KUTIM
Ratusan Jiwa Terdampak Kebakaran Batu Timbau
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi penyintas kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (29/3/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Achmad Rasyidi serta Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Doni Juliansyah.
Menurut Andi, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari kewajiban pemerintah dalam menjalankan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial, khususnya dalam penanganan bencana.
“Pemerintah harus hadir memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi, terutama untuk kejadian yang menjadi kewenangan provinsi dengan jumlah korban antara 51 hingga 100 jiwa,” ujarnya.
Ia menegaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban yang kehilangan kemampuan memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri akibat bencana.
“Jangan sampai setelah tertimpa musibah, mereka semakin terpuruk karena kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Andi juga menyampaikan pesan Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudi Mas’ud, agar para korban tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan. Ia juga mendorong evaluasi menyeluruh, mengingat kebakaran di wilayah tersebut telah terjadi hingga tiga kali.
Ratusan Paket Bantuan Disalurkan

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Achmad Rasyidi, menjelaskan bahwa tim telah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Sosial Kutai Timur, relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA), serta aparat kecamatan dan desa.
“Kami sudah melakukan kaji cepat untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi 226 paket permakanan berisi beras, gula, minyak goreng, mie instan, kornet, biskuit, susu kental manis, dan sarden. Selain itu, disalurkan pula air mineral sebanyak 65 dus, 113 bantal, serta 225 matras.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyalurkan 350 paket makanan siap saji, 113 paket lauk siap saji, 150 paket makanan anak, 113 tenda gulung, 40 kasur, 113 selimut, dan 113 paket family kit.
337 Jiwa Terdampak, Kelompok Rentan Jadi Prioritas
Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 12.00 WITA tersebut menghanguskan sedikitnya 85 bangunan. Sebanyak 117 kepala keluarga atau 337 jiwa terdampak dalam peristiwa ini.
Dari jumlah tersebut, terdapat kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus, yakni 26 lanjut usia, 6 ibu menyusui, 67 anak-anak, 15 balita, dan 6 batita.
Selain bantuan dari Pemprov Kaltim, dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Bupati Ardiansyah Sulaiman bersama jajaran Polres Kutai Timur dan BAZNAS Kutai Timur turut menyalurkan bantuan.
Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan para korban serta memastikan seluruh kebutuhan dasar penyintas dapat terpenuhi dengan baik. (ad/lim)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari ago17 Ribu Pengaduan Masuk ke OJK, Pinjol Ilegal Masih Jadi Kasus Terbanyak
-
PARIWARA3 hari agoPariwisata Kaltim Tak Cukup Andalkan Destinasi, Kolaborasi Jadi Penentu Keberhasilan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKorban Penipuan Jangan Menunggu, Segera Lapor ke Indonesia Anti-Scam Centre
-
BALIKPAPAN5 hari agoLibur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara SAMS Sepinggan hingga 15 Ribu Orang per Hari
-
SAMARINDA5 hari agoDarlis Pattalongi Ajak Masyarakat Kawal Tata Ruang Berkelanjutan untuk Masa Depan Kaltim
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoRudy Mas’ud Lantik 110 ASN, Sejumlah Kepala OPD Pemprov Kaltim Berganti
-
SAMARINDA2 hari agoClassy Ride & Chill Wadah Pecinta Yamaha Fazzio & Filano Ramaikan Samarinda dan Bontang, Hadirkan Gaya Berkendara Berkelas
-
PARIWARA1 hari agoGrand Filano Racing Look Jadi Tren Baru, Modifikasi Classy Yamaha Makin Digandrungi Gen Z

