SEPUTAR KALTIM
Pemprov Kaltim Salurkan Rp288,5 Miliar Lewat Gratispol, Unmul Jadi Penerima Terbanyak
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus merealisasikan program pendidikan gratis melalui Gratispol. Hingga pencairan tahap III tahun 2026, sebanyak 63.603 mahasiswa telah menerima bantuan pendidikan dengan total anggaran yang disalurkan mencapai Rp288,5 miliar.
Program unggulan Pemprov Kaltim tersebut menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kalimantan Timur sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kampus Penerima Gratispol Terbanyak
Berdasarkan data Pemprov Kaltim, penerima bantuan Gratispol berasal dari 52 perguruan tinggi, terdiri atas tujuh perguruan tinggi negeri dan 45 perguruan tinggi swasta.
Selain mahasiswa reguler, program ini juga mencakup mahasiswa program kerja sama, pendidikan dokter spesialis, hingga tenaga kependidikan.
Universitas Mulawarman (Unmul) menjadi perguruan tinggi dengan jumlah penerima terbanyak. Sebanyak 12.938 mahasiswa memperoleh bantuan dengan total alokasi mencapai Rp61,1 miliar.
Posisi berikutnya ditempati Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) dengan 7.713 mahasiswa dan nilai bantuan sebesar Rp39 miliar.
Selanjutnya, Politeknik Negeri Samarinda menerima alokasi Rp13,9 miliar untuk 3.655 mahasiswa, Institut Teknologi Kalimantan (ITK) memperoleh Rp12,4 miliar bagi 3.572 mahasiswa, sedangkan Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur menerima Rp10,8 miliar untuk 2.014 mahasiswa.
Sementara itu, jumlah penerima paling sedikit tercatat di Politeknik Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, dengan 57 mahasiswa dan total bantuan sebesar Rp201 juta.
Gubernur Minta Kampus Segera Kembalikan UKT Mahasiswa
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengingatkan seluruh perguruan tinggi penerima program Gratispol agar segera mengembalikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sebelumnya telah dibayarkan mahasiswa sebelum bantuan dicairkan.
Menurutnya, pengembalian dana tersebut penting agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh mahasiswa dan keluarganya.
Selain itu, Rudy Mas’ud juga mengajak mahasiswa yang belum terdaftar untuk segera memanfaatkan program Gratispol karena kuota penerima masih tersedia cukup besar.
“Khusus mahasiswa Kaltim, jangan lupa mendaftar program Gratispol. Mahasiswa semester 1 sampai 8 masih bisa mendaftar. Manfaatkan program ini sebaik-baiknya untuk mendukung pembangunan Kaltim ke depan,” ujarnya.
Pemprov Kaltim memperkirakan masih tersedia kuota untuk sekitar 80 ribu hingga 90 ribu mahasiswa yang dapat mengakses program tersebut.
Melalui Gratispol, pemerintah daerah berharap semakin banyak generasi muda Kalimantan Timur yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menyongsong era pembangunan dan kehadiran IKN di Kalimantan Timur. (Am)
-
LIPUTAN KHUSUS1 hari agoRumah Lunas, SHM Tak Pernah Terbit: Kisah 35 Tahun Penantian Warga Perumahan Korpri Loa Bakung
-
SAMARINDA2 hari agoBelajar Pancasila dengan Cara Menyenangkan, Siswa Sekolah Rakyat Samarinda Ikut Lomba Desain hingga Kuis Kebangsaan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoRameliani Bangga Jadi Pembaca UUD 1945 di Hari Lahir Pancasila, Ajak Pemuda Jaga Persatuan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoHari Lahir Pancasila 2026, Kaltim Teguhkan Semangat Persatuan di Tengah Tantangan Zaman
-
PARIWARA1 hari agoGEAR ULTIMA Tembus Jalur Ekstrem Gunung Sinabung, Tetap Tangguh Meski Diguyur Hujan
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoKuasa Hukum Agus Hari Kusuma Nilai Tuntutan Jaksa dalam Kasus DBON Kaltim Tidak Berdasar Fakta Persidangan
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoKorupsi Dana DBON Kaltim Masuki Babak Akhir, Eks Kadispora Dituntut 3,5 Tahun dan Ketua Pelaksana 6 Tahun Penjara
-
OLAHRAGA3 jam agoMusorprov KONI Kaltim Tetapkan Calon Tunggal Ketua, KONI Pusat Ingatkan Bahaya Konflik Internal

