KUKAR
Pusat Kebudayaan Kutai di IKN Disiapkan Jadi Panggung Baru Seniman Kukar


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai melihat kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai peluang baru bagi pengembangan seni dan budaya daerah. Salah satu gagasan yang tengah disiapkan ialah menghadirkan pusat kebudayaan Kutai di kawasan IKN.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, mengatakan keberadaan pusat kebudayaan tersebut nantinya dapat membuka ruang yang lebih luas bagi seniman Kukar untuk menampilkan karya sekaligus mengembangkan aktivitas kesenian.
“Rencana pusat kebudayaan Kutai di kawasan IKN ini tentu menjadi peluang bagi kita. Di sana nantinya bisa menjadi ruang baru bagi seniman Kukar, termasuk para seniman muda, untuk berkarya dan memperkenalkan kebudayaan Kutai,” kata Heriansyah, Rabu (7/10/2026)
Menurutnya, perkembangan IKN tidak hanya dapat dilihat dari sisi pembangunan fisik dan pemerintahan. Kawasan tersebut juga berpotensi menjadi ruang interaksi kebudayaan dari berbagai daerah, sehingga Kukar perlu mengambil bagian dengan kekayaan budaya yang dimiliki.
Kondisi itu dinilai dapat memberikan kesempatan kepada pelaku seni untuk memperluas ruang pertunjukan. Seniman tidak hanya bergantung pada agenda kebudayaan yang berlangsung di daerah, tetapi memiliki peluang untuk membawa karya ke ruang yang lebih luas.
Heriansyah menyebut keberadaan ruang pertunjukan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem seni. Semakin banyak ruang yang tersedia, semakin besar pula kesempatan bagi seniman untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan jaringan, dan mendapatkan manfaat ekonomi dari karya mereka.
“Kalau ruangnya semakin banyak, kesempatan seniman untuk tampil juga semakin besar. Ini yang ingin kita bangun, bagaimana seni dan budaya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi ekosistem yang bisa menghidupi para pelakunya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan pusat kebudayaan juga harus berjalan beriringan dengan pembinaan sumber daya manusia. Seniman muda perlu diberikan kesempatan untuk belajar, bereksperimen dan menghasilkan karya yang mampu menjawab perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas budaya daerah.
Bagi Kukar, rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas panggung kebudayaan sekaligus memperkuat posisi seniman daerah. Terlebih, keterhubungan Kukar dengan kawasan IKN memberikan peluang strategis untuk memperkenalkan kebudayaan Kutai kepada masyarakat yang lebih luas.
“Kita berharap kondisi fiskal ke depan semakin baik sehingga ruang-ruang seperti ini bisa lebih banyak diwujudkan. Dengan begitu, seniman kita punya lebih banyak kesempatan untuk berkarya dan mendapatkan penghasilan dari profesinya,” tutup Heriansyah. (rnd/Adv Diskominfo Kukar)

KUKAR4 hari agoKredit Kukar Idaman Terbaik Sasar Empat Sektor Usaha
KUKAR2 hari agoKebakaran Hebat Melanda Permukiman Padat Tenggarong, 75 Rumah dan Bangunan Ludes
SEPUTAR KALTIM2 hari agoTemuan BRIN soal Vape Jadi Perhatian, Angka Gangguan Kesehatan Diminta Tak Disalahartikan
OLAHRAGA2 hari agoIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Drama 120 Menit Berakhir Manis di GBK
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoGowes Wisata Kaltim Jelajah Tenggarong, Gowes Sambil Menyeberangi Sungai Mahakam
BONTANG2 hari ago40 Motor Fazzio dan Grand Filano Ramaikan Rolling City Yamaha Classy di Bontang
KUKAR5 hari agoKukar Tekankan KB sebagai Langkah Menyiapkan Keluarga Berkualitas
KUKAR5 hari agoTPK Kukar Libatkan Tiga Unsur untuk Perkuat Pendampingan Keluarga





