Connect with us

BERITA

Ruang Ekspresi di Kota Industri, Creative Night Market Bontang Beri Panggung Seni dan UMKM

Published

on

Dispar Kaltim dukung gelaran Creative Night Market di Jalan Cut Nyak Dien Bontang. Ajang ini jadi ruang kolaborasi seniman, UMKM, dan perkuat harmoni kota.

Sebagai wilayah yang lekat dengan citra kota industri, Bontang dihuni oleh masyarakat pendatang dari beragam latar belakang. Di tengah denyut aktivitas pabrik dan masyarakat yang heterogen tersebut. Ruang-ruang perjumpaan budaya dan ekonomi kreatif terus mencari jalan untuk tumbuh.

Salah satu wadah yang kini tengah mencuri perhatian adalah ajang Creative Night Market (CNM) bersandikan “Cut Nyak Dien Performing Arts Festival 2026”.

Digelar memanjang di kawasan Jalan Cut Nyak Dien, Salebba, Kelurahan Bontang Baru. Festival jalanan ini resmi dibuka pada Kamis (12/2/2026) malam dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Jumat (13/2/2026).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pariwisata (Dispar) melihat inisiatif lokal semacam ini bukan sekadar hiburan malam biasa, melainkan motor penggerak ekosistem ekonomi kreatif.

Hadir mewakili Kepala Dispar Kaltim, Adyatma Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda, Gunawan Wibisono, menegaskan bahwa CNM menempati posisi strategis. Ajang ini mengawinkan pertunjukan seni dengan perputaran roda bisnis skala mikro.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin para pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaiknya, sekaligus membuka peluang kolaborasi dan jejaring yang lebih luas,” terang Gunawan saat memberikan sambutan.

Merawat Harmoni Lewat Keberagaman

Lebih jauh, keberadaan pasar malam kreatif ini dinilai pas dengan karakter demografi Bontang. Keberagaman budaya yang dibawa oleh masyarakat majemuk di kota ini justru menjadi bahan bakar utama untuk menciptakan identitas kota yang inklusif sekaligus kreatif. CNM diharapkan mampu mencairkan sekat-sekat sosial dan mempererat harmoni antarwarga.

“Melalui CNM ini juga, Dispar Kaltim berharap geliat ekonomi kreatif di Bontang semakin berkembang. Dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta pelestarian seni dan budaya lokal,” tambah Gunawan.

Gemerlap acara ini sendiri tidak lepas dari kerja kolektif komunitas lokal. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang turun tangan merangkul Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bontang Baru Bersinar serta Gerakan Pemuda Ekonomi Kreatif (Geprek).

Kolaborasi lintas elemen ini ditargetkan mampu mendongkrak omzet UMKM lokal sembari memberi panggung yang layak bagi para seniman daerah. (ens)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.