemberi rasa nyaman). Akibatnya, tubuh secara intuitif menagih asupan karbohidrat untuk memicu kembali produksi hormon tersebut dan menghadirkan rasa tenang.

Berikut adalah deretan makanan yang paling efektif untuk merespons kebutuhan tubuh saat hujan:

Mie Instan Rebus dengan Telur dan Cabai

Ini merupakan sumber karbohidrat cepat serap yang secara instan menjawab kebutuhan energi tubuh. Penambahan telur dan cabai rawit bukan hanya soal selera; kapsaisin pada cabai berfungsi memperlancar aliran darah sehingga tubuh terasa hangat lebih cepat secara alami.

Bakso dan Soto (Kuah Berlemak)

Kaldu daging yang panas memiliki efek menenangkan yang kuat. Kandungan lemak dalam kuah bakso atau soto membantu tubuh mempertahankan panas lebih lama dibandingkan makanan berkuah bening, sehingga rasa hangat di perut tidak cepat hilang.

Bubur Ayam Panas

Tekstur bubur yang lembut sangat mudah dicerna oleh lambung yang cenderung sensitif saat suhu dingin. Tambahan lada putih yang melimpah memberikan sensasi hangat yang menjalar cepat dari tenggorokan hingga ke seluruh tubuh.

Pisang Goreng dan Teh Hangat

Bagi yang tidak ingin makan berat, kombinasi ini adalah pilihan tepat. Karbohidrat dari pisang memberikan energi instan untuk melawan rasa lemas akibat cuaca dingin, sementara teh hangat membantu relaksasi saraf yang tegang.

Menikmati semangkuk mie rebus atau bakso saat hujan bukan sekadar soal memanjakan lidah, melainkan respons fungsional tubuh terhadap perubahan cuaca.

Namun, tetap perhatikan hidrasi air putih karena suhu dingin sering kali menyamarkan rasa haus. Menikmati comfort food adalah langkah valid untuk menjaga keseimbangan suhu dan suasana hati di tengah cuaca yang tak bersahabat. (ens)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.